author-banner
Syikazrafahyan93
Syikazrafahyan93
Author

Novels by Syikazrafahyan93

Putra Langit Tak Tertandingi

Putra Langit Tak Tertandingi

Tian Fan yang merupakan anak yang terdampar di sebuah pulau bernama Lian Yu saat masih berusia 3 tahun, kemudian tumbuh besar di pulau itu dan dilatih oleh empat pendekar sakti yang merupakan penguasa pulau itu. Kini setelah dewasa ia harus mencari jati dirinya, juga memenuhi takdirnya sebagai 'Putra Langit Tak Tertandingi.'
Read
Chapter: Bab 350. Pertempuran Terakhir, Merebut Takdir Semesta
Langit dimensi atas bergemuruh seolah hendak runtuh. Awan hitam berputar membentuk pusaran raksasa, dan dari pusat kegelapan itu, sosok Yǒnghéng Móshén, Raja segala Iblis, muncul dengan tubuhnya yang menjulang seperti dewa kehancuran. Cahaya merah darah menetes dari rune yang menutup seluruh kulitnya, dan setiap napasnya membuat ruang di sekitarnya retak seperti kaca. “Manusia… bagiku kalian tidak lebih dari sekedar serangga… kalian semua hanyalah debu,” geramnya, suaranya bergema hingga ke seluruh sembilan lantai dimensi atas. “Kematian kalian… adalah awal dari malam abadi.” Tian Fan maju tanpa ragu. Semua orang di belakangnya, para istri, putra-putri, empat guru, murid-murid, para tetua, dan seluruh anggota Istana Langit, dan sekte putra langit, mengikuti tanpa ada satu pun yang tertinggal. Hari ini bukan lagi pertempuran antar manusia, tetapi pertempuran seluruh semesta melawan kehancuran. ... Yǒnghéng Móshén mengayunkan satu tangan. Hanya satu gerakan ringan, nam
Last Updated: 2025-11-23
Chapter: Bab 349. Kehancuran Yan Zhu Lie, Menuju Pertempuran Akhir
Pertarungan panjang yang melibatkan seluruh Istana Kaisar Langit akhirnya mencapai titik penutup ketika Yan Zhu Lie terjatuh ke tanah, tubuhnya berlumur darah dan jiwa kultivasinya nyaris runtuh. Tian Fan berdiri tegak di hadapannya dengan napas berat, pakaian compang-camping, dan aura naga sejati berputar di sekeliling tubuhnya seperti angin badai yang tak tertahan. Semua istri, anak, murid, guru, dan anggota sekte Putra Langit berdiri di belakangnya, sama-sama kelelahan, namun tetap menjaga kewaspadaan penuh.Yan Zhu Lie menatap Tian Fan dengan mata merah dipenuhi kebencian. “Kau… seharusnya tidak pernah kembali… Tian Fan… semuanya milikmu… seharusnya menjadi milikku!” raungnya.Tian Fan menatapnya tanpa goyah. “Pengkhianat sepertimu… sudah tidak pantas menyebut namaku lagi,” jawabnya datar. Namun di balik kata-kata itu, ada getir dan luka masa lalu yang tak pernah benar-benar hilang. Pengkhianatan Yan Zhu Lie-lah yang memisahkannya dari Fan Shishi dan Bai Hua, merenggut kehidupanny
Last Updated: 2025-11-23
Chapter: Bab 348. Menghadapi Musuh Lama
Di puncak langit lapisan kesembilan dimensi atas, ruang hampa bergetar hebat. Dua sosok bertarung bagaikan dua bintang raksasa yang saling bertabrakan, membuat seluruh dimensi seolah bergoyang. Ledakan demi ledakan energi primordial memecah kesunyian langit.Tian Fan berdiri di tengah pusaran api emas darah naga, tubuhnya dilumuri darah dan luka, namun matanya masih setajam pedang surgawi. Di hadapannya berdiri sosok yang sama terlukanya, namun dengan aura gelap yang sangat dalam, Yan Zhu Lie.Musuh lama. Penghianat sejati. Sumber kehancuran kehidupan Tian Fan sebelumnya.Dialah orang yang menusuk Tian Fan dari belakang, merebut kepercayaannya lalu membunuhnya bersama Xuan Yuan dan Xuan Han. Dialah yang memutus ikatan mereka bertiga, memaksa Fan Shishi dan Bai Hua terlahir kembali terpisah jauh dari jati diri mereka. Dan dialah alasan mengapa Tian Fan harus memulai segalanya dari dimensi terendah.“Aku telah menunggumu, Tian Fan…” ucap Yan Zhu Lie sambil menyeringai, darah hitam menet
