Share

Bab 2439

Author: Hazel
Setelah diperintah Gideon, semua bawahan langsung mengeluarkan parang yang mereka bawa ke mana-mana dengan semangat membara. Bahkan Gideon juga ikut beraksi. Mereka langsung menyerang Eldon dan para keturunan keluarga kaya tanpa merasa takut sedikit pun.

Srak! Eldon dan para keturunan keluarga kaya berteriak.

"Ah ...."

"Tolong!"

"Sialan! Gideon, kamu sudah gila ya? Kamu juga nggak bisa hidup setelah membunuh kami!"

"Cepat berhenti! Kalau nggak, aku akan membalas kalian!"

Tubuh Eldon dan lainnya
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2996

    Selain itu, Hasana juga masih berharap Tirta tertarik dengan seratus lebih teknik rahasia untuk pasangan yang dikuasainya. Bahkan dia ingin Tirta mencoba semua teknik itu bersamanya.Saat Hasana berimajinasi, Tirta sudah berkelebat dan sampai di depan istana.Terdengar suara tawa yang arogan. Penguasa agung tiba-tiba muncul di atas istana dan berteriak dengan ekspresi bengis, "Hei, teruslah bersikap sombong! Aku mau lihat selanjutnya kamu masih bisa bersikap sombong atau nggak! Aku sudah berhasil mengaktifkan formasi perlindungan!"Penguasa agung meneruskan, "Dulu ada empat kultivator tingkat pemurnian dewa yang nggak suka dengan tindakanku sepertimu, tapi akhirnya mereka dilenyapkan formasi ini. Selanjutnya, nasibmu juga akan sama seperti mereka. Aku mau lihat kamu mati dibunuh formasi ini!"Kala ini, darah di dahi penguasa agung sudah berhenti mengalir. Bum! Bum! Formasi perlindungan yang menyelubungi tempat ini aktif.Dalam sekejap, langit cerah dalam area ratusan kilometer berubah

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2995

    Sulit dibayangkan, jika panah cahaya tadi menembak tubuh mereka berdua, Bisma dan Hasana pasti mati.Tirta tertawa sinis dan menanggapi, "Tentu saja busur ini sudah menjadi milikku setelah aku merebutnya. Bukannya tadi kamu bilang mau bunuh aku? Kenapa sekarang kamu kabur?"Tirta menarik tali busur lagi. Ngung! Ngung! Esensi energi terpancar. Gambar burung emas muncul di busur hitam yang tampak biasa dan melahap semua energi spiritual.Panah cahaya yang menyilaukan terbentuk secepat kilat. Dibandingkan panah cahaya sebelumnya, panah cahaya kali ini lebih padat seperti terbentuk dari besi berwarna emas.Penguasa agung berteriak dengan ekspresi panik, "Bisma, Hasana, kalian tahan dia. Aku mau aktifkan formasi perlindungan di tempat ini untuk melawannya!"Penguasa agung bergerak dengan cepat dan hendak kembali ke bagian dalam istana. Dia tidak terlihat karismatik seperti sebelumnya lagi. Sosoknya tampak menyedihkan."Oke, Penguasa Agung!" sahut Bisma dan Hasana secara terpaksa. Mereka men

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2994

    Penguasa agung terkejut dan juga marah. Dia tertawa sinis, lalu mengomentari, "Kamu sombong sekali! Padahal kamu cuma mengandalkan teknik rahasia untuk meningkatkan kemampuanmu. Apa kamu menganggap dirimu sangat hebat?"Pada saat yang sama, energi penguasa agung mencapai puncak dalam sekejap. Di belakangnya, bayangan setinggi ratusan meter terbentuk bagaikan raksasa yang mengguncang dunia dan roh raksasa yang turun ke dunia.Bayangan itu menutupi langit sehingga menimbulkan tekanan yang besar. Ini adalah kehebatan tingkat pemurnian dewa, transformasi langit dan bumi.Begitu bayangan ini memadat sepenuhnya, itu berarti penguasa agung sudah benar-benar memasuki tingkat pemurnian dewa.Bisma, Hasana, bahkan Tigris dan Anca yang sudah mati juga tidak bisa mengerahkan teknik seperti ini. Tingkat kultivasi mereka memang hanya berbeda sedikit, tetapi kesenjangan kemampuan keempat orang itu dengan penguasa agung sangat jauh.Tirta yang sama sekali tidak takut menegaskan, "Aku nggak pernah meng

