LOGINPada hari yang telah dijanjikan untuk mencoba gaun pengantin bersama pemimpin mafia yang telah berpacaran denganku selama tujuh tahun, Raul Ghazali, aku membawa laporan pemeriksaan kehamilan dengan perasaan bahagia dan bergegas menuju butik pengantin. Namun, aku tanpa sengaja mendengar percakapannya dengan orang kepercayaannya. "Kemarin aku mendaftarkan pernikahan dengan Joanne hanyalah langkah darurat. Kakakku tewas dalam baku tembak antar-geng, dan dia mengandung satu-satunya anak dari Keluarga Ghazali. Kalau aku nggak memberinya status, dia dan anak itu nggak akan bisa bertahan hidup di Keluarga Ghazali." "Semua orang akan menindas mereka." Dia menjepit cerutu di antara jemarinya, suaranya dingin dan keras, tetapi terselip sedikit ketidakberdayaan. "Selain status, aku nggak bisa kasih Rivela apa pun. Tapi yang lain, aku bisa memberikan semuanya, cintaku, uangku. Hal ini sama sekali nggak boleh ketahuan sama dia." Aku menggenggam erat kertas hasil pemeriksaan kehamilan itu, hatiku seketika mati rasa. Aku meminta sahabatku membantuku mendaftarkan identitas baru, memastikan Raul tidak akan pernah bisa menemukanku lagi, lalu menghilang dari dunianya. Karena dia tak mampu memberiku dan anakku sebuah keluarga yang utuh, maka hubungan yang tercampur antara tanggung jawab dan kebohongan ini lebih baik diputuskan sampai di sini.
View MoreKeterikatan obsesif Raul akhirnya berubah menjadi api yang membakar dirinya sendiri, melukainya hingga hancur tak bersisa.Di dalam kelompoknya terjadi pemberontakan. Orang kepercayaannya membawa bukti kolusi Raul dengan kelompok lawan dan menariknya turun dari posisi pemimpin. Kekuasaan Raul runtuh dalam sekejap.Seluruh aliran dana diam-diam dialihkan. Sementara itu, bos mafia yang baru memalsukan bukti kejahatannya dan menyerahkannya kepada kepolisian internasional.Surat perintah penangkapan internasional terpampang di mana-mana. Dia berubah menjadi buronan yang terus dikejar. Terakhir kali aku melihatnya adalah pada suatu siang yang cerah.Aku dan Dean sedang berjalan-jalan di taman bersama Andini. Dean menyuapi Andini es krim dengan sabar. Wajah kecilnya belepotan dan aku tertawa sambil merapikan kerah baju Dean.Raul berdiri tidak jauh, di bawah pohon. Setelannya kusut, rambutnya tak lagi terurus, dan janggutnya juga berantakan. Seluruh tubuhnya tampak lelah dan rapuh, jauh dari
Saat mendengar kabar Raul dibebaskan dengan jaminan, aku sedang membetulkan pita kupu-kupu di rambut Andini yang terikat miring.Tiba-tiba kaca jendela dihantam benda keras hingga retak, serpihan kaca berjatuhan ke ambang jendela. Dean langsung menarikku ke dalam pelukannya. Tangis Andini bercampur dengan suara sirene polisi yang meraung."Dia sudah gila." Suara Dean menegang, jemarinya mencengkeram pergelangan tanganku. "Aku sudah menghubungi pesawat pribadi. Kita pergi malam ini."Aku menggeleng, ujung jariku menyentuh bayangan gelap di bawah matanya. "Saham Grup Hermone sedang turun. Kamu sudah tiga hari nggak tidur."Dia tiba-tiba terkekeh pelan, napas hangatnya menyapu daun telingaku. "Itulah sebabnya aku harus membawa kalian ke tempat yang aman."Suara tembakan membelah senja.Raul tersandung keluar dari balik pepohonan, jasnya penuh lumpur. Di tangannya tergenggam sebuah gantungan kunci yang warnanya telah memudar. Di tepi logamnya masih ada ukiran miring bertuliskan "RVL", sing
Melihat cara paksa tidak membuahkan hasil, Raul lalu mulai mengerahkan kekuatan mafia untuk menyerang dari sisi pekerjaanku.Suatu hari, pimpinan rumah sakit tiba-tiba memanggilku ke kantor. Wajahnya serius saat mengatakan ada laporan anonim yang menuduhku lalai dalam pekerjaan dan menuntut pemecatanku. Aku langsung paham, ini pasti ulah Raul.Saat aku benar-benar terpojok, Dean muncul. Dia berdiri di depanku sambil menatap pimpinan rumah sakit dengan sikap tenang dan bermartabat."Saya adalah penjamin Sabrina. Saya bisa membuktikan kemampuan profesional dan etika kerjanya. Kalau rumah sakit bersikeras memecatnya, saya akan menggunakan seluruh sumber daya saya untuk menyelidiki kebenaran dan mengembalikan nama baiknya."Dengan jaminan dari Dean, pihak rumah sakit tidak berani bertindak gegabah. Masalah itu pun sementara ditunda.Belakangan aku baru tahu, Dean bukan hanya menjadi penjaminku, tetapi juga diam-diam mengerahkan kekuatan keluarganya untuk memutus seluruh upaya infiltrasi Ra
Hari demi hari berlalu, dan interaksiku dengan Dean pun semakin sering.Suatu kali saat mengobrol santai, aku menanyakan latar belakang keluarganya dengan setengah bercanda. Dia terdiam sejenak, lalu tersenyum dan berkata, "Aku ini sebenarnya hanya berasal dari keluarga biasa di Swiss."Namun, aura elegan yang tanpa sadar terpancar darinya membuatku merasa semuanya tidak sesederhana itu. Hingga suatu hari, secara kebetulan aku mendengar dari rekan kerja bahwa dia ternyata adalah satu-satunya pewaris dari sebuah konglomerat keuangan papan atas di Swiss.Aku benar-benar terkejut. Aku mencarinya untuk memastikan hal itu. Dia menggaruk kepalanya, tampak sedikit canggung. "Aku nggak ingin bergantung pada keluarga. Aku hanya ingin menjadi dokter dan melakukan apa yang kusukai."Dalam kebersamaan kami, sepertinya dia menyadari bahwa aku sengaja menyembunyikan luka dari masa lalu, tetapi dia tidak pernah bertanya lebih jauh. Saat aku lembur, dia diam-diam membawakan makanan hangat. Saat Andini
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.