공유

Bab 61

작가: Jayden Carter
Sheila duduk di kursi pengemudi dan membawa Arlo langsung menuju sebuah rumah sakit swasta. Setelah turun dari mobil, keduanya langsung menuju ruang perawatan VIP.

Di atas ranjang rumah sakit, terbaring seorang pria tua dengan tubuh kurus. Saat ini wajahnya tampak kebiruan, bibirnya membiru, napasnya lemah, dan nyawanya sudah di ujung tanduk.

"Sheila, kenapa kamu datang!" Seorang pria paruh baya yang duduk di tepi ranjang, langsung berdiri begitu melihat Sheila masuk.

"Brandon belum kembali juga
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 978

    Arlo merasa seolah ada sesuatu yang meledak di dalam pikirannya. Gelombang energi yang tak kasatmata memancar dari seluruh tubuhnya dan menyebar ke udara, menciptakan lingkaran-lingkaran riak energi.Energi itu bagaikan gelombang energi murni yang berwujud nyata, menghancurkan seluruh perabotan dan peralatan elektronik di dalam kamar.Dengan Arlo sebagai pusatnya, seluruh ruangan tampak seperti baru saja diterjang angin puyuh. Entah berapa lama kemudian, Arlo perlahan membuka matanya dan wajahnya dipenuhi kegembiraan.Berhasil!Saat ini, Arlo merasa dunia di sekelilingnya jauh lebih jelas daripada yang bisa dilihat oleh kedua matanya.Ketika kesadaran spiritualnya dilepaskan, dia bisa "melihat" semua orang di dalam dan di luar klub. Dia bisa "mendengar" setiap kalimat yang diucapkan siapa pun. Bahkan dia bisa melihat Leonard dan Harto yang masih memainkan Pil Jiwa Kehidupan sambil mengobrol dengan Sheila dan Fellis di restoran lantai dua ....Setelah kesadaran spiritual terbentuk, buka

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 977

    Leonard berhenti sejenak lalu melanjutkan, "Yang ingin aku katakan adalah, jangan merasa terbebani. Kalau memang nggak memungkinkan, kita kembali saja ke Naldern. Membuka dan mengelola klinik kita dengan baik juga sudah cukup untuk membuat hati tenang dan nggak ada penyesalan!"Harto mengangguk. "Benar. Demi semua orang, kamu sampai harus mempertaruhkan nyawa. Kami juga merasa nggak enak hati! Pengobatan tradisional adalah milik Doraia, bukan milikmu seorang. Nggak ada alasan kamu harus terus menerima pukulan demi semuanya!"Kata-kata mereka begitu tulus hingga membuat hati Arlo tersentuh. Perasaan sesak dalam hati Arlo pun banyak berkurang. Dia tertawa keras dan berkata, "Kalian berdua benar. Pengobatan tradisional adalah milik Doraia. Kalau hanya karena beberapa sampah aku menyerah begitu saja, bukankah itu malah sesuai sama keinginan mereka?"Tentu bohong jika Arlo mengatakan bahwa dia tidak marah terhadap cara licik yang digunakan Kaisan dari Sekte Vitalitas. Bahkan, dia juga meras

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 976

    Syafiq mengernyit lebih dalam.Faudina melanjutkan dengan hati-hati, "Paman Azriel juga bukan bilang nggak mau ikut campur. Dia hanya bilang waktunya belum matang ....""Kapan waktunya akan matang? Mau tunggu sampai Arlo bunuh Keluarga Kushanto?" Henky mencibir.Syafiq menggeleng, wajahnya penuh kekecewaan.Sebagai sesepuh dan tetua keluarga, kepentingan keluarga selalu lebih besar daripada kepentingan individu. Meskipun dia punya banyak cucu, tetap saja dia merasa sedih melihat cucunya meninggal.Namun seperti yang dikatakan menantunya, menyelesaikan masalah dengan biaya sekecil mungkin adalah pilihan orang cerdas!Dia tidak melanjutkan topik itu, melainkan menoleh ke arah Faudina dan berkata, "Kakakmu dan sepupumu sudah pulang dari ibu kota. Malam ini suruh semuanya datang ke rumah utama, kita makan malam reuni keluarga, gimana?"Mendengar kakak dan sepupunya sudah kembali, kilatan kegembiraan muncul di wajah Faudina.Kakak laki-lakinya adalah kebanggaan generasi muda Keluarga Kushan

