Share

Bab 346

Penulis: Jayden Carter
Pada saat itu, tawa melengking Baitun kembali terdengar.

Saat tergeletak lunglai di tanah, ekspresinya bengis sekaligus mengejek. "Omran bajingan, kamu benar-benar nggak tahu malu! Sampai-sampai menjilat bocah ingusan itu! Kamu pikir dengan dia di sisimu, Keluarga Simarta bisa lolos dari bencana? Jangan bermimpi! Mustahil!"

"Kalian sama sekali nggak tahu betapa mengerikannya Master Dikara! Dibandingkan dengannya, kalian semua hanyalah cecunguk yang tak berarti!"

Arlo memandang Baitun dengan penuh minat. Meski ajal sudah di depan mata, orang itu masih bertingkah seperti orang gila. Arlo sama sekali tidak marah.

Hahahaha!

"Satu-satunya akhir bagi kalian hanyalah kematian! Sebentar lagi kita akan bertemu di alam bawah! Nggak akan ada ... kejutan apa pun, nggak akan ...."

Di tengah tawa yang menggila, cahaya di mata Baitun perlahan padam. Nyawanya pun berakhir!

Arlo menatap Baitun yang pupil matanya telah melebar, lalu tersenyum tipis, "Master Dikara?"

"Semoga dia nggak selemah kamu, sampa
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 346

    Pada saat itu, tawa melengking Baitun kembali terdengar.Saat tergeletak lunglai di tanah, ekspresinya bengis sekaligus mengejek. "Omran bajingan, kamu benar-benar nggak tahu malu! Sampai-sampai menjilat bocah ingusan itu! Kamu pikir dengan dia di sisimu, Keluarga Simarta bisa lolos dari bencana? Jangan bermimpi! Mustahil!""Kalian sama sekali nggak tahu betapa mengerikannya Master Dikara! Dibandingkan dengannya, kalian semua hanyalah cecunguk yang tak berarti!"Arlo memandang Baitun dengan penuh minat. Meski ajal sudah di depan mata, orang itu masih bertingkah seperti orang gila. Arlo sama sekali tidak marah.Hahahaha!"Satu-satunya akhir bagi kalian hanyalah kematian! Sebentar lagi kita akan bertemu di alam bawah! Nggak akan ada ... kejutan apa pun, nggak akan ...."Di tengah tawa yang menggila, cahaya di mata Baitun perlahan padam. Nyawanya pun berakhir!Arlo menatap Baitun yang pupil matanya telah melebar, lalu tersenyum tipis, "Master Dikara?""Semoga dia nggak selemah kamu, sampa

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 345

    Baitun menatap Arlo dengan sorot mata dingin dan menyeramkan. "Kamulah bocah yang selama ini terus melawan bosku, bukan? Kebetulan sekali, akan sekalian kuantar kamu ke neraka!"Tubuh Baitun berkelebat, seketika dia sudah muncul di hadapan Arlo. Kelima jarinya mencengkeram tajam bak pisau, menyambar ke arah tenggorokan Arlo dengan keganasan luar biasa!Arlo hanya tersenyum tipis. Dia mengayunkan satu tendangan sederhana, tetapi serangannya malah tiba duluan.Bam!Pupil mata Baitun mendadak memicing. Dia sama sekali tidak sempat menghindar. Tendangan itu menghantamnya tepat sasaran, tubuhnya terlempar hingga menghantam dan mematahkan sebuah pohon di pinggir jalan sebelum akhirnya berhenti.Omran dan Yudha terperangah, wajah mereka dipenuhi ketidakpercayaan! Juspati dan rombongannya pun terpaku di tempat.Arlo menatap Baitun dengan tenang, lalu berkata datar, "Naldern bukan cuma milik Keluarga Simarta, tapi juga milikku! Aku nggak peduli kalau Zainal mau mencampuri wilayah lain. Tapi kal

