Satu jam kemudian, Aska mulai demam lagi. Anggi langsung tegang. Dia memerintah, "Sura, cepat. Dia demam."Sura segera menggendong Aska, lalu memasukkannya ke dalam tong air. Anggi mendesak, "Cepat cari Pati. Esnya nggak bisa bertahan lama.""Oh, oke," sahut Sura. Selesai bicara, dia langsung mencari Pati.Saat kembali, Pati sudah membawa mangkuk obat. Dia berucap, "Obatnya sudah dimasak."Jika Anggi menyingkir, Pati yang menyuap Aska minum obat.Anggi mengambil mangkuk obat sambil berkata, "Biar aku saja. Cepat ambil es.""Oke," sahut Pati. Dia keluar dari kamar mandi setelah memberikan mangkuk obat kepada Anggi.Anggi berjalan ke belakang Aska, lalu menyandarkan kepala Aska ke bahunya. Dia berujar dengan mata memerah, "Kak Aska, minum obat. Buka mulutmu."Sambil bicara, Anggi mengangkat mangkuk obat dan membuka mulut Aska untuk menyuapnya minum obat. Untung saja, Aska meminum obatnya.Sura masuk dengan membawa potongan es yang diikat dengan tali jerami. Dia terkejut melihat Anggi men
Read more