แชร์

Chapter 8

ผู้เขียน: Iamyourhappy
last update วันที่เผยแพร่: 2026-02-19 14:35:23
Setelah insiden itu, Serena tidak membahasnya. Tetapi diam-diam ia melirik paha Martin dan memastikan aset pria itu tersimpan dengan baik.

Serena juga sedikit jengkel dengan Martin karena ia harus berganti dress. Dress yang ia pilih ternyata cukup sesak, tetapi tidak masalah karena mereka sudah kehabisan waktu.

Dan mereka pergi ke Mansion orang tua Martin.

Elara dan Freddy adalah gambaran sempurna sepasang suami istri yang masih begitu romantis meski sudah diusia setengah abad. Selain itu, merek
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (1)
goodnovel comment avatar
Henny Malopo
mantap sekali
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 265

    “Kau ingin memberiku uang?” tanya Gunawan yang berada di balik kaca.Sedangkan di hadapannya adalah putrinya yang ia telantarkan. Mereka dipisahkan oleh tembok kaca yang begitu kokoh dan tebal.Dan mereka hanya bisa berhadapan dan saling berbicara tanpa bisa menyentuh.“Berapa?” tanya Ava berusaha tenang.Gunawan tertawa pelan. “Kalau kau ingin berbakti padaku berikan yang banya, karena kau aku bangkrut dan berada di sini.”“Kau pantas mendapatkannya,” ucap Ava. “Aku ke sini hanya ingin melihatmu menderita.”“Dasar kurang ajar!” umpat Gunawan terlihat marah dengan garis wajah yang sudah tua itu menegas.“Beri aku uang!” teriaknya mulai hilang kendali.Ava tertawa pelan. “Andai aku bisa memilih, aku lebih baik tidak punya ayah daripada punya ayah sepertimu. Dan jika aku bisa memilih aku lebih memilih tidak pernah bertemu denganmu.”“Kau benar-benar kurang ajar,” desis Gunawan mulai tidak terkendali mendengar ucapan Ava.“Aku sangat senang kau bangkrut dan dipenjara. Aku berharap kau me

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 264

    “Halo,” sapa Serena ketika masuk ke dalam kantornya.“Bu Serena!” Ava mendekat dan memeluk Serena dengan ceria.Sedangkan Liana, pengacara yang menggantikannya segera berdiri. “Selamat datang dan kembali ke kantormu.”Liana merupakan kenalan Martin.Karir Liana cemerlang di luar negeri dan kembali ke negeri ini ingin mendirikan kantor hukum sendiri. Tapi Martin segera menariknya untuk menggantikan Serena sementara.Dan rencananya ketika Serena sudah benar-benar sembuh, mereka akan mendirikan firma hukum sendiri.Liana memeluk Serena. “Maaf belum bisa menjengukmu sampai kau di sini,” ucapnya.Serena menggeleng. “Tidak masalah. Aku baik-baik saja sekarang.”“Ada yang ingin aku bicarakan, rencananya aku akan cuti bulan depan selama seminggu karena aku ingin mengantar anakku sekolah di sana,” ucap Liana.“Ya,” balas Serena mengangguk. “Kak Liana bisa pergi. Dia sudah kuliah?”“No, dia dapat beasiswa highschool di sana. Jadi aku dan suamiku ingin mengantarnya dan memastikan lingkungannya d

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 263

    2 bulan berlalu.Serena memutuskan untuk pergi ke kantor setelah sekian lama, tujuannya bukan untuk sepenuhnya kembali bekerja.Ia ingin melihat perkembangan kantornya secara langsung. Dan minggu depan mereka akan pindah ke gedung baru.Omset kantornya melesat, perkembang jauh lebih baik dan merekrut lebih banyak pengacara.Serena mengernyit pelan melihat beberapa orang berjaga di depan kantornya.“Bu Serena,” panggil Miko yang akhirnya mendekat. Dengan cengirannya yang khas ia tersenyum.“Ada apa ini? kenapa banyak orang yang berjaga di depan seperti ini?” tanya Serena menatap tiga orang yang berjaga di depan kantornya.“Martin tidak bilang apa-apa,” lirih Serena. “Seharusnya jika penjagaan dari Martin, mereka akan konfirmasi dulu padaku.”Senyum Miko luntur kemudian pandangan mereka beralih pada mobil yang baru saja berhenti.Keluarlah seorang pria paruh baya dengan tubuh yang tegap. Memakai setelan kemeja yang rapi.“Miko,” panggil bapak itu.“Iya, pa.” Miko mendekat, kemudian mena

