LOGINรวมเรื่องสั้นรสเข้ม เซ็กซ์ ความใคร่ และเกมอำนาจที่ไม่มีคำว่าไร้เดียงสา ไม่มีรักใส ๆ มีแต่การยั่วยวนที่พาไปไกลเกินห้ามใจ อ่านจบในตอน แต่ความร้อนยังไม่จบง่าย ๆ คำเตือน ⚠️ สำหรับผู้อ่านอายุ 20 ปีขึ้นไป มีเนื้อหาเร้าอารมณ์ ความสัมพันธ์ต้องห้าม และพฤติกรรมทางเพศ ผู้อ่านควรใช้วิจารณญาณในการอ่าน
View More"Ugh!" Suara lenguhan panjang terdengar memenuhi ruang kamar saat Andi menyelesaikan permainannya.
"Enak," ucap Andi, merasakan nikmat yang tiada tara. Namun berbeda dengan Febby yang tidak merasakan klimaks sama sekali. Wajahnya menyiratkan kekecewaan mendalam. "Sudah keluar Mas? Kok cepet banget, ngga sampai satu menit. Perasaan baru masuk." Febby mengeluh sambil menghela napas panjang. Sudah sering dia mengatakan kalau dia tidak pernah puas dengan permainan suaminya. Dia juga tidak pernah merasa ada yang keluar dari bagian inti tubuh, yang menandakan dia belum mencapai puncak. Namun Andi seolah masa bodo. Yang penting nafsunya tersalurkan. "Aku lelah. Tadi itu aku udah berusaha untuk lama, tapi malah keluarnya cepet." Selesai melampiaskan hasrat, Andi berbaring di sebelah istrinya tanpa merasa bersalah sama sekali. Raut kesal dan kecewa terlihat jelas di wajah Febby, yang selama dua tahun menjadi istri sah Andi. Selama dua tahun itu dia tidak pernah merasakan klimaks saat berhubungan dengan suaminya. Kenikmatan hanya dirasakan oleh Andi, bahkan Andi tidak pernah membuatnya nyaman di atas ranjang. Andi juga kurang perhatian, hanya memikirkan diri sendiri. Pernikahan dua tahun terasa semakin hambar bagi Febby. Namun tidak ada yang bisa dilakukan. Toh Febby yang memilih laki-laki itu menjadi suaminya dan mereka sedang menjalani program kehamilan. Ya, Andi dan Febby sudah didesak oleh kedua orang tua mereka agar secepatnya memiliki anak, tetapi sampai detik ini tidak ada tanda-tanda Febby mengandung buah cinta mereka. "Kamu mau langsung tidur Mas?" tanya Febby pada suaminya yang baru saja pulang kerja dan meminta dilayani. Selesai dilayani, Andi berbaring di ranjang sambil memejamkan mata. "Iya, aku ngantuk. Kamu masak makan malam aja dulu. Kalau udah mateng semua, bangunin." Febby menghela napas panjang, turun dari ranjang lalu memakai pakaian satu per satu. Matanya melirik Andi yang terlelap, padahal baru saja kepala suaminya itu bersandar ke atas bantal. Tidak ada ucapan terima kasih. I love you. Atau gombalan yang keluar dari mulut Andi, membuat Febby merasa tidak dicintai sama sekali. "Mandi dulu dong Mas, masa langsung