แชร์

Bab 61

ผู้เขียน: Jayden Carter
Sheila duduk di kursi pengemudi dan membawa Arlo langsung menuju sebuah rumah sakit swasta. Setelah turun dari mobil, keduanya langsung menuju ruang perawatan VIP.

Di atas ranjang rumah sakit, terbaring seorang pria tua dengan tubuh kurus. Saat ini wajahnya tampak kebiruan, bibirnya membiru, napasnya lemah, dan nyawanya sudah di ujung tanduk.

"Sheila, kenapa kamu datang!" Seorang pria paruh baya yang duduk di tepi ranjang, langsung berdiri begitu melihat Sheila masuk.

"Brandon belum kembali juga
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 982

    Setelah memberikan instruksi, Arlo pergi bersama Sheila dan Fellis.Leonard dan Harto kembali ke kamar mereka. Kira-kira lebih dari satu jam kemudian, terdengar ketukan di pintu. Begitu pintu dibuka, mereka melihat dua pria paruh baya berpakaian seragam militer berdiri bersama seorang pemuda berpakaian mencolok.Di tangan pemuda itu terdapat sebuah kotak brokat berbentuk panjang.Pemuda itu langsung menjelaskan tujuannya, "Jenderal Markos menyuruh kami datang untuk melakukan penukaran obat."Leonard melirik kedua pria berseragam militer itu lalu berkata, "Boleh kulihat identitas kalian?"Salah satu pria paruh baya itu mengeluarkan kartu identitas.Leonard melihat cap merah resmi yang tampak sangat meyakinkan. Dia tidak memperhatikan bahwa cap tersebut berasal dari Distrik Militer Ibu Kota. Kalaupun dia melihatnya, dia juga tidak memahami perbedaan dan pembagian wilayah militer semacam itu. Dia hanya refleks memercayai seragam militer yang mereka kenakan."Pak Arlo bilang ini ditukar de

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 981

    "Karena Paman Derma adalah rekan seperjuangan lama Markos!""Memangnya kenapa?""Kamu ini sebenarnya pernah baca data tentang Arlo atau nggak?""Hmm, belum sempat. Aku cuma tahu dia seorang grandmaster, ahli dalam alkimia, dan punya banyak permusuhan sama Keluarga Kushanto.""Kalau berurusan sama orang luar, anak yang namanya Arlo itu kejamnya bukan main. Kalau lengah sedikit, sekeluarga bisa dia habisi semua ...."Valden terdiam."Tapi kalau sama orang sendiri, dia malah cukup mudah diajak bicara. Bagas dan Zaem sekarang hidup enak karena mengikutinya ....""Markos berhubungan baik sama dia?""Sudahlah, nggak usah banyak tanya. Aku jamin bakal bantu kamu mendapatkan barang itu, sekaligus melampiaskan amarahmu!"....Di markas militer Kota Aramaya, Markos sedang bergumam dalam hati. 'Arlo benar-benar luar biasa. Bahkan Pil Jiwa Kehidupan saja bisa dia buat.''Kalau begitu, Pil Pembersih Sumsum pasti lebih mudah lagi baginya. Tingkat keberhasilan produksinya kemungkinan juga sangat ting

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 980

    "Apa maksudnya?" tanya Valden sambil menatap Harto dengan tajam.Sebelum Harto sempat menjawab, suara seorang pria terdengar dari belakang mereka."Itu berarti sekarang dia sudah jadi orang idiot. Cepat bawa pergi. Kalau nanti dia buang air besar atau buang air kecil di sini, semua orang bakal kehilangan nafsu makan."Valden menoleh mengikuti arah suara. Dia melihat Arlo berjalan santai dari pintu masuk restoran."Ini ulahmu?" tanya Valden tanpa sadar sambil mundur selangkah, wajahnya dipenuhi ketidakpercayaan.Kalau bukan Arlo, bagaimana mungkin Arfan yang baik-baik saja tiba-tiba menjadi seperti ini?Akan tetapi kalau memang Arlo pelakunya, dia tadi bahkan tidak berada di lokasi. Bagaimana dia bisa melakukannya?Arlo melirik Valden sekilas.Tadi dari lantai atas, dia telah menyelimuti area ini dengan kesadaran spiritualnya. Saat melihat Arfan bergerak, dia sekadar mencoba serangan kesadaran spiritual. Hasilnya ternyata jauh lebih baik daripada yang dia perkirakan."Kalau lain kali ak