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 262

    Serena dan Martin turun bersama. Lalu Serena terdiam di tempat seperti memastikan sesuatu pada dua orang yang sekarang berada di hadapannya.Ava terkekeh pelan, kemudian mendekat dan memeluk Serena. “Good morning, bu Serena.”Serena menggeleng pelan. “Sudah terlalu siang, Ava.”Ava mundur sembari tertawa, kemudian meraih kantong belanjaan yang di bawa oleh Isaac.“Dari kami,” ucap Ava semakin menambah gelengan pada kepala Serena.“Kami?” ulang Serena memastikan.“Iya, kami, kak.” Isaac menjawab sembari tersenyum dengan sangat manis. “Kami datang berdua untuk menjenguk kalian.”Martin memandang Isaac, pemandangan yang aneh. Tapi ia segera merangkul bahu Isaac.“Ayo kalian pasti ingin bertemu dengan Mathias.” Martin mengajak mereka untuk pergi ke kamar Mathias.“Katakan apa yang terjadi?” tanya Serena mendesak Ava. “Kamu berkencan dengan Isaac?”Seperti kakak yang ingin tahu hubungan kencan adiknya. Serena terdengar khawatir namun juga protektif.“Belum sejauh itu,” balas Ava. “Karena s

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 261

    1 minggu berlalu dan Serena akhirnya pulang.Menggendong Mathias yang berada di tangannya. “Kita pulang,” ucapnya pelan.Serena memandang anaknya yang begitu manis. “Bukankah hidungnya mirip kamu ya?”Martin tersenyum. “Sudah pasti. Lihat wajahnya, nanti pasti akan lebih mirip aku.”Serena mengerucutkan bibirnya. “Mommy tidak kebagian apa-apa ya?” tanyanya pada Mathias yang menggeliat kecil di dalam gendongannya.Martin tertawa pelan. “Nanti sifatnya akan sehangat dirimu.”“Ooo…” Serena menyandarkan tubuhnya pada bahu suaminya. “Jangan pendiam dan sok dingin seperti Dad ya?”“Aku pendiam? Aku sok dingin?” ulang Martin.Serena terkekeh pelan dan berjalan cepat sembari menggendong Mathias menjauh dari Martin.Menaiki tangga dengan cepat.“Sayang! Pelan-pelan! kamu baru sembuh!” teriak Martin melihat Serena yang tengah menaiki tangga dengan cepat.Serena mengedikkan bahu karena merasa tubuhnya ringan dan tidak perlu berjalan dengan lemah lembut.Martin mengejar istrinya, lalu masuk ke da

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 260

    Bela cepat-cepat mengalihkan kamera pada dirinya sendiri. “Cukup, jangan mengurusi orang lain. Kau harus fokus pada pemulihanmu! Aku akan segera menjengukmu dan memberitahu mereka!”Lalu panggilan mati.Bela menghela napas lega karena sahabatnya baik-baik saja. Karena ia memiliki firasat buruk sejak Martin menjawab pertanyaannya dengan jeda yang cukup lama.Mengenai Isaac dan Ava yang memojok berdua? Entah terserah mereka.“Sayang,” panggil Jason menarik pinggangnya.“Iya suamiku.” Bela tersenyum.Jason mengalihkan pandangannya karena tersipu dengan panggilan itu.Bela menoel pipi Jason berkali-kali karena lucu.“Awas kamu nanti. Berhenti menggodaku.” Jason meremas pelan pinggang Bela.Di sisi lain, yang katanya memojok berdua ternyata sedang membicarakan sesuatu. Isaac memandang Ava yang menggunakan dress berwarna maroon.“Kau cantik,” ucapnya.“Terima kasih.” Ava menunduk sebentar.“Tapi, apa kau memang sesibuk itu sampai tidak bisa makan denganku?” tanya Isaac.Ava menahan senyumny

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 24

    “Sudah satu jam sejak aku pulang dan dia tidak kunjung pulang juga. Dia juga tidak mengabariku. Bahkan teleponku tidak diangkat.” Martin mengomel pelan namun membawa atmosfer ketegangan.Karena Martin mengumpulkan security yang berjumlah lima untuk ia perintahkan mencari Serena. Security yang berada

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 23

    Jam berputar sangat cepat dan Serena baru saja menyelesaikan dokumen perjanjiannya dengan Martin. Lalu ketika ia baru bangkit dari kursinya, Serena menghela napas pelan karena langit sudah menggelap.Ia harus secepatnya pulang sebelum gelap karena bisa gawat jika menerima hukuman.Tetapi, Serena be

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 22

    ‘Ada kamar di dalam kamar.’ Serena sudah berada di dalam kamar Martin, tempatnya tertidur tadi malam. Namun pikiran buruk pun melanda, Serena mulai bertanya apakah tadi malam mereka tidur bersama di atas ranjang yang sama?Serena mundur lalu memeluk lengannya sendiri. “Tidak mungkin,” lirihnya deng

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 19

    Ketika mendengar suara benda terjatuh, Serena langsung reflek mencari. Dan akhirnya ia melihat pakaiannya terjatuh. Bukan hanya pakaiannya tapi juga pakaian dalamnya.Yang katanya ingin membantu malah membuat onar. Martin membuat Serena kuwalahan karena membuka lemari yang biasa menampung pakaian g

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status