Share

Bab 22

Kania terus menatap mobil Zayyan yang sudah keluar gerbang, senyum wanita itu terukir lagi saat mengingat kejadian tadi. Rasa lega mengalir dalam dirinya karena ternyata Zayyan tidak marah padanya.

Kania menghela nafas pelan, ia berbalik dan sedikit terkejut karna melihat Sela sedang berdiri di belakangnya, sembari menatap sinis ke arahnya.

"Sella, sedang apa kamu di sini?"

"Puas kamu, Mbak. Puas kamu membuat semua keluargaku menyukaimu?" teriaknya membuat Kania terperanjat.

"Kenapa kamu bicara seperti itu, apa maksudmu?" tanya Kania. Wanita itu masih tidak mengerti dengan apa yang di bicarakan adik iparnya.

Terdengar kekehan dari mulut Sella, ia menggelengkan kepala sembari bersidekap dada dengan matanya menatap sinis ke arah Kania.

"Jangan pura-pura polos, Mbak. Aku tau, jika kamu memasak makanan itu agar Mas Adnan bisa mengingat masa lalu kalian, dan memujimu kan?"

Pertanyaan Sella membuat Kania tertegun Wanita itu benar-benar tidak menyangka dengan ucapan yang keluar dari mul
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Puput Assyfa
semoga zayyan sgera menyadari kesalahannya dan hubungan dgn kania kembali baik
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status