tidur." "Hem," sahut Andi datar. Selesai memakai pakaian, Febby melangkah mendekati pintu lalu keluar. Sedangkan Andi sudah jauh mengarungi mimpi. Langkah kaki Febby dihentikan oleh ibu mertua di ambang pintu dapur. Wanita paruh baya itu menatap wajah menantunya yang lesu sambil mengerutkan kening. "Kamu kenapa, Feb?" "Ngga apa-apa Bu," jawab Febby, pelan, melanjutkan langkah kakinya mendekati kulkas. Ratih mengikuti Febby ke dapur, membantu menantunya menyiapkan bahan makanan. Sejak kemarin wanita paruh baya itu menginap di rumah kontrakan dua kamar tersebut. Satu bangunan rumah yang baru dua bulan ditempati itu berada di komplek perumahan Melati. Rencananya Andi ingin mencicil rumah yang mereka tempati sekarang agar tidak bayar kontrakan lagi. "Suami kamu mana, Feb?" tanya Ratih. "Mas Andi tidur Bu. Katanya capek," jawab Febby seraya mengeluarkan bahan makanan dari dalam kulkas dua pintu. Beberapa jenis sayur dan ikan segar dia letakan di dekat wastafel untuk dibersihkan. "Kamu udah konsultasi lagi ke Dokter Kandungan?" tanya Ratih pada menantunya. "Udah Bu, katanya aku sama Mas Andi harus sering minum vitamin biar subur. Aku udah dikasih resep vitamin itu. Semoga aja ada kabar baik bulan depan." "Amin," ucap Ratih. "Selain berkonsultasi ke Dokter, kamu juga harus pergi ke Dukun beranak. Atau ke mana kek. Biar kamu cepet isi." "Udah Bu, tapi emang dasarnya belum dikasih aja. Kalau memang belum rejekinya, ya mau gimana lagi." "Kalau gitu, coba kamu konsultasi ke Dokter lain. Misalnya ke Dokter Dirga. Dia sepupunya Andi. Siapa tahu dia bisa bantu kalian. Kasih saran apa untuk membantu mempercepat kehamilan kamu." Febby terdiam. Sebenarnya sudah beberapa kali mereka gonta-ganti dokter, tetapi tidak ada perubahan sama sekali. Beberapa dokter juga menyarankan untuk memeriksa kesuburan satu sama lain, namun Andi selalu menolak dan mengatakan kalau dia sehat. Sementara, selama berhubungan Febby tidak pernah merasa puas. Bahkan durasinya hanya sebentar, tidak sampai tiga menit langsung crott. "Lebih baik kamu coba dulu saran Ibu," ucap Ratih yang selalu mendesak Febby agar cepat hamil. Andai kehamilan bisa dibeli, Febby akan membelinya agar bisa secepatnya memberi gelar ayah pada sang suami. "Kalau kamu ragu, mending komunikasikan dulu sama Andi. Biar kalian lebih yakin. Ibu sih percaya sama Dokter Dirga. Banyak kok pasien dia yang berhasil hamil." Febby menghela napas panjang. "Nanti aku coba bicarakan sama Mas Andi. Kalau dia mau, besok aku dan