"Um ... aku merasa ada yang kurang," ucap Tirta sambil mengusap dagunya. Sepertinya dia ingin mengatakan sesuatu.Lilian bertanya seraya mengerjap, "Kurang apa? Pak Tirta punya ide bagus ya? Langsung bilang saja, nggak masalah."Tirta berdeham, lalu tersenyum licik dan menimpali, "Kalau begitu, aku langsung bilang ya. Hubungan kita cukup dekat, jadi kamu nggak boleh marah."Lilian yang bingung membalas, "Kenapa aku harus marah? Pak Tirta, kamu punya ide apa? Langsung bilang saja."Tirta berbisik di telinga Lilian, "Hehe, karena aku ingin membawamu ke tempat yang sepi untuk mengambil foto-foto yang berkesan. Jadi, kita bisa menyimpannya sebagai kenangan. Ke depannya kita bisa lihat ...."Lilian merasa telinganya geli. Dia memelotot. Ekspresinya tampak gugup dan malu saat bertanya, "Ah ... Pak Tirta, jangan-jangan ... kamu mau mengambil foto itu?"Lilian mencengkeram ujung pakaiannya.Tirta mencubit pipi Lilian sembari tertawa dan menanggapi, "Sut, suaramu jangan terlalu keras. Yang aku
Read more