Short
義母がコンドームにアナを開けた後、息子さんは娘さんになった

義母がコンドームにアナを開けた後、息子さんは娘さんになった

By:  シミワラKumpleto
Language: Japanese
goodnovel4goodnovel
18Mga Kabanata
5.2Kviews
Basahin
Idagdag sa library

Share:  

Iulat
Buod
katalogo
I-scan ang code para mabasa sa App

義母――山本定子(やまもと さだこ)は私のディンクスの決意を無視して、コンドームに穴を開けた。 私が妊娠すると、彼女は私を家に閉じ込め、外出も仕事も禁じた。 彼女は私に一心不乱に孫を産み、山本家の血を継ぐように命じた。 私はスーツを着てるが、実は特殊な嗜好を隠している夫を見ながら、華やかなクローゼットを開け、優しく囁いた。 「これらのスカート、キャミソール、ハイヒール、素敵じゃない?」 「簡単な手術をすれば、あなたはこれらを完全に手に入れることができるよ......」 この家の血脈を断絶するなら、息子の方から始めようか。 子孫を望むなら、一人も残さずにするわ。

view more

Kabanata 1

第1話

Menara tiga bintang penuh sesak oleh pemuda. Hari ini adalah jadwal pertandingan antar pendekar yang diadakan setiap satu tahun sekali. 

Lanting Beruga baru saja mendatarkan dirinya, tapi langsung mendapatkan ejekan dan caci maki dari pendekar muda yang lain.

"Bagaimana kau mau bertarung, sementara tubuhmu memiliki perjuangan?"

"Berkacalah Lanting Beruga, pertandingan kali ini bukan hanya antara pemuda di desa kita saja, banyak peserta dari desa lain, bahkan katanya akan ada perwakilan dari sekte Pedang Perak!"

Sekte Pedang Perak adalah perguruan yang menguasai Kota Ranting Hijau. Mereka jarang menurunkan murid untuk mengikuti pertandingan antar pendekar muda, karena satu alasan. Mereka pasti menang.

Namun hadiah yang ditawarkan musim ini cukup menggiurkan, sebuah kitab yang mempelajari 3 dasar keinginan pedang.

Satu dasar keinginan pedang saja setara 1000 koin emas, uang yang begitu banyak, cukup untuk hidup 10 tahun tanpa bekerja.

"Kau hanya akan mempermalukan desa kita! Sadar dirilah!"

Mendapat cacian itu, Lanting Beruga hanya tersenyum ketir, kutipan teman-temannya tidak sepenuhnya salah. Tubuhnya memang cacat.

"Kembalilah ke gubuk reotmu!" salah satu pendekar muda lain mengadu, lalu tertawa kecil.

"Benar juga, merengeklah bersama orang tua bertangan buntung itu, hahaha!"

"Seno Geni, namamu saja membuat kami jijik!"

Mendengar kata-kata itu, Lanting Beruga berbalik arah, melayangkan kepalan tinjauan tepat ke wajah pemuda berambut ikal. Tidak ada orang yang menghina kakeknya.

Pukulan itu mendarat tepat di wajah, tapi selang beberapa saat kemudian, Lanting Beruga berteriak keras. Tubuh pemuda berambut ikal terasa begitu keras, dua jari tangan Lanting Beruga hampir saja patah.

"Lemah sekali!" ucap pemuda itu, lalu melayangkan kepalan yang membuat tubuh Lanting Beruga terlentang dengan darah keluar dari bagian hidungnya.

"Kau tidak mungkin menang, manusia cacat!" Lantas mereka semua pergi meninggalkan Lanting Beruga itu sendiri.

Menyeka darah yang dari lubang hidungnya, lalu berusaha berdiri dengan susah payah, Lanting Beruga akhirnya melangkah menuju jalan pulang.

Tidak jauh dari jalanan itu, berdiri seorang gadis berbibir tipis dengan pakaian hijau muda. Lila Sari.

Gadis itu merupakan sahabat kecil Lanting Beruga, tapi menjelang remaja, Lila Sari mulai menjauh dari pemuda itu.

Di era ini, tenaga dalam menguasai hampir seluruh dataran dunia. Bocah berusia 10 tahun saja sudah mulai memahami konsep energi tersebut, lalu bagaimana mungkin Lanting Beruga yang telah berusia 15 tahun tetap tidak mengerti.

Lila Sari tidak mungkin bersahabat dengan Lanting Beruga, pemuda itu tidak memiliki masa depan.

