Naura menekan punggung tangannya di bibir suaminya, mencoba menghalau ciuman yang semakin agresif. Matanya menatap tajam, penuh perlawanan dan keputusasaan. Di dalam rahimnya, Naura mencoba mengerahkan kekuatan vampir yang mengalir dari darah bayi yang dikandungnya—sebuah kekuatan luar biasa yang pernah ia dengar dapat melindungi pemiliknya dari ancaman terdekat. Namun, seiring usaha itu, ia merasakan penolakan dari dalam, seperti ada benteng tak terlihat yang menolak bantuannya. Bayi itu, dengan naluri polosnya, menolak mengaktifkan kekuatan itu, mungkin karena mengenali ayah kandungnya, Liam, yang kini berada beberapa kursi di depan. Dylan, yang tengah mengemudi, hanya bisa menggelengkan kepala pelan. Tatapannya ke jalan tampak lelah dan penuh pengertian, seolah ia sudah tahu betapa rumitnya hubungan itu. "Lebih baik tuan Liam menjadi kulkas sepuluh pintu," pikir Dylan dalam hati, "daripada terus ikut-ikutan tantrum dan mengikuti kemanapun nyonya pergi." Ia sa
Última actualización : 2025-10-12 Leer más