Mas Andi ke tempat praktek Dokter itu." Ratih tersenyum, "Nanti alamatnya Ibu kasih ke kamu. Kamu dan Andi langsung ke sana aja. Nanti Ibu bikin janji biar kalian ngga antri." "Iya Bu, makasih." Saat sedang berbincang, Andi datang mendekati kedua wanita di dapur. Pria yang memiliki tinggi 170cm itu duduk di depan meja makan dengan lesu. "Bikinin aku kopi," katanya memerintah Febby. "Tunggu sebentar Mas. Aku lagi masak." "Ck! Aku maunya sekarang!" Andi mengeraskan suaranya, membuat Febby terhenyak kaget. Ratih dan Febby saling tatap, Ibu mertuanya itu memutar bola mata meminta Febby menurut saja. "Biasa aja dong Mas, jangan marah begitu," sahut Febby kesal. "Kamu ini. Suami minta kopi malah nanti-nanti. Utamakan melayani suami dulu, baru yang lain! Gimana sih!" cecar Andi memarahi Febby. Ratih hanya diam, tak membela menantunya ataupun menasehati Andi. Baginya pemandangan seperti itu sudah biasa terjadi. Dia pun mengalami di rumah. "Sabar Mas." Terpaksa Febby menunda masakannya dan membuat kopi untuk Andi yang sudah tidak sabar. Dengan perasaan kesal, Febby meletakkan kopi hitam pesanan suaminya ke atas meja. "Mau apa lagi Mas? Sekalian aja, aku mau masak." Andi melotot, menatap istrinya seperti ingin menelan hidup-hidup. "Kamu ngga iklhas?" "Bukan ngga ikhlas Mas, aku kan cuma nanya sama kamu. Kamu mau apa lagi? Biar aku ambilin sekalian." "Ngga ada, aku cuma mau kopi." "Ya udah," sahut Febby pelan. Ia kembali melanjutkan memasak makan malam, meski perasaannya kesal. Sikap dingin Andi sudah berlangsung lebih dari satu tahun. Tanpa alasan yang jelas, Andi tiba-tiba jadi kasar dan bahasanya tidak pernah lembut seperti dulu. Febby curiga suaminya memiliki wanita idaman lain di luar sana, namun ia tidak pernah mendapatkan bukti apapun perselingkuhan itu. Suasana hening. Di ruang dapur yang tidak luas itu hanya terdengar suara dentingan sendok dan panci. "Mumpung ada Andi di sini. Ibu ngomong aja langsung sama kalian berdua." Ratih membuka pembicaraan di ruang sunyi itu. Andi mendongak, "Ngomong apa Bu?" tanyanya datar. "Ibu mau ngasih saran, gimana kalau kamu dan Febby konsultasi aja ke Dokter Dirga. Sepupu kamu itu. Dia kan Dokter kandungan terkenal. Kebetulan dia buka praktek di Jakarta. Kalian bisa ke sana. Kalau kamu mau, nanti Ibu bikin janji sama dia. Biar kalian ngga antri panjang. Maklum, pasien dia kan banyak." Andi manggut-manggut. "Oke, aku setuju. Aku dan Febby akan ke sana." Ratih tersenyum. Ia tatap menantunya yang tengah sibuk mengaduk sayur di dalam panci. "Kamu dengar kan. Suami kamu setuju. Kamu juga setuju kan?" tanya Ratih pada menantunya itu. "Iya Bu, aku setuju," jawab Febby.