Lanting Beruga cukup sadar diri, jadi dia membuang muka dari Lila Sari, dan terus melangkah pulang.

"Lanting!" Serua wanita tua dari dalam gubuk reot, "apa yang terjadi dengan hidungmu!"

Wanita itu tak lain adalah neneknya sendiri, Wulandari. Si nenek yang begitu cerewet tapi sangat menyayanginya.

Buru-buru Wulandari mengambil pakaian usang dari dalam lipatan, menyeka darah yang tersisa di hidung Lanting Beruga.

Ah, Lanting Beruga sudah menyeka darah ini, dan semoga baik-baik saja agar neneknya tidak khawatir, tapi usaha ternyata gagal.

"Pemuda mana yang menghajar dirimu?!" ucap Wulandari, "aku akan memukul kepalanya, bahkan menghajar ke dua orang tuanya!"

"Nenek, jangan membuat malu diriku!" ucap Lanting Beruga, "ini hanya luka kecil, lagipula tidak ada yang mengalahkan diriku!"

Wulandari menyipitkan mata, cucu di selalukan memang selalu demikian, memperhatikan-pura kuat dan menahan udara ketika sakit.

Namun Wulandari pernah menjadi seorang pendekar, -tidak terlalu hebat seperti suaminya, tapi dia begitu paham mana luka karena pukulan atau luka biasa saja?

"Dimana kakek?" tanya Lanting Beruga.

"Kakekmu sedang mengurus domba," ucap Wulandari.

Lanting Beruga menemui kakeknya di belakang gubuk.

Seorang pria tua bertangan buntung sedang duduk di atas potongan kayu seraya menghitung puluhan domba yang ada di depan dirinya. 

Ini adalah padang rumput yang cukup luas.

Banyak orang yang ingin membeli padang rumput itu, tapi Seno Geni bersikukuh untuk tidak menjualnya.

Angin laut tanpa halangan bertiup kencang di padang rumput ini, bahkan akan terdengar suara ombak menderu menghantam cadas penghalang.

"Apa kau kehilangan domba lagi, Kakek?" Lanting Beruga, kehadirannya membuat Seno Geni terkejut bukan kepalang.

Butuh tiga tarikan nafas agar pak tua terlihat tenang, tapi setelah melihat wajah cucunya, Seno Geni tertawa kecil. "Aku menghitung domba-domba ini, tapi otakku mulai tumpul. Kadang kala kembali 20 kadang kala 25, eh kadang cuman 15!"

"Itu karena Kakek sudah rabun!" Lanting Beruga bergurau kecil.

Domba-domba ini bukan milik Seno Geni, ini hanya domba Pemimpin Desa yang diurus oleh Seno Geni. Dari upah pengurusan piaraan inilah, mereka bertiga bisa makan.

Tidak jauh dari mereka berdua, ada makam cukup besar. Nisan makam itu berbentuk seperti kuku yang dibuat dari batu.

Kata Seno Geni, itu adalah makam sahabatnya, Srigala hitam yang setia. Telah meninggal ketika usia Lanting Beruga baru menginjak umur dua tahun.

Di sebelah makam itu, ada pula makam yang terlihat begitu bersih, bunga-bunga merah kuning masih basah di atas permukaan tanah.

Itu adalah makam ibu Lanting Beruga, meninggal ketika melahirkan dirinya.

Benar-benar ironi sekali nasip ini, Seno Geni kehilangan sahabat dan menantunya dalam satu bulan bersamaan.

Lalu bulan berikutnya, putra semata wayang malah pergi entah kemana.

"Kakek, aku akan mengikuti pertandingan antar pendekar muda di menara tiga bintang, katanya hadiah yang didapatkan cukup besar, 3 dasar keinginan pedang!"

Mendengar hal itu, wajah Seno Geni menjadi tegang. Lanting Beruga tidak pernah bertarung sebelumnya, lalu bagaimana dia bisa mengikuti pertandingan itu?

Dari bayi merah, Lanting Beruga memiliki hampir semua yang bisa dikatakan sangat langka. Dia tidak bisa membangkitkan tenaga di dalamnya.

Ketika dunia ini didukung dengan Tenaga Dalam, pemuda ini malah tidak memilikinya sama sekali.

"Lanting!" seru lagi suara dari belakang mereka, "Aku tidak akan mengizinkan cucu kesayanganku mengikuti pertandingan itu!"

