Gaurav menyipitkan matanya dan tiba-tiba menunjukkan wibawanya saat mengingatkan, "Um, benar. Sekarang yang harus kalian lakukan cuma jaga rahasia ini. Aku nggak perlu jelaskan konsekuensinya lagi. Orang yang berani membocorkan rahasia itu penjahat yang mencelakai Negara Darsia! Aku pasti nggak akan mengampuni orang itu!"Para pejabat menjamin, "Pak Gaurav, masalah ini berkaitan dengan keselamatan negara. Kami pasti nggak akan membocorkan rahasia. Pak Gaurav tenang saja."Entah kapan Yahsva masuk ke ruang rapat. Dia sudah mendengar semua percakapan mereka.Yahsva berbicara dengan ekspresi serius, "Kalian memang sudah menjamin, tapi kita harus memastikan semuanya aman. Pak Gaurav, aku sarankan Bapak utus orang kepercayaan untuk mengawasi para pejabat ini setiap hari.""Oke," sahut Gaurav sembari mengangguk. Dia sama sekali tidak ragu.Para pejabat juga tidak keberatan dengan keputusan ini.Yahsva menghampiri Gaurav dan berucap, "Pak Gaurav, Tirta sudah dalam perjalanan pulang dengan men
続きを読む