Last Updated: 2025-11-23
Chapter: Bab 347. Pagoda Tianjing yang Menembus Sembilan Tingkatan Dimensi Atas
Seketika, begitu Tian Fan dan seluruh rombongan menginjakkan kaki di dimensi atas tingkat pertama, desiran energi suci langsung menyelimuti tubuh mereka. Langit di atas tampak lebih jernih, lebih luas, dan penuh dengan cahaya aurora spiritual yang hanya dimiliki dunia para dewa. Setiap tarikan napas terasa seperti menyerap inti energi murni alam semesta.Tian Fan melihat sekeliling, lalu memilih hamparan tanah luas yang kosong bagaikan padang surgawi. Dengan satu gerakan tangannya, ruang kekacauan terbuka, dan Lembah Abadi, rumah besar sekte Putra Langit, perlahan keluar dari dimensi itu. Tanah lembut, hutan hijau, air terjun spiritual, dan seluruh bangunan suci lembah muncul seperti gambaran dunia terpisah yang kini menyatu dengan wilayah dimensi atas.Semua orang terperangah.“Aura… ini terlalu luar biasa…” desis salah satu tetua sekte dengan suara gemetar.Benar saja, energi spiritual di tempat itu setidaknya sepuluh kali lebih pekat daripada dimensi menengah. Hanya berdiri saja, k
Last Updated: 2025-11-23
Chapter: Bab 346. Membuka Gerbang Dimensi Atas
Setelah semua persiapan matang dan keputusan besar telah disampaikan kepada keempat guru agungnya, kepada Wu Lin Jia dan yang lainnya, serta seluruh anggota sekte Putra Langit, Tian Fan berdiri di puncak Lembah Abadi. Cahaya emas dari darah naga sejatinya berdenyut lembut pada kulitnya, sementara aura Kaisar Naga Sejati Semesta memancar tanpa bisa disembunyikan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah dunia rendah dan dunia kultivator, seseorang berniat membuka gerbang menuju dimensi atas dan membawa satu sekte penuh bersamanya.Langit di atas mereka benar benar cerah. Tidak ada awan gelap, tidak ada petir yang mengawasi seperti biasanya formasi besar hendak diaktifkan. Yang terasa hanya kesunyian yang menggema, seolah langit sendiri menahan napas, menunggu tindakan Tian Fan.Semua istri, anak, murid, para tetua, dan para pengikut sekte kini berkumpul mengelilingi Tian Fan. Mereka semua tahu hari ini akan menjadi hari yang tercatat dalam sejarah tiga dunia. Sikap mereka penuh hormat, namu
Last Updated: 2025-11-23
Chapter: Bab 345. Warisan Sang Naga, Kunci Menuju Dimensi Tertinggi
Setelah kontrak jiwa sempurna terbentuk dan darah naga sejati menyatu sepenuhnya dengan tubuh Tian Fan, seberkas cahaya emas terakhir perlahan meresap ke dalam pori porinya. Pada saat itu, tubuhnya bergetar halus. Bukan karena sakit, melainkan karena sebuah kekuatan kuno mulai bangkit dari kedalaman darahnya. Darah naga sejati itu mengalir seperti sungai cahaya di seluruh tubuhnya, membentuk pola pola misterius yang muncul dan menghilang di bawah kulitnya. Kemudian gelombang ingatan yang sangat besar tiba tiba membanjiri kepala Tian Fan. Ingatan itu begitu padat, begitu luas, seolah ia sedang melihat miliaran tahun sejarah ras naga dalam sekejap. Mantra-mantra kuno berputar dalam kesadarannya, formasi raksasa yang mampu menggerakkan bintang bintang terbuka begitu saja, teknik kultivasi naga yang pernah mengguncang tiga dimensi ilahi kini sepenuhnya dimiliki Tian Fan. Salah satu di antara ingatan paling mencolok adalah teknik yang hanya dimiliki naga tertinggi. Sebuah formasi portal