Seno Geni saja ingin berkata, tapi Wulandari memotong ucapannya. "Lanting, kau tahu dunia persilatan itu begitu keras, terluka, pukulan adalah hal yang wajar!"

"Nenek, bagaimana aku bisa tahu dunia persilatan begitu keras, sementara aku belum memiliki!" timpal Lanting Beruga.

"Aku tahu dunia persilatan seperti apa, Kakekmu yang dijuluki sebagai dewa pedang terbaik di eranya, kini menderita."

Wulandari percaya pendekar akansakan dihari tuannya. Seno Geni adalah contoh nyata. Dia dijuluki sebagai dewa pedang terbaik, pemiliki kekuatan dewa matahari, memiliki strategi perang yang mumpuni.

Tapi sekarang, lihatlah! menghitung domba saja Seno Geni sudah tidak bisa.

Jadi sudah keputusan Wulandari, bahwa Lanting Beruga tidak akan terjun ke dunia persilatan. dia cacat.

"Tapi Nenek aku ingin menjadi Dewa Pedang-"

"Omong kosong! Jangan membantah Nenek! atau kau lebih baik pergi-"

Lanting Beruga tidak perlu mendengar lagi apa yang akan diucapkan Neneknya, dia segera berdiri dan pergi begitu saja.

Di sisi lain, Wulandari langsung menutup mulutnya. Dia memang suka marah, tapi kali ini sedikit kelewatan.

"Istriku!" Seno Geni menepuk pelan pundak Wulandari, "sepertinya kau terlalu berlebihan kepada cucu kita, kau ingin mengusir dirinya? bagaiman jika dia benar-benar pergi?"

Mendengar hal itu, Wulandari benar-benar terperanjat, dia tidak sadar dengan ucapannya. ketika mengungkapkan Lanting Beruga, sesuatu dari langit telah berdiri di hadapan pemuda itu.

"Lanting larilah!" teriak Seno Geni.

