"Selamat pagi, Pa," sapa Denzel kepada kakaknya, Trustin. "Pagi, Denzel. Audrey," balas Trustin dengan senyum tipis. "Di mana pasangan baru itu? Apa mereka masih bergelut di balik selimut?" Audrey terkekeh pelan sambil mengoleskan selai pada rotinya. "Biarkan saja.. Mereka butuh waktu untuk menenangkan diri setelah drama semalam." Baru saja kalimat itu selesai, suara langkah kaki terdengar dari arah tangga. Aiden muncul dengan kemeja hitam yang lengannya digulung hingga siku, terlihat sangat bersemangat dan segar. Di sampingnya, Elena berjalan dengan sedikit perlahan, wajahnya merona kemerahan, mengenakan blouse sutra yang menutupi lehernya, padahal kalau dilihat lebih dekat, ada bekas kemerahan yang mengintip di balik kerah pakaian itu. "Selamat pagi semua," suara Aiden terdengar berat dan penuh kebahagiaan. Ia menarik kursi untuk Elena dengan penuh perhatian sebelum duduk di sampingnya. "Pagi, Aiden. Elena," sapa Audrey dengan nada menggoda. Tatapannya beralih ke Elena
Read more