Pagi itu, Aditya bangun dengan perasaan yang berbeda dari biasanya. Senyum kecil terus menghiasi wajahnya, bahkan saat ia sedang sibuk merapikan dasi di depan cermin kamarnya.Bayangan Nayla, dengan senyuman lembutnya dan tatapan matanya yang hangat, terus bermain di benaknya. Meskipun ia tahu ada tembok besar yang memisahkan mereka yaitu status sosial, pekerjaan, dan calon tunangan Nayla, tapi kedekatan yang perlahan terjalin membuat harapan kecil itu tumbuh lagi di hatinya.Nyonya Selly, yang tengah sibuk menyiapkan sarapan di dapur, memperhatikan anak semata wayangnya itu dengan penuh tanda tanya. Biasanya, Aditya akan berangkat kerja dengan wajah datar, bahkan terkadang terlihat murung. Namun, hari ini berbeda. Aditya tampak lebih bersemangat dari biasanya."Tumben sekali kamu kelihatan bahagia hari ini, Dit," ujar Nyonya Selly sambil menuangkan teh ke cangkir. Tatapan matanya tajam, seolah mencoba membaca pikiran Aditya.Aditya yang sedang me
Last Updated : 2025-12-04 Read more