Palawakin
Susunod na Kabanata
I-download

Pinakabagong kabanata

Higit pang Kabanata

Rebyu

松坂 美枝
松坂 美枝
すごい複雑な話だったけど終盤になるにつれて衝撃な事実がどんどん出てきて、主人公が本当に本当に可哀想な存在だったこと、女になったクズと義母とその弟の鬼畜ぶりとよくわからん奴だった小林の正体が最後に明かされてええーってなって終わった 全体的に苦しく悲しい話だった
2025-10-11 11:12:37
1
0
18 Kabanata
第1話
妊娠が確定した後、私はすぐに家に帰って義母――山本定子(やまもと さだこ)を平手打ちした。彼女は怒らず、顔には得意そうな笑みを浮かべていた。なぜなら、彼女の策略が成功したからだ。私は家高(やまもと いえだか)と結婚する前に、彼女に明確に伝えていた。子供を産まないし、養子も迎えないことを。そして、若い頃は二人で仕事に打ち込み、年老いたらお互いに支え合って余生を過ごすつもりだった。彼女はそれに同意した。しかし、結婚証明書をもらった途端、彼女はすぐに手のひらを返した。「子供を産まない女なんているわけないでしょ、山本家の血脈は絶対に断絶させない。今、あなたがうちの息子と離婚したら二度目の結婚だよ。お前の女なんて、良い相手が見つからないよ。とにかく、産むしかないの!」家高は双方の間を取り持とうとしたが、私は一切譲らなかった。彼女は手段を変え、私に田舎で使ってる家畜の発情を促す薬を盛って、ベッドの近くに穴を開けたコンドームを数箱置いたりした。最終的に、私は家高と一緒に部屋に閉じ込められた。五日間の監禁だった。避妊薬を飲む時間もなかった。その時の状況を思い出す度、吐き気がこみ上げてくるんだ。「妊娠したら大人しく子供を産んで、孫ができないならただで済まないよ」定子は顔を上げて、鼻から息を吐いた。家高が会社から帰ってきて、靴を履き替えて家に入った。定子はまた嬉しそうに喜びを報告した。「あなたの奥さんが妊娠したわよ。すごいでしょ。男ってみんな父親になりたがるものよ、あなたが言ってるのは強がりね」家高の目は少し避け、そして心が揺れているように見えた。彼は実母の顔をちらりと見ただけで、何も言えなかった。そして私のお腹を見つめ、深く思案してから心の中の本音を吐き出した。「せっかく妊娠したんだから、このまま産んだほうがいい」定子はまだ手を叩いて喜ぶこともなく、私の手にある報告書が彼の顔に叩きつけられた。私は怒りを抑えきれず、叫んだ。「家高!私たちがどんな関係だったか忘れたか!」
Magbasa pa
第2話
名義上の定子は私の言うことを理解できないかもしれないが。家高はきっと分かるはずだ。彼は男性が好きで、女性には興味がないんだ。私は他の人と親密な関係を築くことに嫌悪感を抱いていた。社会的に決められた結婚を果たすために、私たちは一緒に住むことにしただけの名ばかりの夫婦になった。しかし、彼が最近していること、そしてさっきの言葉は、私たちが暗黙のルールと限界を明らかに破っていた。「この子供は産まない。離婚しよう」私は家高を見つめ、頭の中は非常に冷静だった。「あなたが結婚内で強姦をしたことを告発しなかっただけでも十分に優しさを示した。お前の母親が孫を欲しがるなら、彼女を満足させられる相手を見つけていけ」定子はテーブルを叩きながら叫んだ。「離婚なんて絶対にダメ!」そして私を睨みつけながら言った。「家高はもう30歳だ。再婚するにはどれだけ時間がかかると思ってるの!この子供、どうしても産ませるんだから!家高、この女を部屋に連れて行きなさい!」私は定子がこんな強硬な手段に出るとは思っていなかった。さらに、家高が本当にそれを実行するのも思っていなかった。彼女たちは私を寝室に閉じ込め、私をしっかり見張った。監視カメラまで設置して、私が山本家に可愛い孫を産むまで、部屋から出られないように言った。私はすぐに警察を呼んだ。警察が来ると、定子は私が妊娠うつ病で精神的に不安定だと言った。急いで家高に結婚証明書と身分証明書、そして私の妊娠診断書を出させた。警察を追い払った後、彼女は私のすべての電子機器を没収した。私はお腹に手を伸ばし、すべてを根本から終わらせようとした。次の瞬間、腕が縛られ、背中で縛りつけられた。家高は私を見つめ、目に懇願の色を浮かべて言った。「この子だけだ。何と言ってもこの子は命だ。もう来たからには私たちと縁があるんだろう......」私は冷笑し、彼の言葉を遮った。「もし、女の子だったらどうする?」彼は急に黙り込んだ沈黙は答えそのものだった。
Magbasa pa
第3話
