"Wa.." Baru melangkahkan kaki melewati pintu kaca ‘Rumah Kebugaran’, suara yang sudah sangat dikenal membuat Dewa seketika menoleh–ke arah asal suara. “Mau pergi?” ujarnya melihat Cakra buru-buru menghampiri. "Iya. Baru saja Nina menelpon, mobilnya mogok di tengah jalan, dan dia tidak bisa menghubungi Gusti." “Terus kenapa masih disini?” “Tadi Yoga bilang, ada temannya yang mau datang. Kau tunggu dia ya.. pemula.” “Sip.” Begitu Cakra melangkah keluar, Dewa berjalan menuju ruang ganti. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, hari-hari akan berjalan seperti biasa—menganggap pertemuan dengan Tika tidak pernah terjadi. Mengenakan kaos longgar tanpa lengan, serta celana training panjang, Dewa bermaksud menunggu customer yang Cakra bicarakan tadi sambil melakukan olahraga ringan. Namun, baru saja duduk dan menyentuh Pec Deck Fly, kemunculan seorang pemuda membuatnya kembali berdiri. "Kakak Personal Trainer di sini?" "Benar. Kamu bisa melakukan pemanasan ringan sebelum menggunakan Ala
Baca selengkapnya