Last Updated: 2025-11-22
Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Malam ini adalah malam tahun baru, saat semua orang merayakan pergantian tahun, 2019 ke 2020. Namun di laut lepas, sekitar lima puluh kilometer dari pusat kota Metropolis, sebuah kapal nelayan kecil terombang-ambing di tengah badai dahsyat. Perahu kecil milik Norman Ferdian terangkat tinggi, dihantam gelombang hingga terbalik. Di atasnya ada dirinya dan putranya yang baru berusia empat belas tahun. Dua hari sebelumnya mereka berlayar menangkap ikan, berharap kembali tepat waktu untuk merayakan tahun baru, namun takdir berkata lain. Ketika Nathan tersadar, tubuhnya basah kuyup dan terasa berat. Ia terbaring di pasir dingin sebuah pantai asing. Di sampingnya terbujur kaku sosok ayahnya, Norman Ferdian. Tak lagi bernapas, tak lagi bergerak. Wajah Nathan memucat, tangannya gemetar memegang tubuh ayahnya. Tangisnya pecah, diiringi angin laut yang pekat. Di sekitar, ia melihat sebuah wilayah yang gelap, sunyi, liar, asing. Tidak ada tanda manusia, hanya ombak dan ranting patah dipukul angin. Ia tidak tahu di mana ia berada, dan ketidaktahuan itu membuatnya semakin takut. ... Lima tahun berlalu. Di lautan sekitar pulau terpencil itu, kapal nelayan perlahan mendekat. Asap tipis dari tengah pulau menarik perhatian mereka. Pulau itu dikenal sebagai pulau misterius yang berbahaya, katanya tidak berpenghuni, menyimpan banyak kisah orang hilang. Tiba-tiba seorang pemuda lusuh berlari menuruni bukit. Tubuhnya kurus namun berotot, pakaian compang-camping, rambut panjang dan janggut lebat, memegang busur sederhana. Ia menembakkan panah api ke tumpukan kayu kering, menyalakan api unggun besar sebagai sinyal bagi kapal. Para nelayan terkejut. Nathan menunjukkan kartu identitas ayahnya dan makam Norman di pinggir pantai. Mereka mengerti bocah ini bukan pembohong. Dengan hati berat, mereka mengajak Nathan naik kapal. Nathan menatap pulau itu, mata yang tidak lagi sama. Lima tahun di tempat ini bukan hanya membuatnya bertahan, tapi mengubahnya menjadi sesuatu yang berbeda. Apa yang sebenarnya terjadi pada Nathan? Bagaimana ia bisa bertahan selama lima tahun di pulau liar itu?
Read
Chapter: Bab 386. Kepercayaan Diri yang Ternoda
"B-bagaimana mungkin..." Suara Shen Ryu bergetar. Matanya membelalak, napasnya tidak lagi teratur seperti sebelumnya. Aura yang tadi ia banggakan kini terasa goyah di hadapan tekanan yang dilepaskan Ravina dan Irish. "I-ini mustahil..." Laqisha menguap ringan. Seolah apa yang terjadi di hadapannya hanyalah hal biasa. "Dari pukulanmu tadi," ujarnya santai sambil melirik Shen Ryu, "aku bisa menebak kau berada di Alam Raja Suci tahap puncak." Ia memiringkan kepala, senyumnya tipis namun penuh ejekan. "Aku tidak tertarik bertanya bagaimana kau bisa sampai ke sana, atau berapa banyak keberuntungan yang kau telan." Tatapannya menjadi sedikit tajam. "Tapi yang ingin kutahu…" Ia melangkah satu langkah maju. "Apakah kau masih cukup optimis untuk mengalahkan kami sekarang?" Tubuh Shen Ryu gemetar. Bukan karena takut. Melainkan karena marah. "T-tidak mungkin!" Energinya meledak liar, membuat tanah di sekitarnya retak. "Aku sudah menunggu hari ini terlalu lama!
