Ada dua tipe manusia di dunia menurut Diana; satu, yang pandai menyembunyikan perasaan dan yang kedua, sebaliknya, tidak bisa menutupi luka hatinya sekeras apa pun dia mencobanya. “Kamu pikir, kamu tipe yang mana?” Michele, sahabatnya, perempuan berambut pendek yang kini duduk di hadapannya bertanya serius sambil mengaduk-aduk es krim di dalam gelas.Yang Diana jawab dengan, “Yang kedua, kupikir.”“Mana ada?” Michele malah tertawa, meledek. “Kamu itu orang tipe pertama. Paling pandai berpura-pura.” Kemudian menyuapkan es krim cokelat ke mulut Diana. “Mau sampai kapan kamu begini terus?”“Begini, apanya?”“Jangan sok bodoh deh!” Michele memutar bola matanya, malas. “Kamu harus bisa move on, Di. Lupakan Martin.”“Yang bilang aku belum bisa move on, siapa?” sangkal Diana. “Toh, dia sudah menikah sekarang. Dia sudah bahagia dengan keluarga kecilnya. Masa iya aku harus larut dalam kesedihan?”“Itu tahu.”“Memang tahu. Dari dulu.”“Terus, kenapa sampai sekarang belum coba buka hati lagi?” t
Read more