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2993

    Semua wanita yang berhubungan intim dengan Tirta secantik bidadari. Kecantikan mereka sangat sempurna.Dibandingkan dengan mereka, Hasana tidak ada apa-apanya. Dia hanya sedikit seksi, mana mungkin dia bisa membuat Tirta tergoda?"Oh? Dik, jangan-jangan kamu mau bermain trik? Hahaha, aku menguasai seratus lebih teknik rahasia untuk pasangan. Aku pasti bisa memuaskanmu biar kamu bisa merasakan kenikmatan yang luar biasa," timpal Hasana.Hasana tersenyum genit. Dia sudah cukup senang bisa bercinta dengan pria tampan seperti Tirta di dalam dunia imajiner.Namun, Tirta langsung bertindak. Dia memukul Hasana hingga terpental dan memuntahkan darah. Kemudian, dunia imajiner itu juga hancur.Hasana yang berada di dekat sana mengernyit karena kesakitan setelah dunia imajinernya hancur. Dia merasa terkejut.Hasana mengkritik Tirta, "Kamu .... Dik, kamu benar-benar nggak tahu diri. Aku mau biarkan kamu bersenang-senang sebelum mati, tapi kamu malah nggak mau terima.""Kamu itu orang terakhir yang

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2992

    Vitalitas Tigris juga perlahan melemah. Dia pasti mati.Penguasa agung memerintah dengan geram, "Bisma, Hasana, kalian maju sama-sama! Langsung bunuh dia!"Bisma dan Hasana menyahut secara bersamaan."Oke, Penguasa Agung!""Siap!"Whoosh! Whoosh! Bisma dan Hasana menyerang Tirta dari arah yang berbeda. Keduanya langsung mengerahkan teknik andalan mereka. Bisma berseru, "Guncangan Gunung Nawa!"Duar! Bisma mengeluarkan deretan pegunungan yang bak naga menggeliat. Awalnya, deretan pegunungan itu hanya seukuran lengan. Kemudian, ukurannya memanjang berkali-kali lipat dalam sekejap.Langit pun menjadi gelap karena ditutupi deretan pegunungan itu. Kekuatannya yang dahsyat menimbulkan tekanan besar seperti pegunungan asli.Pegunungan itu tampak begitu nyata sampai-sampai dilengkapi hewan, tumbuhan, dan air terjun. Namun, gunungnya hitam legam seperti terbentuk dari besi cair. Gunung itu juga sangat berat sehingga membuat orang tertekan.Swoosh! Ruang hampa retak dan semua makhluk hidup berge

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2991

    Bisma memutuskan dia ingin meminta Tigris mengajarinya teknik ini saat ada kesempatan.Penguasa agung meletakkan kedua tangan di punggungnya dan berpesan, "Kerja bagus, Tigris. Kamu dan Bisma pergi ke area formasi untuk berpatroli saja. Hasana, kamu lihat wanita itu masih hidup atau nggak. Kalau masih hidup, bawa dia ke sini ....""Oke, Penguasa Agung," sahut Tigris dan Bisma.Hasana juga maju.Para wanita suci di dalam istana menangis. Mereka semua mengira Tirta sudah mati sehingga mereka tidak melepaskan kesadaran spiritual untuk memeriksa kondisinya. Bagaimanapun, serangan seperti itu terlalu mengerikan.Serangan itu bisa menghancurkan segala sesuatu yang berwujud. Bisma yang sudah mencapai tingkat pembentukan dewa tahap kesembilan puncak juga merasa dia tidak bisa melawan serangan itu.Namun, semua orang di tempat tidak tahu tubuh Tirta sudah dilatih oleh petir hitam destruktif yang sebenarnya. Bagi Tirta, serangan tadi tidak ada apa-apanya dan tidak ada bedanya dengan gelitikan.T

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 313

    "Jangan beri aku kesempatan. Kalau nggak, kamu yang akan menyesal!" seru Alicia. Dia tahu tidak ada jalan untuk kabur lagi sehingga berhenti meronta-ronta dan membiarkan Tirta membawanya.Tirta hanya melemparkan batu ke titik akupunktur Alicia, jadi wanita itu masih bisa berjalan dengan bebas sesaat

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 361

    Irene malah menyetujui persyaratan yang begitu tidak adil. Hal ini membuat Afrian tertegun sejenak, lalu menoleh pada Tirta. "Tirta, bagaimana menurutmu?"Tirta mengangguk. "Aku nggak keberatan. Lagi pula aku nggak akan kalah. Biarkan orang kampungan ini membuka wawasannya." Bisa memenangkan satu tri

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 334

    "Aku pernah ke sana sama teman-teman sekelasku sebelumnya, memang seru sekali. Omong-omong, aku juga ingin main ke sana lagi. Karena Tirta dapat hadiah sebanyak itu, ayo kita ke sana saja!" usul Nabila.Melihat tampang mereka yang kegirangan, Tirta tersenyum semringah.Sekitar sejam kemudian, Tirta me

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 378

    "Kalau ada masalah dengan otak kalian, nggak usah mengadakan ekspo! Jangan-jangan kalian menaruh semua batu mentah berkualitas tinggi di zona kelas rendah? Pokoknya, aku mau bertemu dengan pihak penyelenggara ekspo ini! Aku mau minta penjelasan!" pekik Putro.Putro mengira dirinya sudah pasti menang,

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status