Last Updated: 2026-05-04
Chapter: Bab 385. Siapa yang Mengejutkan Siapa
Shen Ryu tersenyum sinis. Tatapannya menyapu keempat sosok di hadapannya dengan penuh penghinaan, seolah mereka hanyalah serangga yang siap diinjak kapan saja. "Seperti biasa," ujarnya pelan namun tajam, "manusia rendahan tidak akan pernah mengenaliku… sampai mereka mengalami sendiri kehancuran." Aura hitam keemasan di sekeliling tubuhnya berdenyut semakin kuat. "Kalian pikir kalian pantas bersaing denganku? Pantas melawanku?" Ia tertawa rendah. "Bahkan jika Nathan sendiri berada di sini, dia belum tentu mampu bertarung seimbang denganku yang sekarang." Angin malam berputar liar. "Aku datang membawa dendam dari masa lalu. Pembalasan atas kematian ibuku… dan kedua pamanku… yang mati kaerna ulah Nathan." Suasana menjadi dingin. Namun sebelum siapa pun bergerak, suara santai Laqisha terdengar. "Kau bodoh atau bagaimana?" Semua mata langsung tertuju padanya. Laqisha berdiri dengan ekspresi datar, bahkan sedikit bosan. "Bukankah ibumu dan kedua pamanmu yang sela
Last Updated: 2026-05-04
Chapter: Bab 384. Kemunculan Shen Ryu
Rabik bergerak. Tidak ada aba-aba, tidak ada gerakan berlebihan. Hanya satu langkah sederhana, namun dampaknya langsung mengubah seluruh medan pertempuran. Bam! Ledakan udara mengguncang area sekitar. Tujuh anggota Organisasi Ular Putih yang berdiri di hadapannya bahkan tidak sempat bereaksi. Tubuh mereka terpental bersamaan seperti daun diterpa badai, menghantam dinding gudang, tanah, dan tumpukan peti kayu dengan suara beruntun. Darah muncrat. Jeritan memenuhi malam. Satu serangan. Hanya satu serangan. Dan tujuh ahli sekaligus dibuat tak berdaya. Cameron membeku. Tawa penuh ejekan yang tadi memenuhi wajahnya menghilang seketika, digantikan keterkejutan yang sulit disembunyikan. "Mustahil..." Namun pengalaman puluhan tahun membuat refleksnya tetap tajam. Tanpa membuang waktu, Cameron menghunus tombak hitam legam yang selalu menjadi senjata andalannya. Energi gelap berputar di sekeliling tombak itu ketika ia menusukkannya ke punggung Rabik. Tepat saat uju
Last Updated: 2026-05-03
Chapter: Bab 383. Harga Sebuah Kesombongan
Pintu gudang terbuka sepenuhnya. Satu per satu, tujuh sosok melangkah keluar dari dalam kegelapan. Mereka berdiri berjajar di belakang Cameron, membentuk formasi yang rapi dan mengintimidasi. Ditambah Cameron, jumlah mereka kini menjadi delapan orang. Sementara anggota kesembilan, pria yang sebelumnya dihajar Rabik, telah mundur ke bagian terdalam markas untuk memulihkan luka-lukanya. Rabik menyapu mereka dengan tatapan tenang. Dari aura yang mereka pancarkan, tidak satu pun dari mereka adalah manusia biasa. Tiga orang adalah mutan. Tubuh mereka memancarkan energi biologis yang liar dan tidak stabil, khas hasil modifikasi genetik tingkat tinggi. Empat lainnya adalah praktisi supranatural, aura gelap dan aneh berputar di sekitar tubuh mereka seperti kabut hidup. Dan dua orang terakhir... Tatapan Rabik sedikit menyipit. Keduanya adalah kultivator. Kekuatan mereka berada di Alam Kesempurnaan Jiwa tahap puncak, nyaris setara dengan dirinya sebelum Nathan menyembuhkan fondasi ku