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 979

    Valden menahan pemuda di belakangnya yang hendak bergerak, lalu tertawa kecil."Di mata Bu Sheila, apakah aku ini benar-benar kelihatan seperti berandalan begitu?""Sekarang aku datang untuk membeli. Aku minta Bu Sheila memperkenalkan aku kepada Master Arlo. Itu adalah bentuk penghormatanku kepada Master Arlo, sekaligus penghormatanku kepada Bu Sheila."Nada bicara Valden terdengar tulus. Jika orang yang mendengarnya sederhana dan polos, mungkin benar-benar akan mengira dia datang dengan niat baik untuk membeli.Namun, wanita seperti Sheila yang telah lama berjuang di dunia ini tentu memahami bahaya yang tersembunyi di balik kata-kata tersebut. Jika dia menolak tawaran tersebut, yang datang berikutnya mungkin bukan lagi perlakuan baik."Kalau aku tetap bilang nggak mau?" tanya Sheila sambil tersenyum.Valden masih tersenyum, tetapi kilatan kejam melintas di kedalaman matanya. "Aku juga bukan orang suci. Semua orang bilang, aku ini anak yang dimanjakan keluarga. Apa pun yang kuinginkan,

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 978

    Arlo merasa seolah ada sesuatu yang meledak di dalam pikirannya. Gelombang energi yang tak kasatmata memancar dari seluruh tubuhnya dan menyebar ke udara, menciptakan lingkaran-lingkaran riak energi.Energi itu bagaikan gelombang energi murni yang berwujud nyata, menghancurkan seluruh perabotan dan peralatan elektronik di dalam kamar.Dengan Arlo sebagai pusatnya, seluruh ruangan tampak seperti baru saja diterjang angin puyuh. Entah berapa lama kemudian, Arlo perlahan membuka matanya dan wajahnya dipenuhi kegembiraan.Berhasil!Saat ini, Arlo merasa dunia di sekelilingnya jauh lebih jelas daripada yang bisa dilihat oleh kedua matanya.Ketika kesadaran spiritualnya dilepaskan, dia bisa "melihat" semua orang di dalam dan di luar klub. Dia bisa "mendengar" setiap kalimat yang diucapkan siapa pun. Bahkan dia bisa melihat Leonard dan Harto yang masih memainkan Pil Jiwa Kehidupan sambil mengobrol dengan Sheila dan Fellis di restoran lantai dua ....Setelah kesadaran spiritual terbentuk, buka

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 977

    Leonard berhenti sejenak lalu melanjutkan, "Yang ingin aku katakan adalah, jangan merasa terbebani. Kalau memang nggak memungkinkan, kita kembali saja ke Naldern. Membuka dan mengelola klinik kita dengan baik juga sudah cukup untuk membuat hati tenang dan nggak ada penyesalan!"Harto mengangguk. "Benar. Demi semua orang, kamu sampai harus mempertaruhkan nyawa. Kami juga merasa nggak enak hati! Pengobatan tradisional adalah milik Doraia, bukan milikmu seorang. Nggak ada alasan kamu harus terus menerima pukulan demi semuanya!"Kata-kata mereka begitu tulus hingga membuat hati Arlo tersentuh. Perasaan sesak dalam hati Arlo pun banyak berkurang. Dia tertawa keras dan berkata, "Kalian berdua benar. Pengobatan tradisional adalah milik Doraia. Kalau hanya karena beberapa sampah aku menyerah begitu saja, bukankah itu malah sesuai sama keinginan mereka?"Tentu bohong jika Arlo mengatakan bahwa dia tidak marah terhadap cara licik yang digunakan Kaisan dari Sekte Vitalitas. Bahkan, dia juga meras

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 474

    Fabio tidak mengerti, kenapa Dandy bisa seyakin itu pada Arlo. Sekalipun Arlo adalah grandmaster tenaga transformasi, lalu kenapa? Di militer, grandmaster tenaga transformasi juga tidak sedikit. Bahkan Dewa Militer sudah lama melangkah ke ranah transenden."Arlo, kalau aku keluarkan tekniknya dan ka

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 471

    "Berhenti. Aku mau turun!"Air mata Isyana sudah tidak bisa ditahan lagi. Dia sendiri tidak tahu kenapa, begitu kata cerai terucap, hatinya terasa hampa. Rasa perih yang samar itu membuat air matanya mengalir tanpa bisa dikendalikan.Arlo tahu Isyana bertabiat keras kepala dan bergengsi tinggi. Seka

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 468

    Tidak peduli siapa pun yang dipanggil Arlo hari ini, pada akhirnya tetap berlutut meminta maaf.Tak lama kemudian, beberapa mobil polisi berhenti perlahan. Orang-orang di dalamnya baru saja turun, ketika beberapa mobil dinas pemerintah kembali menyusul dan berhenti. Seiring satu per satu orang turun

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 466

    Mutia cemberut sambil berlagak imut. "Kak Arlo, ayo kita ke taman hiburan. Aku sudah lama nggak ke sana. Kabarnya hari ini ada artis bernama Mila yang datang buat acara. Siapa tahu kita bisa ketemu selebritas!"Arlo menoleh ke Isyana. Ekspresi Isyana agak canggung. Mutia bilang ingin menciptakan kes

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status