Share

Baik dan Buruk

Apa yang paling ditakutkan oleh anak-anak yang dibesarkan di panti asuhan?

Ketika aku dan Lia sampai di panti, anak-anak telah berkumpul di teras depan. Mereka berlari menghampiriku, memelukku dan menangis terisak-isak. Tampak jelas bahwa ada kecemasan di wajah polos mereka.

“Bagaimana kondisi Doni? Apakah dia akan sembuh?” tanya Fito.

Aku mengelus puncak kepala bocah itu dan mengangguk. Tidak lupa aku memasang senyuman selebar. “Kondisi Doni sudah stabil tapi dia masih harus dirawat beberapa hari ke depan, jadi kalian bermain dulu tanpa dia ya.”

“Apakah kita bisa menjenguknya ke rumah sakit?”

“Bu Diana, dengan siapa Doni akan tinggal di rumah sakit?”

“Dia pasti kesepian.”

Lia yang sejak tadi berdiri di sebelahku menunduk, menatap wajah Sasa, bocah berusia delapan tahun yang memang sahabat baik Doni, kemudian menerangkan, “Kalian tidak perlu cemas, karena Doni bersama Kak Akbar. Kalian belum lupa kan kalau Kak Akbar dokter yang sangat hebat?”

Perlahan, aku bisa melihat kelegaa
Nandreans

Maaf karena baru bisa balik lagi buat UP lagi.

| Sukai
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status