Last Updated: 2026-05-03
Chapter: Bab 382. Cameron Rendovi
"Apa yang Kak Nathan katakan?" tanya Irish sambil melompat ringan mengikuti langkah mereka di atas deretan atap. Laqisha yang berada di sisi Rabik tersenyum tipis. "Tidak ada hal penting. Nathan hanya mengingatkan kita untuk berhati-hati dan tidak gegabah." Ia melirik Ravina dan Irish dengan penuh percaya diri. "Tapi dengan dua kultivator hebat seperti kalian di sini, rasanya sulit membayangkan sesuatu bisa berjalan buruk." Irish terkekeh pelan, tetapi Ravina justru menggeleng. "Jangan terlalu percaya diri, Laqisha. Sampai kita mengetahui kekuatan musuh, kita harus selalu waspada." Rabik mengangguk setuju. "Ravina benar." Tatapannya tetap lurus ke depan, menembus kegelapan malam. "Meskipun secara individu kita mungkin lebih kuat dari mereka, mereka memiliki organisasi besar, sedangkan kita hanya berempat." Ia berhenti sejenak, nada suaranya berubah lebih serius. "Selain itu, kita juga harus mempertimbangkan Malik dan Shafira. Aku tidak ingin satu langkah salah yang kita am
Last Updated: 2026-05-02
Chapter: Bab 381. Masa Tenang yang Hanya Sesaat
Sementara itu...Malam menyelimuti Kota Metropolis dengan ketenangan yang jarang dirasakan Nathan akhir-akhir ini. Angin lembut berembus melewati halaman vila, menggoyangkan dedaunan dan menghadirkan suasana damai yang begitu menenangkan. Nathan baru saja selesai mandi. Rambut hitamnya masih basah, beberapa tetes air masih mengalir di leher dan dadanya. Ia hanya mengenakan handuk mandi yang melilit pinggangnya ketika keluar dari kamar. Ponselnya yang tergeletak di atas meja tiba-tiba berdering. Nathan melirik layar, lalu senyum tipis muncul di wajahnya. Virellia. Ia segera menerima panggilan itu. "Halo." Suara Virellia terdengar dari seberang, sedikit gugup, tetapi juga dipenuhi antusiasme. "Nathan, aku sedang bersama Elvira dan Eva." Nathan dapat membayangkan ketiga gadis itu sedang berkumpul sambil saling mendorong untuk berbicara. "Lalu?" "Mulai sekarang... kami juga boleh datang ke vilamu, kan? Maksudku, bukankah sekarang kita..." Kalimatnya menggantung, tetapi Nathan
Last Updated: 2026-05-02
Sang Penguasa Elemental

Sang Penguasa Elemental

Axel Skays, seorang siswa biasa yang mendapatkan keberuntungan ditengah kemalangan yang menimpanya, kemudian di anugrahi kekuatan luar biasa dan mampu menendalikan kekuatan elemental.