男は自分の人生に子供がいないなんて思わないだろう。家高も、息子がいないなんて考えたことがなかった。もし息子がいなければ、また別の子供を産めばいんだ。息苦しさが、私に迫ってきた。私は自分が狂いそうだと感じた。深呼吸を数回し、自分を強引に冷静にさせた。「パソコンを貸して。まず会社に数日休みを取って、この問題をきちんと解決する」何かの薬を入れた碗を持って入ってきた定子は、この言葉を聞くと怒りを爆発させた。「休みなんて取るな!」「まだ働きに行くつもりか?子供を産まないなら、どこにも行かせない!」更に家高を蹴った。「彼女にパソコンを渡すな」家高の目には謝罪の色が浮かんでいた。私は目を閉じ、拳を強く握りしめて、彼を見ないようにした。定子はその嫌なものが入った碗を差し出したが、私は膝を曲げて足を伸ばし、それを蹴飛ばした。碗ごとその人も一緒に倒れてしまった。薬液が床にこぼれた。私は唇に悪意のある笑みを浮かべた。「山本家高はゲイだって知ってる?つまり、同性が好きで、女性には興味がないタイプだ。彼がどうやって子供を持つことができるの?」しかし、すぐに私は笑えなくなった。なぜなら、定子の顔には薬をこぼした怒りしか浮かんでおらず、驚きは全くなかったからだ。つまり、彼女は知っていた。そしておそらく知っていたからこそ、彼女は血の繋がりがない見知らぬ女性を、息子の人生の代償を払わせたかっただろう。
Magbasa pa
第4話
定子は包丁を持って私を脅した。大人しくしないと、足を切り落とすって言った。何杯もの嫌な薬が、私の抵抗を無視して強引に飲ませた。家高の顔にはずっと申し訳なさそうな表情が浮かんでいた。私はその虚偽で利己的な顔を見つめながら、彼に問いかけた。「子供を持つつもりか?小林さんはそれを知ってるの?」小林明(こばやし あきら)は家高より五歳年下の大学の先生だった。彼は本当に心にかけて大切にしている人で、世間のプレッシャーに耐えられないが、必死に追い求めている隠れた恋愛相手だった。家高の顔色がひどく変わり、我慢の中にほんの少しの本物の罪悪感が混じっていた。しばらく沈黙した後、彼は小さな声で呟いた。「彼には知られない」「違う、彼はいつか知ることになる。お前はくそ婆と同じように、結果を先に手に入れて、それから少しずつ相手を妥協させようとしてるんでしょ」私は彼の自己欺瞞を引き裂いた。「でも、彼は無力な私じゃない。いつでもこの関係を終わらせることができる」彼が目を閉じて苦しむのを見て、私は結果のない未来を予見した。彼が感情から抜け出す前に、私はぎこちなく笑顔を作り、誘惑するように言った。「私が手伝ってあげるよ。彼があなたを離れられなくする方法を教えてあげる。あなたが子供を持ってても、彼があなたを離れられないように」そして、二人が堂々と一緒にいられるように。
Magbasa pa
第5話
家高は明より年上だが、感情においては常に不安定で、得ることと失うことを恐れていた。昔、私は彼に助言し、彼が感情で多くの遠回りをしないように助けてきた。今、私は彼を助けられると言って、彼はすぐにそれを信じた。ただし、条件が決まっていた。「私と明がどうであれ、この子供は必ず産まなければならない」私は笑いながら、頭を垂れて彼を見ないようにし、彼が望んでいた答えを出した。「産むよ。もちろん産むんだ。せっかく授かったんだから、そのまま育てることにする」芽吹いたばかりの新芽よりも、実を結ぶ時に失う方がもっと痛かっただろう。家高は私の言うことが本当かどうか分からなかった。でも、その日から、確かに私の態度は変わった。薬を飲む時、もう抵抗せず、徐々に協力的になった。時々、愛おしそうにお腹を撫でながら、吐き気に苦しんで疲れていても、顔には一切の恨みの表情は見えなかった。むしろ、子供に幼名を付けて、優しく「早ちゃん」と呼んでいた。家高に産前検診に行く時期を尋ねることもあった。定子はまるでこの日が来ることを予見していたかのように、自信満々で息子に説教していた。「子供を産まないなんて言ってたのは口だけだ。母親になったら、自然と子供を愛するようになるんだから。昔から言ってたじゃない、まずは妊娠させればうまくいくって」家高もようやく安心した。彼らは私の手足の拘束を解き、私の右手が期待に満ちた場所に優しく置かれるのを見て、目を輝かせた。私はその感触に興奮し、まるで適切な武器が少しずつ彫り上げられていくのを見守るような気分だった。そして、心から笑顔を浮かべた。
Magbasa pa
第6話