ความลับในแอคล็อค9ยิ่งเห็นไอ้สันถอดกางเกงในฝ้ายออกแล้วยิ่งอยากเลยส่งมือลงด้านล่างแฟนสาวดึงกางเกงในออกเลียนแบบแล้วจับขาไอซ์ถ่างออกล้วงนิ้วเลียนแบบเพื่อน“เสียวไหมไอซ์”“อืม เสียวดีเหมือนกัน”“บอกแล้วว่าดี”ไอซ์มองพี่สันปากเลียเหมือนไม่เคยเจอมุดหน้าไม่ห่าง เสียงน้ำถูกดูดแรง เสียงฝ้ายครางกระเส่ายิ่งทำให้ไอซ์น้ำเงี่ยนไหลออกมา“แฉะแล้วไอซ์”“อืม เสียว”ติ๊ง ๆ ๆเอาเลย ฮู้ยเสียวแทนน้องฝ้ายปาหัวใจไปเลยไอซ์ค่อยยิ้มออกมาเมื่อได้ยินเสียงของขวัญเข้าตะกร้าจึงใจกล้าขึ้นถอดเสื้อออกเหลือแค่กระโปรง ผิดไปจากฝ้ายที่ตอนนี้ไม่เหลืออะไรเลย โดนพี่ทั้งสองจับถ่างออกทั้งดูดเลีย ทั้งให้อมลำหนุ่มโยนเจลไปตรงกลางเตียงเมื่อเห็นว่าบอสเอ็นแข็งมากแล้วจากแรงดูดของฝ้าย“ทำไมต้องใช้เจลด้วย”“ไอ้บอสอยากลองเข้าข้างหลัง”“เฮ้ย! พี่หนุ่ม มันจะดีเหรอ”“ฝ้ายรู้แล้ว อยากลอง เดี๋ยวรอมันเข้าก่อน เราค่อยเริ่ม”หนุ่มนั่งซ้อนหลังฝ้ายไว้มือบีบนมอีกมือล้วงลึกเข้าร่องสวาท ตามองเพื่อนจับฝ้ายเปลี่ยนท่านอนตะแคงตัว หันร่องสวาทไปทางกล้องบอสบีบเจลหล่อลื่นสำหรับเล่นรักทางหลังโดยเฉพาะถูบริเวณปากทาง“ฝ้ายล้างมาแล้วพี่บอส ไม่ต้องห่วง”“ดี
ความลับในแอคล็อค8เขามองสีหน้าไอ้บอสมันใกล้ไม่ไหวแล้วจริง มือเกร็งดันร่างฝ้ายไว้เสือกลำแรงจนร่างน้องสั่นสะเทือน แม้ว่าฝ้ายจะแตกน้ำออกแล้วมันยังไม่ยอมหยุด“กูจะแตกแล้วไอ้หนุ่ม หลั่งข้างในได้ไหม กูอยากแตกใน”“ได้ ได้ ฝ้ายกินยาคุมแล้ว อ่า”“ซี้ดดด กูไม่ไหวแล้วว่ะ ขอแตกในก่อนนะมึง อ่า อ๊า”บอสตอกร่างลงใส่น้องฝ้ายแรงขึ้นจนร่างเล็กจมลงบนตัวเพื่อนรัก“อ่า น้องฝ้าย อ่า เสียว อ่า อ๊า”หนุ่มมองเพื่อนก้มหน้าลงกัดไหล่ของอย่างแรงขณะแตกน้ำกามในโพรงรัก แรงฉีดกระตุกแรงจนลำของเขาเองยังรู้สึก รีบกระทุ้งขึ้นแทรกเพื่อนถี่เพื่อให้เสร็จไล่เลี่ยกันน้ำกามสีขาวไล่นองหยดออกนอกรูยามบอสถอนดุ้นออกแล้วก้มลงแหวกร่องก้นมอง แล้วหยิบโทรศัพท์ออกมาถ่ายคลิป“กูอยากจับดุ้นมึงไอ้หนุ่ม”“ไอ้ห่า”“เออ เดี๋ยวกูชักให้”บอสส่งมือล้วงเข้าไประหว่างเนินเนื้อดึงลำใหญ่ของหนุ่มออกมาชัก น้ำสีขาวเปื้อนมือจนทั่ว ใช้โทรศัพท์ถ่ายคลิปไว้แล้วจับเข้าร่องสวาทต่อ“ร่องน้องฝ้ายสวยดีว่ะ ถ่ายออกมาแล้วสวยมาก”“ซี้ดด ฝ้ายแตกยัง”“อือ ครั้งสองยังเลย พี่หนุ่มแรง ๆ สิคะ แรง ๆ”“หนุ่มมึงดึงน้องฝ้ายกดลง กูจะถ่ายคลิป”หนุ่มดึงน้องฝ้ายลงจนชิดอกแล้วกระทุ