Read
Chapter: Bab 300. Tamat
Di seluruh dimensi, nama Axel telah menjadi legenda. Sang Penguasa Elemental, Ketua Aliansi Skays, dan makhluk terkuat di seluruh semesta. Ia yang berhasil menyatukan hampir seluruh kosmos, bukan dengan pasukan raksasa atau kekuatan tanpa batas, tapi dengan tim kecil yang setia: para istrinya. Cita-cita Axel kini terwujud. Orion pulih sepenuhnya, makmur, dan damai. Seluruh jagat raya merasakan ketenangan yang baru. Di Bima Sakti, peradaban level 11 menjulang, menjadi satu-satunya galaksi yang tak seorang pun makhluk asing berani ganggu. Nama besar Axel menggema di setiap sudut semesta, dari planet-planet kecil hingga inti galaksi yang paling jauh. Namun di tengah semua pujian dan kekaguman itu, Axel justru tertidur pulas di pangkuan Evelyn. Napasnya tenang, seolah dunia ini hanyalah lukisan indah yang tak perlu ia khawatirkan. Ginora mendekat, tersenyum lembut, dan mulai menciumi pipi Axel, mencoba membangunkannya dengan sentuhan kasih. Para istri lain hanya duduk di sekeliling, me
Last Updated: 2025-11-17
Chapter: Bab 299. Melahirkan Putra dan Putri
Hari itu di Planet Orion yang kini mengorbit dekat Bumi terasa hangat dan damai. Cahaya matahari memantul lembut di menara megah yang dibangun Axel untuk tinggal bersama para istri dan anak-anaknya. Burung-burung asing beterbangan di langit, menciptakan harmoni sempurna di antara taman-taman hijau dan kolam-kolam kristal yang menyegarkan mata. Olivia tengah berbaring di kamar melahirkan yang luas dan nyaman, dikelilingi oleh tim medis yang terdiri dari beberapa istri Axel yang memiliki keahlian penyembuhan. Axel duduk di sampingnya, menggenggam tangannya dengan lembut, matanya berbinar menatap istrinya. “Olivia, semuanya akan baik-baik saja. Aku di sini,” bisik Axel sambil tersenyum menenangkan. Olivia menatap Axel, tersenyum lemah tapi penuh cinta. “Aku tahu, Axel. Anak kita… akan menjadi cahaya baru untuk dunia ini.” Di ruangan lain, Catherine juga tengah menahan kontraksi terakhirnya, sementara Vania yang paling cepat rentang kehamilannya, sudah memeluk bayi laki-laki mungil me
Last Updated: 2025-11-17
Chapter: Bab 298. Tiba di Bumi
Kapal antariksa Axel menembus atmosfer Bumi dengan lembut, cahaya matahari memantul di kaca kabin, menyinari wajah para istri yang berseri-seri. Setelah perjalanan panjang menyeberangi galaksi, akhirnya mereka kembali ke rumah. “Ah… akhirnya,” desah Lilian sambil menatap hamparan tanah dan lautan biru yang familiar. “Bumi tidak pernah terlihat sebegitu indah.” Evelyn menepuk bahu Axel, tersenyum nakal. “Dan aku bisa menunggu untuk melihat reaksi semua orang saat kita muncul, terutama setelah cerita kita di Orion.” Catherine ikut bergumam, “Ini akan jadi sambutan yang meriah. Aku bisa merasakan tawa dan kehebohan dari jauh.” Olivia tersenyum sambil menatap Axel, “Kau sudah siap menghadapi keluarga dan teman-temanmu yang akan heboh melihat kita kembali?” Axel tersenyum tipis. “Tentu saja. Dan kali ini, aku ingin semuanya berjalan damai. Tidak ada pertempuran, hanya tawa dan pelukan.” Di landasan, Dilan dan Julia Skays, kedua orang tua Axel, sudah menunggu dengan senyum lebar. Wili
Last Updated: 2025-11-17
Chapter: Bab 297. Perjalanan Pulang ke Bumi