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 975

    Yukara melirik bekas tebasan yang membelah tanah. Kelopak matanya sedikit terangkat sebelum akhirnya berbicara, "Dewa Militer bilang, Kaisan terbukti berkolusi dengan Organisasi Sembilan Ular. Buktinya sudah jelas. Karena itu, kematiannya dianggap sebagai hukuman yang pantas.""Sedangkan Sekte Bayangan hanya datang untuk mengaktifkan formasi. Karena mereka sendiri yang memulai masalah, maka mereka harus menanggung akibatnya. Kirimkan mayat mereka kembali."Azriel tercengang.Tidak ada penyelidikan sama sekali?Dia bertanya dengan enggan, "Kalau Sekte Bayangan ingin menuntut Arlo atas perbuatannya?"Yukara melirik Azriel lalu tertawa sinis. "Kalau begitu, suruh mereka cari Dewa Militer."Kening Azriel berkerut. Dia tidak mengerti bagaimana Arlo bisa mendapatkan dukungan sebesar itu dari Dewa Militer.Sudut mulut Bagas berkedut. Dalam hatinya muncul berbagai dugaan. Apakah keberpihakan Dewa Militer kepada Arlo benar-benar hanya karena Arlo memperjuangkan pengobatan tradisional?Dia meras

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 974

    Sejak menjadi pemimpin tertinggi markas militer Kota Aramaya, sudah sangat lama tidak ada seorang pun yang mampu memberinya tekanan sebesar ini.Azriel melirik ke arah pintu masuk dengan gelisah.Arlo terlalu berbahaya. Bagaimanapun juga, dia tidak boleh dibiarkan pergi.Sementara itu, setelah mendengar ucapan Arlo, perasaan orang-orang yang hadir menjadi campur aduk dan sulit dijelaskan.Pada titik ini, bahkan orang yang paling lambat memahami situasi pun sudah bisa menebak bagaimana semua ini bermula dan mengapa sampai berkembang sejauh ini.Arlo ingin mengangkat kembali kejayaan pengobatan tradisional dan hal itu menyentuh kepentingan Sekte Vitalitas yang diwakili oleh Kaisan.Setelah menunjukkan kemampuan medis yang luar biasa, dia juga menjadi sasaran keserakahan banyak pihak. Sepertinya Arlo tidak melakukan kesalahan apa pun. Namun setelah membunuh orang, seolah-olah semuanya berubah menjadi kesalahannya.Setidaknya, itu tidak dapat diterima oleh hukum.Arlo sama sekali tidak mem

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 973

    Gonzali gemetaran. Bahkan sebelum Arlo mendekat, dia sudah berlutut dan bersujud tanpa henti."Master Arlo, ampuni nyawaku! Meski aku memang pernah ngomong nggak sopan, aku nggak pernah bersekongkol untuk menjatuhkanmu! Konferensi Pengobatan Tradisional memang mengandalkan kemampuan masing-masing. Lagi pula, yang menang juga kamu .... Apa yang dilakukan Pak Kaisan nggak ada hubungannya denganku."Arlo mencibir."Sekte Vitalitas milikmu itu memperoleh manfaat dari warisan keterampilan para leluhur. Nggak mampu mengembangkannya saja sudah cukup memalukan. Waktu kamu menghalangiku demi kepentingan pribadimu sendiri, pernahkah kamu berpikir akan ada hari seperti ini?"Gonzali menundukkan kepala. Wajahnya pucat pasi dan dia tidak berani menatap Arlo."Aku seperti katak dalam tempurung, egois dan berpikiran sempit. Aku bersedia menerima hukuman. Master Arlo, mohon ampuni nyawaku!"Arlo tertawa sinis. "Aku selalu membedakan antara balas budi dan balas dendam. Aku juga bukan pembunuh yang memb

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 402

    Kabut putih menumpuk dengan cepat dan berubah menjadi awan.Arlo berada di tengah-tengahnya. Setiap sel di tubuhnya seakan bersorak. Dalam setiap tarikan napas, energi spiritual yang masuk ke dalam tubuhnya tak terhitung jumlahnya. Energi itu membuat fisiknya ditempa dan berubah dengan sangat cepat.

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 422

    Kalaupun Arlo menjalin hubungan dengan tokoh-tokoh besar, bukankah itu juga demi bertahan hidup?Saat Victor hendak membela Arlo, tiba-tiba dari belakang terdengar suara penuh kejutan. "Arlo! Aduh, bosku! Kebetulan sekali! Cepat, cepat, tolong bantu kakakmu ini!"Begitu suara itu terdengar, Santoso

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 414

    "Keluarga Artika ini memang kekuatan lama di lingkungan militer, nggak gampang dihadapi. Aku selalu merasa diriku sudah cukup bikin onar, tapi dibandingkan denganmu, aku ini seperti anak baik!"Arlo menyadari bahwa wanita ini punya kecenderungan cerewet.Tak lama kemudian, mobil berbelok ke sana kem

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 415

    Wajah Sambo tampak tegang. Jelas terlihat kilatan panik di matanya. Tanpa menarik perhatian, dia mengeluarkan ponsel dan mengirim sebuah pesan.Artha juga terkejut. Melihat Arlo melangkah masuk setahap demi setahap, dia refleks mundur beberapa langkah. "Kamu ... kamu masuk lewat mana?""Kamu lihat s

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status