Beranda / Fantasi / Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz / Bab 171. Riak Setelah Tepuk Tangan

Share

Bab 171. Riak Setelah Tepuk Tangan

last update Tanggal publikasi: 2026-02-01 06:53:30

Sorak sorai perlahan mereda, berganti dengan dengung suara langkah kaki dan gesekan sepatu di lantai arena. Lampu-lampu masih menyala terang, tapi atmosfernya telah berubah. Ketegangan pertandingan telah ditinggalkan di lapangan, menyisakan kelelahan yang jujur di tubuh para pemain.

UNS A berjalan menuju bench dengan ritme tenang. Tidak ada lompatan kegirangan. Tidak ada teriakan kemenangan. Hanya napas berat, botol air yang diteguk dalam-dalam, dan tepukan singkat di bahu satu sama lain.

Nat
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 400. Awal dari Segalanya

    Malam kembali turun di Kota Metropolis. Lampu-lampu kota bersinar indah di bawah langit gelap, sementara angin malam berembus pelan melewati atap vila Nathan. Suasana terasa tenang. Terlalu tenang. Nathan berdiri sendirian di atas atap sambil memandang langit malam yang dipenuhi bintang. Di belakangnya, Kuali Emas Shandong melayang perlahan sambil memancarkan cahaya keemasan lembut yang sesekali berdenyut seperti memiliki kehidupan sendiri. Nathan mengangkat tangannya perlahan. Energi spiritual di sekitar vila langsung bergerak mengikuti pikirannya. Aliran energi itu membentuk pusaran kecil di udara sebelum kembali menghilang. Namun perhatian Nathan sama sekali tidak tertuju pada hal tersebut. Tatapannya justru terus memandang bulan di langit. Entah sejak kapan... Perasaan gelisah di dalam dirinya semakin sering muncul. Bukan rasa takut. Bukan juga firasat buruk biasa. Melainkan sesuatu yang terasa seperti panggilan. Seolah ada sesuatu yang jauh di luar

  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 399. Cahaya di Vila Nathan

    Dua hari kemudian, Nathan dan yang lainnya akhirnya telah kembali ke Kota Metropolis. Perjalanan pulang berlangsung jauh lebih tenang dibanding keberangkatan mereka sebelumnya. Tidak ada lagi tekanan mengerikan, tidak ada pertarungan besar, dan tidak ada suasana tegang seperti saat mereka memburu jejak Malik dan Shafira. Seolah semua kekacauan itu hanya mimpi buruk singkat yang kini sudah berlalu. Berita tentang kehancuran Organisasi Ular Putih sendiri tidak pernah benar-benar menyebar ke publik. Semua jejak pertempuran telah dibersihkan. Markas mereka menghilang tanpa sisa. Mayat-mayat dibawa pergi. Dan pihak tertentu dari dunia bawah dengan cepat menutup seluruh informasi yang mungkin bocor ke masyarakat. Pada akhirnya... Dunia tetap berjalan seperti biasa. Orang-orang tetap pergi bekerja. Lampu kota tetap menyala. Mahasiswa tetap memenuhi kampus. Dan kehidupan Nathan di Universitas Nasional Senantara kembali terlihat normal. Namun berbeda dengan suasana

  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 398. Pulang

    Malam perlahan mulai berakhir. Langit yang sebelumnya gelap pekat kini berubah menjadi kebiruan samar, menandakan fajar akan segera tiba. Angin dingin berembus pelan melewati reruntuhan markas Organisasi Ular Putih yang kini telah hancur total akibat pertarungan besar sebelumnya. Api masih menyala di beberapa sudut bangunan. Asap tipis membubung ke udara. Sementara tanah di sekitar area itu dipenuhi retakan besar akibat benturan energi para kultivator tingkat tinggi. Nathan dan yang lainnya berjalan meninggalkan tempat tersebut dengan langkah perlahan. Malik dan Shafira berhasil diselamatkan. Meskipun kondisi keduanya masih sangat lemah, setidaknya nyawa mereka sudah tidak lagi berada dalam bahaya setelah Nathan memberi mereka pil pemulihan tingkat tinggi. Tubuh Malik masih dipenuhi luka sobek dan bekas benturan. Sedangkan Shafira terlihat jauh lebih pucat dari biasanya. Namun dibanding keadaan mereka saat pertama ditemukan... Kondisi itu sudah jauh lebih baik.