Setelah kemenangan besar di Orion, Axel menatap jendela kapal antariksa. Bintang-bintang berkilau di luar, dan medan tempur yang hancur kini hanya kenangan. Di sampingnya, para istrinya duduk santai, masing-masing menikmati momen tenang setelah pertempuran yang mengguncang semesta. Catherine tersenyum sambil menatap pemandangan luar, “Aku masih tidak percaya kita berhasil menaklukkan Black Cyborg dan Mega Void.” Suaranya tenang, tapi ada rasa bangga yang sulit disembunyikan. Olivia menepuk pundak Axel ringan, “Kau tidak boleh terlalu serius, sayang. Lihat kami semua, sehat dan utuh. Itu sudah kemenangan terbesar.” Lilian duduk di dekat jendela, kakinya menekuk di kursi, menatap bintang. “Aku senang akhirnya kita bisa pulang. Tidak ada lagi perang yang harus kita hadapi untuk sementara.” Evelyn mencondongkan badan ke Axel, menatapnya sambil tersenyum nakal. “Mau aku bilang sesuatu, sayang?” Axel mengangkat alis. “Apa itu?” “Selama perjalanan pulang ini, jangan pikirkan urusan bes
Last Updated: 2025-11-17
Chapter: Bab 296. Kehancuran Mega Void dan Pemulihan Orion
Orion sunyi. Setelah gelombang energi terakhir dari Final Fusion 16 dan serangan Ether Axel mereda, hanya tersisa reruntuhan dan debu kristal yang beterbangan pelan. Langit yang sebelumnya gelap oleh energi Mega Void kini perlahan menembus cahaya lembut, semburat aurora menghiasi cakrawala Orion, seolah semesta ikut bernapas lega. Axel berdiri di tengah medan yang hancur, pedang sucinya menunduk, tubuhnya masih memancarkan aura Ether yang menenangkan. Di sekelilingnya, fusion para istri berdiri selaras, energi mereka stabil, wajah-wajah mereka berseri meski lelah. Tidak ada lagi ancaman dari Mega Void. Seluruh wujud kehancuran yang pernah menguasai Orion kini lenyap, tersapu kombinasi kekuatan Ether dan fusion sempurna para istri Axel. Axel menutup matanya sejenak, merasakan pulsa energi planet. Orion bukan lagi dunia yang hancur; ia kini perlahan menyembuhkan dirinya sendiri. Gunung-gunung yang runtuh perlahan kembali berdiri, sungai-sungai beku mencair, pepohonan dan padang krista
Last Updated: 2025-11-17
Chapter: Bab 295. Pertarungan Final
Orion bergemuruh hebat, reruntuhan yang tersisa bergetar menahan gelombang energi dari pertempuran terakhir. Dari kegelapan terdalam muncul wujud terkuat Mega Void, tubuhnya berpendar aura kehancuran, setiap serat energi Void berputar liar. Mata makhluk itu berkilau merah pekat, menandakan niatnya untuk menelan seluruh Orion sekaligus. Di sisi lain, Axel berdiri tegak, seluruh energi Ether mengalir dalam tubuhnya. Di belakangnya, Final Fusion 16 istri bersiap, menyatu dalam harmoni energi, membentuk medan pertahanan dan ofensif yang luar biasa. Aura gabungan mereka memancar ke segala arah, menciptakan cahaya yang menantang kegelapan Mega Void. “Ini… pertarungan kita yang terakhir!” Axel berteriak, menyalurkan kekuatan Ether ke seluruh pedang sucinya. Pedang-pedang itu kembali berpendar, mengorbit tubuh Axel seperti cincin energi, siap menebas tiap serangan Void. Mega Void melesat, tubuhnya memancarkan gelombang kehancuran yang menghancurkan apapun di sekitarnya. Ledakan pertama men
Last Updated: 2025-11-17
You may also like
Pendekar Pedang Terhebat
Pendekar Pedang Terhebat
Pendekar · Rendi OP
33.4K views
Arya Tumanggala
Arya Tumanggala
Pendekar · Kebo Rawis
33.0K views
SANG PENDEKAR LEMBAH NAGA
SANG PENDEKAR LEMBAH NAGA
Pendekar · CahyaGumilar79
31.6K views
Pendekar Naga Kembar
Pendekar Naga Kembar
Pendekar · Cici aremanita
30.7K views
SERULING SAKTI SANG NAGA
SERULING SAKTI SANG NAGA
Pendekar · Evita Maria
28.4K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status