四ヶ月後、腹部はゆっくりと膨らみ始めた。あの毒蛇のように不快な監視カメラは取り外され、パソコンと携帯もようやく私の手に戻ってきた。それは定子の慈悲ではなかった。むしろ、明が半月間音信不通になり、家高が落ち着かなくなったからだ。彼は後ろめたくて、明が私が妊娠したことを知って、冷戦をしていて、更に別れを切り出されたと思い込んでいた。私にアドバイスを求めるために、さまざまな方法で好意を示してきた。メールボックスには冷たい「無断欠勤数日、解雇通知」という一通の通知が無造作に置かれていた。まるで再び、今や完全に操られる産む機械になってしまったことを思い出させるかのようだった。唇を噛みしめ、鉄錆のような血の味が口内を漂った。爪が乱暴に腹部を引っ掻いた。感情を押し殺し、家高に向かって、期待に満ちた笑顔を浮かべて言った。「おじさんの娘さん、病院で働いてるんじゃなかったっけ。早ちゃんが男か女か、調べに行こうか」彼は今焦ってたまらなかった。この避けられない子どもよりも、失踪した恋人のほうがさらに気にしていた。私が彼に言った「これが小林さんをうまく取り戻すかどうかに関わってるよ」すると、彼はようやく真剣になった。それで、数ヶ月ぶりに私は初めて外出した結果はすぐに出た。家高のいとこは、顔に笑みを浮かべながら、定子がすぐに望みをかなえることを暗示した。つまり、男の子だということだった。定子は大喜びだった。家高は帰り道で私に急かして尋ねた。子どもの性別と明との関係がどう関わってるのか。私は彼の耳元に顔を寄せた。「山本家の血脈を継いだから、今は安心して小林さんと結婚できるわよ」彼はその場で恥ずかしさと怒りで顔を真っ赤にした。「何を言ってるんだ?」私はクローゼットを開け、指先で肩紐やミニスカートをなぞり、ベッドの下から細長いヒールを取って手のひらに載せて見せた。「家高、私のドレスや靴、綺麗じゃない?」もしきれいじゃないなら、あなたの目にどうして憧れが映るのかしら。「簡単な手術をすれば、あなたはこれらを完全に手に入れることができるよ......そして、小林さんと一緒にね」
Magbasa pa
第7話
家高があの有名な国に飛んだ後。私は高熱を出た。神経が激しく跳ね、目の前に眩暈が広がり、肌は熱く、喉は刃物で引き裂かれるように痛かった。薬を飲みたいと思ったが、それは奪われた。定子は私の髪の毛を引っ張ってベッドに投げ飛ばし、危うく意識を失いそうになった。「薬なんか飲むな。薬が孫に悪影響を与えるって知らないのか!妊娠しておいて、自分を病気にして、わざとそうしてるんじゃないのか」私は必死に精神を振り絞って説明した。今は妊婦用の薬があって、子どもには影響がないと。しかし彼女は全く聞き入れなかった。「それでもダメだ。どんな薬でも毒があるんだから。うちの孫にちょっとの影響を与えるのも許せない」胸の中に無力感が広がり、嫌悪感が湧き上がった。私は声を絞り出して聞いた。「私が死んだら、お前の孫も死ぬよ」定子は私の脅しに屈しなかった。彼女は熱が出ただけで、簡単に死ぬことはないと知っていた。逆に私の腹を一瞥し、落ち着いた口調で言った。「あなたも山本家の子どもをお腹に抱えてるからって、今はそんなに大事だと思うなよ。家高のおじさんが昨日言ってた。ビジネスパートナーの兄弟が大学生を何人か手に入れて、しかも高くないって、何人の子供でも産めるんだ。家高が帰ってきてから、孫はたくさんできるんだ。あなたのこの一人なんて別に必要ないわ。珍しくもない」そう言って、まるで何かを思いついたかのように。私の腕を引っ張ってベッドから引きずり下ろした。「そんなに死んだふりをするな。この家は、やることがたくさんあるんだから」私は痛みで膨張した頭をゆっくりと上げ、血走った目の中に、我慢しきれない快感がひとひらの光となって見えた。片手で膨らんだ腹部を撫でながら、心の中で呟いた。「珍しいよ、絶対に」家高は一人息子だった。お前が欲しがっている山本家の後継ぎは、私のお腹の中にいるこの唯一の命だけかもしれないよ。しかし定子はそれを知らなかった。彼女は朝から晩まで私に働かせた。料理を作り、食器を洗い、床を掃除し、窓を拭き、冷水で洗濯し、膝をついてトイレを掃除した......口では、もし子どもに何かあったら、それは私がちゃんとしなかったせいだと言い続けた。そして、「変装」した家高が、花柄のスカート、レースのストッキング
Magbasa pa
第8話
イケメンでしっかりした息子が、側面に模様の入った三つ編みの髪と、チェリーレッドの唇を持つ娘に変わった。定子は目を閉じ、家高のウィッグを引っ張ってそのまま気を失った。再び目を開けたとき、彼女は「彼女」を抱きしめながら悲痛な声で叫んだ。「あなたは本当に馬鹿ね!あなたがあの男と一緒にいるって言うから、私は目をつぶって見逃してあげたのに。なのにこんなことをして......」家高はその雌雄の区別がつかないような声で彼女を慰め、次第に我慢の限界が来ていた。私は病室の反対側のベッドに横たわり、微笑みを浮かべて、このシーンを静かに見守っていた。定子が冷静になるのを忍耐強く待っていた。そして、彼女は唯一残していた望みを思い出したのだろう。「孫、私はまだ孫がいる。山本家には後継ぎがいる!」定子はようやく私の方を見た。私は視線を自分の腹部に移し、残念そうに口を開いた。「残念だね、本当に残念だ」彼女の目の中に絶望が広がっていくのを見ながら、唇が震え、体が微かに震えているのを感じ取った。そして私は続けた。「あなたの母親が一生懸命にこんなに手を尽くしたのに。赤ちゃんがただ出血してるだけだなんて、ありえないでしょう」彼女は深く息を吐き、全身が力なく崩れ落ちた。その後、両手を合わせて、虚空の上を向いて何度も祈りを捧げていた。「夫、父さん、母さん、山本家の先祖たちよ、どうか守ってください......」
