Malam harinya, keluarga Shaquille berkumpul di balkon atas. Makan malam mewah tersaji, dan untuk pertama kalinya, tawa ringan terdengar dari bibir Trustin. Aiden mulai banyak bercerita tentang rencana pengalihan aset, sementara Denzel tak henti-hentinya memanjakan Audrey dengan menyuapinya potongan buah atau sekadar mengusap rambutnya. "Setelah semua ini benar-benar stabil, aku ingin membawa Audrey berlibur ke pulau pribadi kita di Maladewa," ujar Denzel, suaranya terdengar penuh cinta dan juga penuh otoritas. "Itu ide bagus, Denzel. Audrey butuh udara laut untuk kehamilannya," dukung Trustin. Audrey menatap Denzel dengan mata berbinar. "Benarkah, Denzel?" "Apapun untukmu, sayang," jawab Denzel. Ia menarik dagu Audrey dan memberikan ciuman singkat namun dalam di bibir istrinya, mengabaikan tatapan Aiden yang kini hanya tersenyum tipis, sebuah senyum penerimaan. Aiden berdeham, mencoba mengalihkan suasana yang mulai terasa terlalu romantis. "Kalau begitu, aku akan memastika
Last Updated : 2026-01-18 Read more