ความลับในแอคล็อค7ฝ้ายเร่งเครื่องปรับอากาศให้เย็นขึ้นเมื่อช่วงเย็นวันนี้อากาศร้อน ผิดไปจากเมื่อวานที่ฝนตก ใจเต้นโครมครามเมื่อนึกถึงนัดที่ใกล้จะมาถึงสองคนทีเดียว มันจะเป็นยังไงร่างเล็กเดินไปยังตู้เสื้อผ้าเลือกหยิบชุดชั้นในลูกไม้ที่เคยซื้อเตรียมไว้มาสวม ตามด้วยถุงน่องสีดำแล้วคาดด้วยสายรัด ยืนมองตัวเองในกระจกหันซ้ายขวารูปร่างเล็กแต่นมใหญ่ขาวอวบ เอวคอด ดูแล้วพอใช้ได้เหมือนกันก๊อก ก๊อกฝ้ายเดินไปชะโงกดูช่องตาแมวเห็นว่าเป็นพี่หนุ่มจึงเปิดออกเลยไม่สวมเสื้อคลุม“พี่หนุ่มมาเร็ว”“ฮู้ววว์ เตรียมพร้อมเลย สวยมากฝ้าย”พี่หนุ่มตรงเข้ามาสวมกอดดันคนร่างเล็กชิดผนังจูบดูดดื่มมือล้วงควักทันทีไม่รอช้า“พี่ตื่นเต้นมากเลยวันนี้ อยากเห็นฝ้ายโดนเอาแย่แล้ว”“พี่หนุ่มไม่แนะนำก่อนเหรอ”“เออ ลืม บอสนี่ฝ้าย ฝ้ายนี่บอส รู้จักกันแล้วนะ เอาเลยไหม”หนุ่มดึงเสื้อยืดออกจากร่างโยนไปยังเก้าอี้แล้วลดมือลงกางเกง“พี่หนุ่ม มันเร็วไปนะ”ฝ้ายมองไปยังพี่บอสชายหนุ่มร่างนักกีฬาคล้ายกันกับพี่หนุ่มแต่ไม่หล่อเท่า หุ่นสูงใหญ่“หวัดดีน้องฝ้าย มานั่งที่เตียงก่อน คุยกันก่อน”เป็นพี่บอสที่ยังพอรู้ว่าควรทำความคุ้นเคยกันก่อนจึงเดินไป
ความลับในแอคล็อค6“พี่หนุ่ม อ่า เวอร์จิ้นอะไร โดนมาหมดแล้วพวกของปลอม เข้าแล้ว ๆ อ่า”“ซี้ดดด หัวเข้าแล้ว อ่า อือ น้ำเยอะดี อยากเลียอีกจัง อ่า”หนุ่มใช้นิ้วมือข้างซ้ายแหวกร่องออกแล้วใช้อีกข้างกดหัวมุดเข้าร่องเล็กปิดเหมือนเด็กสาว สีชมพูกลีบบางเล็กสวยอวบอูมด้วยเนื้อนุ่มอย่างวัยสาว น้ำเปื้อนแฉะจนทั่วเนินสาวพอเริ่มมุดเข้าได้จึงค่อยเลื่อนเข้าแล้วถอยออก ครางเสียวแล้วขยับสะโพกเสือกลำเข้า“ซู้ดดด เสียวมาก โคตรแน่น อ่า”หนุ่มใช้มือแหวกร่องไว้ขณะเสือกลำเข้าออกเชื่องช้าเพราะทางเล็กยังคับแน่น พอร่องสวาทของฝ้ายเริ่มรับมือกับการสอดเสียดของเนื้อเอ็นใหญ่ได้จึงเริ่มขยับแรงขึ้น“อ่า อ่า ฝ้าย โอ้ย! ซี้ดดด พี่ลืมถุงยาง มีไหม”“อือ ไม่ ฝ้ายไม่มี อ่า อ่า หลั่งในปากไปก่อนสิ อ่า”“ต่อไปกินยาคุมนะ มันเสี่ยง อื้อ เอาสดนี่ก็เสียวดี อ่า”กายชายนักกีฬาบาสเกสบอลขยับลำถี่ ยืนปลายเตียงดันสะโพกสอบเป็นจังหวะแรงขึ้นตับ ตับ ตับ“อ่า เสียว อ่า”มือเล็กจับข้อเท้าตัวเองไว้แน่น ครั้งแรกที่โดนของจริงทำให้ฝ้ายเสียวสะท้านไปทั่วเนินสาว กระดกสะโพกขึ้นรับแรงตอกใส่ของพี่หนุ่มลืมตาขึ้นมองแฟนเพื่อนสีหน้าบิดเบี้ยวเพราะเสียวสุด ๆ พ
สวาทรักเพื่อนสนิท 5“รัลเดลแอบตามพี่เหรอครับ”ท็อปหันไปทั้งตัว มองร่องอกนูนเด่นทะลุเสื้อกล้ามกลมกลึงและหัวนมพุ่งจนน่าดูด“บังเอิญเดินผ่านค่ะ”“เลยนัดพี่มาวันนี้ใช่ไหม ต้องการอะไรพูดมาเลยดีกว่าน้องรัลเดล”น้ำเส
นัวเนีย เพื่อนและพ่อเพื่อน นัวเนีย เพื่อนและพ่อเพื่อน 1กรี๊ดดดดด ฮ่า ฮ่าเสียงหวีดร้องหัวเราะก้องทั่วสระว่ายน้ำขนาดย่อมในตัวบ้านคฤหาสน์เศรษฐีย่านชานเมืองบาร์ร
เล่ห์รัก ชีค 4แผ่นหลังบอบบางกระทบฟูกด้านหลัง ท่านชีคแทรกหัวเข่ากลางหว่างขาขยับดันร่างตนเองขึ้นเพื่อใช้ต้นขาใหญ่เปิดเปลือยทุกอย่าง กระโปรงแม่บ้านร่นขึ้นจนถึงสะโพก ท่านชีคลากฝ่ามือเข้าหาความสาวทันควัน“อืออ อื้อออ”เธอเบี่ยงหน้าหนี แต่ไม่พ้น เขาตาม
เด็กดียั่วรัก 9คินท์ตกใจในตนเองที่คิดอะไรแบบนั้น ในเมื่อเรื่องทั้งหมดมันแค่เซ็กซ์ แต่เขายังไม่อาจหักห้ามมันได้กลางวันก็เฝ้าแต่คอยมองร่างระหงอวบเดินไปเดินมา บางคราวนำเอกสารเข้ามาให้เซ็นเขาถึงกับเกือบฉุดเธอขึ้นคร่อมร่างเพราะรอยยิ้มเจ้าเล่ห์“คินท์&rdquo