Magbasa pa
第9話
定子の精神状態は、次第に不安定になり、弱まり始めた。私はもう彼女を挑発しなかった。むしろ焦りを隠せない家高に全ての注意を向けた。「お姉さん、本当に美しいわ」家高は少し不安げに身をこわばらせた。胸のインプラントがまだ完全に馴染んでいなくて、少し垂れ下がり、正常な女性のようにしっかりと立っていなかった。肌も少し粗く、滑らかさが足りなかった。「小林さんがもしあなたが彼のためにこんな大きな変化をしたことを知ったら、すぐに許してくれるわよ。そして、子どものことなんて気にしなくなるわ」家高も同じように思っていた。彼は急いで帰ってきた理由は、とうとう明と連絡が取れたからだ。今すぐにでもこの「サプライズ」を直接渡したかった。彼は興奮していた。私も同じだった。家高と明のソーシャルメディアには、お互いのサブアカウントが保存されており、それはすべて私だった。以前、二人が喧嘩をしていたとき、私はその一方のアカウントになりすまして、もう一方に和解の手助けをしていた。それは善意だった。しかし今では、それが利用できる数少ない道具になってしまった。明が失踪していた理由は、彼のサブアカウントから家高に送られたメッセージだった。彼は学生たちと一緒に、野外での科学調査を行っており、人里離れた砂漠で、信号が届かない場所にいた。家高がついに決心して変わろうとしたのは、私が明のサブアカウントに設定した、彼だけが見ることができるログを見たからだった。【私は君を妻にできない、未来も見えない】家高はどうしても精巧で美しい女性になりたかった。臆病な彼は、ようやく自分の欲望のために理由を見つけ、勇気を持って羽ばたこうとしていた。しかし、その羽ばたく先に待っているのは、深淵だった。彼は男女でもいけるが。明は本当のゲイだ。さらに、克服できない精神的な障害を抱えていた。女性との親密な接触は、彼を強烈に不快にさせ、ひどい吐き気を催すことさえあった。家高のこの「サプライズ」は、期待に満ちていた。
Magbasa pa
第10話
家高は包丁を持って病室に突入し、狂ったように私を殺そうとした。私は顔色一つ変えず、腰を動かすことなく、ただ彼を見つめていた。その時、定子が真っ先に彼を止めた。医療スタッフが一斉に駆け寄り、急いで駆けつけた警備員が彼を制圧し、すぐに到着した警察に引き渡された。彼が連れて行かれる時、その目は信じられないというような表情をしていた。なぜ、手に包丁を持っていながら、私に傷一つつけることすらできなかったのか、理解できなかった。『彼女』は今、女性になったことを忘れていた。体力や力、自然と弱者として見なされる存在になった。周囲の男性たちが一斉に彼を取り囲み、かつて私を無情に縛りつけたように、何のためらいもなく、確信を持って行動し、彼に反応する隙を与えなかった。妊娠七ヶ月目のこと。拘留されていた家高は釈放された。彼はまだ私を殺すつもりでいた。定子は泣きながらひざまずいて懇願し、額を床にぶつけて青紫になりながら、彼を止めた。子供が産んだら解決しようって言った。「あなたはもう生めないんだから、これが唯一の種だ。もし失ったら、どうやってお父さんに、どうやっておじいさんおばあさんに説明するの?死んだら、下のご先祖に唾を吐かれ、私の背中を踏みつけられて罵られることになるわ」......私は笑った。涙がこぼれそうになって笑った。家高は憎しみに満ちた眼差しで言った。「あなたを妊娠させたのは母さんだ、私に復讐するなんて何様のつもりだ!」まるで笑い話だった。「それなら、最初からあなたも薬を盛られてたのか?」私は反問した。その時の強制的な光景が再び頭に浮かんだ。力強く掴まれた手、押しつけられる体、嫌な粘つく唾液、急に裂けた傷口......激しい吐き気が込み上げ、爪が肉に食い込んだ。私は定子と家高を見つめ、ゆっくりと言った。「お前たち、どっちもいいものじゃない、わざわざ分ける意味がないよ」
Magbasa pa
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status