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 344

    Wajah Juspati menjadi kaku. Saat dia mengangkat kepala menatap Baitun, sorot matanya dipenuhi kewaspadaan. "Jadi ternyata, kamu juga sudah mencapai tingkat tenaga dalam tahap sempurna."Semua orang terkejut!Juspati menyuruh murid-murid lainnya membawa Narza ke tempat aman, lalu berdiri tegak. Dia menyipitkan mata ke arah Baitun dan berkata, "Kita berada di tingkat yang sama. Kalau benar-benar bertarung habis-habisan, pasti akan berakhir dengan kedua pihak yang terluka.""Hentikan di sini. Aku nggak akan mempermasalahkan cedera muridku, dan aku biarkan kamu pergi. Bagaimana?"Tatapan Baitun berubah kelam dan dingin. Dia menatap Juspati sambil menyeringai aneh. "Kamu nggak pantas. Bawa murid-muridmu dan enyah dari sini. Aku akan mengampuni nyawamu.""Kalau nggak, seperti yang sudah kukatakan ... siapa pun di antara kalian, semuanya akan mati!"Wajah Juspati langsung memerah karena marah, dia pun membentak, "Sombong!""Kalau kamu tetap keras kepala, aku akan mengujimu sendiri. Aku mau li

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 343

    Yudha mendadak menyusutkan pupil matanya, sementara wajah Omran berubah sangat muram.Orang yang datang itu adalah tangan kanan paling bengis milik Zainal, Baitun! Julukannya, Si Gila Baitun.Dua tahun lalu, Zainal pernah memerintahkan Baitun untuk membunuh Omran. Untungnya, Yudha lebih dulu mendapat kabar dan memasang penyergapan. Saat melarikan diri, Baitun tinggal selangkah dari kematian.Setelah itu, Baitun menghilang tanpa jejak. Di dunia mafia beredar kabar bahwa dia sudah mati.Tak seorang pun menyangka, Baitun bukan hanya tidak mati, tetapi malah berubah seperti iblis yang mengerikan dan sangat kuat!Baitun menatap Omran. Sepasang matanya yang gelap, memancarkan kegilaan dan niat membunuh yang membuat bulu kuduk merinding.Yudha yang paling cepat bereaksi, segera berteriak keras, "Halangi dia!"Anak buah yang diam-diam bertugas melindungi Omran langsung bermunculan dari berbagai arah.Baitun memandang mereka dengan ekspresi meremehkan. Tatapannya penuh ejekan. Ketika beberapa o

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 342

    Bum!Sebuah dentuman berat terdengar. Permukaan meja setebal hampir satu inci langsung tertembus.Pecahan yang terhantam bahkan masih mempertahankan bentuk telapak tangan yang utuh, sampai-sampai garis sidik jarinya terlihat jelas. Terlihat betul betapa presisi dan halusnya pengendalian kekuatannya!Wajah Omran berubah drastis, matanya membelalak. "Master Juspati juga sudah mencapai tingkat tenaga dalam tahap sempurna?"Yudha pun tergetar. Jika dia benar-benar beradu tangan dengan Juspati, satu telapak tadi saja sudah cukup membuatnya tamat!Namun, Arlo malah menggeleng pelan dengan sedikit kecewa.Tingkat Yudha memang belum cukup untuk melihat dengan jelas, tetapi di mata Arlo semuanya terang benderang.Jika dibandingkan dengan satu tebasan pedangnya saat membunuh Dua Iblis Merah Hijau, aksi Juspati barusan masih terpaut beberapa tingkat. Hanya terlihat lebih mencolok saja, selebihnya tidak istimewa.Juspati jelas menikmati tatapan terkejut semua orang. Dengan sikap angkuh, dia berkat

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 341

    Dari penjelasan Yudha, Arlo memperoleh gambaran umum mengenai kondisi lawan yang akan dihadapi.Jalur yang dia warisi adalah Kitab Surgawi Pengobatan Abadi, menapaki "jati diri sejati" aliran Tao yang merupakan sebuah jalan kultivasi abadi yang melampaui fana. Jalur ini sepenuhnya berbeda arah dengan para petarung yang melatih tenaga dalam.Karena itu, Arlo tidak begitu memahami kuat atau lemahnya tingkatan seorang petarung. Dia malah tertarik jika tenaga dalam telah mencapai kesempurnaan, setara dengan tingkat apa bila dibandingkan dengan Kitab Surgawi Pengobatan Abadi?Melihat Arlo tertarik, Omran bertanya, "Arlo, berarti kamu bersedia membantu?""Beberapa waktu lalu kamu membuka klinik, bukan? Di kawasan bisnis terbesar Naldern, aku punya cukup banyak properti. Selama kamu mau membantu, tanpa melihat lokasi atau ukuran, aku akan menghadiahkan satu ruko untuk kamu jadikan klinik pusat. Bagaimana?"Arlo bisa melihat dengan jelas bahwa meski Yudha tidak menjelaskan secara gamblang siap

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status