LOGINPada hari mengurus akta pernikahan, nama pengantin pria di akta malah berubah. Tunangan pacarku, si putri mafia itu memeluknya sambil menatapku dengan senyuman penuh kemenangan. "Penipu cinta dan tuan muda palsu, bukankah sangat serasi? Aku tak meladeninya dan hanya menatap pacarku. Dulu, saat dia baru saja dijemput kembali oleh keluarga mafia sebagai tuan muda yang asli, dia bahkan sanggup menanggung hukuman keluarga selama tiga hari tiga malam demi bisa menikahiku. Namun, dia malah mengangguk setuju hari ini. "Hanya bercanda saja, kamu nggak akan marah, 'kan?" "Ini hanya akta pernikahan, tunggu sampai Tasya sudah puas dan senang, kalian bisa cerai. Setelah itu kita bisa membuat akta pernikahan baru." Aku tersenyum. Lalu berbalik dan melangkah ke arah tuan muda palsu itu. "Akta pernikahan sudah di tangan, suamiku. Sudah saatnya kita merencanakan pernikahan kita baik-baik."
View MoreSaat Alex menjatuhkan pistolnya, dia tidak melemparnya jauh, melainkan membiarkannya jatuh lurus ke bawah, ke posisi yang tidak jauh dariku.Dia sengaja memancing emosi Stanley, menggunakan tubuhnya sebagai tameng sekaligus mengalihkan perhatian Tasya.Tatapan matanya bertemu denganku dan aku langsung memahami maksudnya.Dia sedang mencari kesempatan untukku!Aku yang terabaikan pun diam-diam mengambil pistol itu dan dalam sekejap, situasi pun berbalik."Sebagai calon nyonya Keluarga Zavi, aku nggak akan membiarkan suami masa depanku mati begitu saja di sini."Aku menjilat bibirku dan tersenyum liar.Alex memanfaatkan kelengahan Stanley, melayangkan satu pukulan penuh tenaga ke wajahnya, membuatnya terlempar dan menghantam deretan meja hingga pingsan.Setelah dua orang itu diselesaikan, Alex pun berjalan mendekat, langsung menggendongku, lalu mengecup pipiku, "Kerja bagus, memang calon nyonya Keluarga Zavi."Anak buah Keluarga Zavi pun tiba. Jenazah Tasya dibawa pergi.Stanley ditangka
"Jangan bergerak!"Itu Tasya. Dia mengangkat pistol dan menempelkannya di punggung Alex."Buang senjatamu atau kubunuh kamu sekarang juga?!"Stanley yang dari tadi muram di samping, mendadak tertawa terbahak-bahak, menyemangati Tasya dengan wajah penuh semangat, "Benar, bunuh dia! Dia yang menghancurkan Keluarga Rozee dan Keluarga Tosa sampai jadi seperti ini! Dia pantas mati!" Alex sama sekali tidak meliriknya. Dia berkata dengan dingin, "Biarkan aku dan Alice pergi. Aku janji Keluarga Zavi nggak akan menyentuh keluarga kalian lagi. Tapi, kalau kalian berani melukai pewaris Keluarga Zavi, konsekuensinya nggak sanggup ditanggung Keluarga Tosa."Suasana hening sejenak. Namun, tiba-tiba Tasya malah tertawa.Ekspresinya sangat gila, persis seperti Stanley, "Konsekuensi? Apalagi yang harus kutakuti? Hidupku sudah hancur!"Setelah dikepung dan diserang oleh keluarga-keluarga lain, Keluarga Rozee dan Keluarga Tosa memang masih sempat mempertahankan fondasi. Namun, saat mereka mengira semu
Dia terihat jauh lebih kurus, matanya cekung, rambutnya berantakan dan setelan jas yang dulunya rapi, kini penuh kerutan. Tidak ada lagi kegagahan seorang tuan muda Keluarga Rozee.Begitu melihatku, matanya berbinar. Dia menerjang ke arahku, tanpa memedulikan pelayan yang mencoba menghadangnya.Pengawal di sampingku segera maju dan menghentikannya."Alice!" teriaknya dengan suara serak di balik pengawal. "Aku sudah tahu salah! Aku benar-benar sudah tahu salah! Aku nggak seharusnya membiarkan Tasya mempermainkanmu. Tapi, orang yang kucintai dari dulu sampai sekarang tetap kamu, nggak pernah berubah!""Kita sudah bersama selama lima tahun! Kembalilah bersamaku! Asal kamu kembali bersamaku, aku akan menuruti apapun. Kita mulai dari awal lagi, semuanya akan kembali seperti dulu, ya?""Dulu?" Aku tertawa, "Dulu yang mana?""Yang saat kamu di kantor catatan sipil, menjadikanku bahan lelucon demi menghibur Tasya di depan semua orang?""Atau saat kamu membiarkan Tasya tinggal di rumah kita, l
Entah karena mobilnya terlalu mewah atau sopirnya yang terlalu ahli, orang yang duduk di dalam mobil sama sekali tak menyadari berlalunya waktu. Tanpa terasa, kami sudah tiba di tujuan.Di sisi jalan yang lebar terbentang hutan pribadi yang luasnya luar biasa lebar. Aku menatap ke depan dan melihat sebuah kastil raksasa yang berdiri megah.Dengan hormat, Seto berkata, "Nona Alice, selamat datang di Keluarga Zavi. Tuan Roy dan Nyonya Lydia sudah sangat ingin bertemu denganmu."Aku turun dari mobil dengan linglung dan masuk ke dalam kastil itu dengan perasaan campur aduk.Begitu sampai di aula utama, aku langsung ditarik oleh seorang wanita paruh baya yang cantik."Kamu yang namanya Alice? Benar-benar cantik sekali. Maaf ya, putraku sudah merepotkanmu.""Sejak kecil, dia sudah hidup terpisah dari keluarga. Saat dia ditinggalkan Keluarga Rozee dan berada di titik terendah hidupnya, kamu masih memilih untuk tetap bersamanya.""Seluruh Keluarga Zavi sangat berterima kasih padamu."Ucapan it
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.