Short
Tunanganku Menyesal Setengah Mati

Tunanganku Menyesal Setengah Mati

By:  JenaCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
10Chapters
101views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Pada hari mengurus akta pernikahan, nama pengantin pria di akta malah berubah. Tunangan pacarku, si putri mafia itu memeluknya sambil menatapku dengan senyuman penuh kemenangan. "Penipu cinta dan tuan muda palsu, bukankah sangat serasi? Aku tak meladeninya dan hanya menatap pacarku. Dulu, saat dia baru saja dijemput kembali oleh keluarga mafia sebagai tuan muda yang asli, dia bahkan sanggup menanggung hukuman keluarga selama tiga hari tiga malam demi bisa menikahiku. Namun, dia malah mengangguk setuju hari ini. "Hanya bercanda saja, kamu nggak akan marah, 'kan?" "Ini hanya akta pernikahan, tunggu sampai Tasya sudah puas dan senang, kalian bisa cerai. Setelah itu kita bisa membuat akta pernikahan baru." Aku tersenyum. Lalu berbalik dan melangkah ke arah tuan muda palsu itu. "Akta pernikahan sudah di tangan, suamiku. Sudah saatnya kita merencanakan pernikahan kita baik-baik."

View More

Chapter 1

Bab 1

Kantor catatan sipil dipenuhi orang berlalu lalang. Tak butuh waktu lama, sudah ada orang yang mengenali kami.

"Bukankah itu tuan muda yang baru kembali ke Keluarga Rozee? Yang di sampingnya itu putri Keluarga Tosa?"

"Lalu siapa perempuan itu? Kok menarik-narik tuan muda palsu? Jangan-jangan mau pansos, tapi malah salah orang?"

"Kelihatannya begitu. Kalau nggak, mana mungkin dia menarik-narik Alex, si buangan seperti itu?"

Kata-kata hinaan itu menusuk bagaikan pisau. Pria yang dulu rela menghajar orang hanya karena aku diejek jelek, kini seolah tuli. Dia hanya sibuk menatap Tasya dengan penuh kemesraan.

Hatiku terasa dingin membeku.

"Bagaimana kalau tanggal sepuluh bulan depan?"

Pria yang sejak tadi diam membisu setelah pembuatan akta pernikahan itu tiba-tiba bicara.

"Iya."

Mendengar tanggal yang dia sebutkan, raut wajahku tidak berubah sedikitpun. Aku langsung mengeluarkan ponsel dan menghubungi perencana pernikahan yang sudah kupesan sebelumnya.

"Waktu pernikahan tetap, tapi ganti nama mempelai prianya menjadi Alex Rozee."

Wajah Stanley langsung memuram. Tasya segera maju memeluk lengannya, membujuknya dengan suara manja,

"Kak Stanley, jangan marah. Nona Alice hanya emosi sesaat. Mungkin ini yang disebut uji kepatuhan?"

"Ini semua salahku, terlalu suka bercanda. Aku benar-benar nggak menyangka kamu akan semarah ini," ucapnya padaku dengan sok akrab.

"Tapi Nona Alice, bercanda itu ada batasnya. Keluarga Rozee bukan seperti kampungmu. Jangan menyulitkan Kak Stanley."

Aku tertawa dingin, "Suka bercanda? Sepertinya kamu memang sangat suka bercanda."

"Kalau nama di akta pernikahan ini namamu dan Stanley, kamu pasti akan jauh lebih senang, 'kan?"

Orang-orang di sekitar mulai berbisik-bisik.

"Kok si putri Keluarga Tosa malah seperti pelakor yang tertangkap basah?"

"Haha, itu putri Keluarga Tosa, lho. Aku penasaran, kok gadis itu berani menyinggungnya?"

Di tengah bisikan-bisikan itu, wajah Tasya yang biasanya angkuh malah memerah.

Tatapan matanya padaku tampak penuh kebencian.

Detik berikutnya, tiba-tiba air mata mengalir dari sudut matanya.

"Maaf, Nona Tasya. Ini semua salahku, membuatmu emosi dan bertengkar dengan Stanley. Dia hanya ingin menghiburku sebentar. Dia nggak seperti Nona Tasya yang bisa sembarangan menikah dengan orang lain...."

Raut wajah Stanley langsung berubah. Dia segera memeluk Tasya dan menenangkannya dengan lembut.

Di saat yang sama, dia menoleh padaku dan membentak geram,

"Alice, kamu sudah keterlaluan! Minta maaf pada Tasya sekarang juga!"

"Setelah itu, cepat telepon dan batalkan pesanan konyol itu! Kalau nggak, jangan harap bisa menikah denganku lagi!"

"Cih."

Aku mendengus pelan. Di tempat itu juga, aku mengeluarkan akta pernikahan dan mengambil foto dekat.

Lalu memposting di media sosial.

"Selamat atas pernikahan kami. Terima kasih pada Tuan Stanley yang telah merestui hubungan kami. Pernikahan akan dilaksanakan tanggal sepuluh bulan depan. Mohon doa restunya."

Seketika, Stanley pun gemetar sangking marahnya. Dia berteriak menyuruhku menghapus postingan itu.

"Mustahil kuhapus." Aku mengulurkan tangan, dengan gerakan alami merapikan kerah baju Alex.

Pakaiannya sederhana, tapi dia berdiri dengan tegap, memancarkan wibawa yang luar biasa.

"Bukannya kalian yang mulai bercanda? Kok sekarang malah kalian yang nggak kuat melanjutkan candaannya?"

Alex langsung menggenggam tanganku. Saat berbalik, dia menghadapi Stanley, suaranya terdengar dingin, tapi sangat tegas.

"Tuan, karena aku dan Nona Alice sudah membuat akta pernikahan, artinya kami adalah suami istri yang sah. Tolong jangan punya rasa berlebihan pada wanita milik orang lain."

"Mulai sekarang, Alice sudah bukan urusanmu lagi."
Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
10 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status