Share

Bab 60

Penulis: Jayden Carter
Baru saja ucapan itu dilontarkan, tiba-tiba sudah terdengar suara gebukan yang keras. Arlo menghantam wajah pria bertopeng monyet dengan satu pukulan keras. Topeng itu langsung pecah berantakan, memperlihatkan wajah gemuknya yang ikut bergetar karena hantaman.

Kekuatan pukulan itu begitu besar, sampai-sampai pria itu berputar dua kali di tempat dan hampir tak mampu berdiri tegak.

"Dasar bangsat! Berani-beraninya kamu mulai duluan!"

Belasan preman itu sempat tertegun sejenak, lalu serentak mengan
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1548

    Namun dalam suasana sesunyi ini, suara detak jantung mereka terdengar begitu jelas. Setelah menahan diri cukup lama, Arlo akhirnya mencoba mencairkan suasana."Kalau Yolanda memang ingin sekali menjalin hubungan baik denganku, aku menghargai niatnya! Setelah kembali nanti, aku pasti akan memberinya kesempatan!"Yolanda memasang wajah datar. "Bukan menjalin hubungan baik, tapi bekerja sama. Kita saling memberi kesempatan!"Arlo tertegun.Wanita itu bahkan sudah mengirim seorang wanita untuk mendekatinya, tetapi masih tidak mau disebut menjalin hubungan baik?Kalau begitu, tidak perlu menunggu Yolanda. Bagaimana kalau sekarang mereka berdua saja yang saling memberi kesempatan?Namun, ketika kata-kata itu hampir keluar dari mulutnya, Arlo kembali menelannya. Dia memutuskan untuk tidak terus menggoda wanita itu."Sudahlah, aku mau mulai bermeditasi untuk memulihkan tenaga!"Mungkin karena suasananya terlalu canggung, Yolanda tiba-tiba mengalihkan pembicaraan.Namun baru saja dia duduk bers

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1547

    Tanpa bumbu apa pun, daging ikan itu tentu masih memiliki bau amis. Namun dalam kondisi seperti sekarang, asupan protein dan lemak dapat membantu pemulihan tubuh mereka.Keduanya berusaha mencari sedikit kesenangan di tengah kesulitan. Sambil makan, mereka mengobrol tentang berbagai hal secara santai."Sekarang kamu bisa kasih tahu aku apa sebenarnya tujuan Yolanda menyuruhmu mengikutiku ke Gorasa, 'kan?" tanya Arlo sambil tersenyum."Kalau kubilang dia cuma ingin menjalin hubungan baik denganmu, kamu nggak percaya?""Kamu yakin? Kalau begitu, berarti dia sengaja menyerahkanmu padaku untuk mengambil hati dengan menggunakan wanita? Apa dia nggak pernah berpikir kalau aku mungkin akan menghabisimu sampai nggak bersisa? Kamu juga menurut saja sama dia? Aku jadi penasaran, memangnya dia begitu menghargai diriku?"Mengambil hati kepalamu!Yolanda mengunyah daging ikan dengan lahap, seolah yang sedang digigitnya bukanlah daging ikan, melainkan daging Arlo."Kak Yolanda sejak awal nggak perna

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1546

    Mungkin karena mereka baru saja melewati pengalaman hidup dan mati bersama, Arlo tidak terlalu waspada terhadap wanita di hadapannya. Dia langsung menyerahkan buku kecil itu kepadanya.Yolanda menerimanya dan mendapati bahwa bahan buku itu sangat unik. Ketika digenggam, terasa sensasi hangat di tangannya.Buku itu hanya terdiri dari empat atau lima halaman tipis yang disatukan dengan tali dari bulu binatang yang tidak diketahui jenisnya.Tulisan di dalamnya disusun secara vertikal.Yolanda mengamatinya dengan saksama, lalu menunjuk salah satu karakter di kolom pertama. "Karakter ini seharusnya berarti tanah!"Kemudian, setelah melewati enam atau tujuh karakter, dia menunjuk karakter lainnya. "Kalau yang ini sepertinya berarti gerbang!"Setelah itu, dia langsung melewati enam atau tujuh kolom tulisan sebelum kembali menunjuk sebuah karakter. "Yang ini sepertinya berarti siluman!"Selanjutnya, dia langsung membalik ke halaman berikutnya.Sudut bibir Arlo berkedut.Di halaman kedua, Yolan