  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 397. Keputusasaan Shen Ryu

    Keheningan menyelimuti seluruh area setelah Raja Raksasa Ilusi tersedot masuk ke dalam Kuali Emas Shandong. Tidak ada yang bergerak. Tidak ada yang berbicara. Semua orang masih memproses apa yang baru saja terjadi. Sosok yang sejak awal datang dengan penuh kesombongan, seorang Raja Raksasa yang berdiri di puncak kekuatan Alam Langit, kini justru dikurung hidup-hidup di dalam artefak yang selama ini ia banggakan sendiri. Nathan berdiri tenang di udara. Jubah hitamnya berkibar perlahan tertiup angin malam, sementara Kuali Shandong melayang di sampingnya dengan cahaya emas samar yang perlahan meredup. Beberapa detik kemudian Nathan mengangkat tangan dan menarik kembali kuali itu. Clang. Suara logam bergema pelan. Aura menekan yang sebelumnya memenuhi area perlahan menghilang, membuat Kuali Shandong kembali terlihat seperti kuali biasa. Namun sekarang... Tidak ada seorang pun yang cukup bodoh untuk benar-benar menganggapnya biasa. Tatapan semua orang dipenuhi ket

  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 396. Lahap

    Semua orang di sekitar medan pertempuran mendadak terdiam. Kuali Emas Shandong kini melayang tenang di sisi Nathan, memancarkan cahaya emas lembut yang berbeda jauh dari sebelumnya. Jika tadi aura yang keluar terasa liar dan menekan, sekarang aura itu justru terasa hangat dan sejuk, seolah artefak tersebut akhirnya menemukan tempat yang benar-benar cocok untuknya. Bahkan angin di sekitar Nathan mulai berubah lembut. Cahaya emas tipis berputar mengelilingi tubuhnya, membuat sosoknya terlihat semakin misterius. Raja Raksasa Ilusi membelalak tidak percaya. "Itu tidak mungkin..." gumamnya lirih. Ia sudah menggunakan artefak itu selama beberapa waktu, namun benda tersebut tidak pernah menunjukkan reaksi seperti sekarang. Tidak pernah terasa hidup. Tidak pernah memperlihatkan emosi. Namun saat berada di tangan Nathan... Kuali itu justru terlihat seperti makhluk hidup yang merasa nyaman berada di dekat tuannya. Ravina memandang pemandangan itu dengan mata berbinar kecil

  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 395. Kuali yang Menemukan Tuannya

    Langit di atas Negara Lunar terus berguncang hebat. Pertarungan antara Nathan dan Raja Raksasa Ilusi telah mencapai titik yang bahkan sulit dipahami oleh para kultivator biasa. Setiap benturan energi menciptakan ledakan besar yang mengguncang bumi hingga puluhan kilometer jauhnya. Boom! Nathan mundur beberapa langkah di udara setelah menerima hantaman telapak tangan raksasa yang diperkuat aura ilusi. Di sisi lain, Raja Raksasa Ilusi juga terpental akibat pukulan Nathan yang menghancurkan lapisan pertahanan energinya. Keduanya kembali menjaga jarak. Napas Raja Raksasa Ilusi mulai berat, namun wajahnya justru dipenuhi kegembiraan liar. "Bagaimana?" ejeknya sambil tertawa keras. "Sekarang kau mulai merasakan kekuatan artefak kuasi suci ini?" Aura emas dari Kuali Shandong terus mengalir ke tubuhnya. Meski ia tidak memahami fungsi asli artefak tersebut, energi yang dipancarkan kuali itu tetap memberikan peningkatan luar biasa pada kekuatannya. Bahkan Nathan harus mengakui... Peni

  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 135. Nasib Gadis Putus Asa yang Digenggam Oleh Takdir

    Maggie hanya mengangkat kepalanya sebentar dan menatap pria itu tanpa ekspresi. Setelah beberapa saat, dia kembali menunduk dan memeluk lututnya seolah tak ada hal apa pun yang terjadi sebelumnya. “Oh… kasihan sekali. Baiklah, kalau begitu aku akan mulai dari kabar buruknya dulu,” lanjut pria itu

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-26
  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 134. Dua Gadis yang Datang Untuk Menjemput Kebebasan

    “Kakak sudah cukup,” tegur gadis berbaju hitam yang masih meringkuk di pelukan Nathan. Dia berbalik lalu berjalan ke arah Rania. “Kau pasti Kak Rania,” tebaknya dengan senyum ramah. “Kakak tampak lebih cantik dari yang di foto.” “Iya, aku Rania. Tapi...” Sebelum Rania sempat menyelesaikan k

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-26
  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 124. Satu Langkah Terakhir

    Gudang tua di Kota Heaven akhirnya benar-benar sunyi. Api telah padam, jeritan telah hilang, dan yang tersisa hanyalah noda darah yang mengering di lantai beton retak. Namun kesunyian itu bukanlah kedamaian, melainkan sisa getaran dari kemarahan besar yang baru saja dilepaskan ke dunia. Nathan

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-26
  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 130. Memulai Perusahaan

    “Masih ada dua lagi?” tanya Alana yang pertama bereaksi. “Kenapa, kakak cantik? Apa kau keberatan?” tanya Chelyna menggoda. “Tidak juga, hanya saja aku berpikir, kak Nathan sialan ini selalu beruntung jika soal wanita,” jawab Alana dengan tatapan sinis ke arah Nathan. “Kau benar. Bocah mesum

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-26
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status