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1545

    Arlo mengangguk. "Jadi, kemungkinan besar ada penghalang formasi di sana. Sekalipun kekuatan kita sudah pulih, belum tentu kita bisa keluar!""Aku juga berpikir begitu!""Kalau begitu, untuk sementara kita nggak bisa keluar. Mungkin satu-satunya pilihan adalah menjelajahi jalan keluar yang ada di sana!" Arlo menunjuk ke arah pintu masuk lorong tempat dia menemukan kayu bakar."Benar!"Arlo terdiam.Entah ke mana lorong itu mengarah. Jika kekuatannya belum pulih sedikit pun, mereka juga tidak bisa sembarangan masuk ke dalamnya.Untuk makanan, mereka masih bisa menangkap ikan. Namun, bagaimana dengan air minum?Sekalipun Yolanda bisa mencoba teknik pernapasan kura-kura, kalau mereka berdua terus berada di sini dengan pakaian yang nyaris tidak menutupi tubuh, pada hari pertama saja mereka sudah saling meraba. Pada hari ketujuh, mungkin mereka sudah mulai membicarakan nama anak mereka ....Konyol! Benar-benar keterlaluan!"Katakan saja, sebenarnya kamu ini siapa! Jangan bilang ahli grandma

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1544

    Terlebih lagi, ketika Yolanda membuka mata, dia melihat Arlo masih memejamkan mata dengan ekspresi penuh kenikmatan. Pria itu rupanya masih bermimpi!Saat Arlo pingsan tadi, kepalanya sebenarnya berada di dekat bahu Yolanda. Namun, siapa sangka pria itu malah menggeser kepalanya sendiri ke bawah!Sekarang, kepalanya sudah terbenam tepat di dada Yolanda!Konon, ada sesuatu yang begitu dilihat pria, secara naluriah akan langsung diisap beberapa kali!Dan saat ini, Arlo benar-benar sedang melakukannya!Dipenuhi rasa malu dan amarah, Yolanda langsung melayangkan tamparan!Lautan kesadaran Arlo bergetar hebat. Sosok kecil di dalamnya tiba-tiba membuka mata. Begitu menyadari keadaannya, Arlo langsung tersentak.Sialan! Ternyata ini sama sekali bukan mimpi di dalam mimpi, melainkan kenyataan!Arlo merasa ingin pura-pura mati saja!"Sudah puas isapnya?"Dengan wajah tanpa ekspresi, Arlo bertumpu pada kedua lengannya untuk bangkit.Namun karena bergerak terlalu mendadak, lengannya pun terkilir.

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1543

    "Adik kecil, dalam keadaan seperti ini pun kamu masih keras kepala!"Yolanda meningkatkan kekuatan mentalnya untuk menyusup lebih dalam. Mungkin karena lautan jiwa Arlo sedang kacau balau, dia akhirnya berhasil memasuki lautan kesadaran pria itu.Lautan kesadaran orang normal menyerupai sebuah dunia kecil. Di atasnya terdapat langit, di bawahnya terdapat lautan, sementara kabut putih yang tersebar di antaranya merupakan perwujudan kekuatan mental.Namun, roh spiritual Arlo sangat kuat. Kabut putih dalam lautan kesadarannya telah berkumpul dan memadat menjadi sosok manusia.Saat ini, lautan jiwanya sedang dilanda gelombang dahsyat seperti tsunami. Sosok kecil di tengahnya memejamkan kedua mata, sementara langit di atasnya tampak seolah dipenuhi bintang-bintang yang berjatuhan secara kacau.Di satu sisi, Yolanda kagum melihat betapa kuat dan padatnya roh spiritual Arlo. Namun di sisi lain, dia juga tak kuasa merasa iba.Dalam kondisi separah ini, pria itu ternyata masih memaksakan diri m

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 295

    Rayanza tertawa lepas. "Berapa nilainya nyawaku dan anakku ini? Setelah pernah berjalan di ambang kematian, sia-sia saja hidupku kalau masih nggak bisa bedakan mana yang lebih penting!"Fellis merasa terkejut dengan keputusan ayahnya, tetapi tidak menunjukkannya.Arlo tersenyum dan berkata, "Pak Ray

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 588

    "Ada urusan apa, Pak Dandy? Menurut aturan, Andre sekarang nggak bisa menerima tamu!" kata Jarwa.Dandy tidak berkata apa-apa, sementara Zaem juga menundukkan kepala. Jarwa mengerutkan kening.Saat itu, pemuda yang berdiri di tengah berkata, "Nggak ada hubungannya dengan mereka. Aku yang ingin datan

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 572

    Kolam dingin yang telah dimurnikan oleh guntur itu tetap dipenuhi hawa dingin yang menusuk tulang.Arlo menduga di dasar kolam ini kemungkinan tersembunyi sesuatu yang lain. Tanpa ragu, dia langsung menyelam masuk, membuat Mohit dan Jivano terkejut.Tak lama kemudian, Mohit seperti teringat sesuatu

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 600

    Namun, sebenarnya Arlo sejak awal juga tidak berniat menyembunyikannya.Sekarang dia langsung mengerti, sebagian besar dari orang-orang ini datang karena dirinya, lebih tepatnya karena Air Suci.Bahkan orang-orang dari Keluarga Kushanto di Kota Aramaya pun tertarik pada Air Suci. Dari situ sudah ter

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status