"Ah, akhirnya dia pergi," ucap Valerin sembari menghela napas cukup panjang. Keberadaan Alphonse, Sang Raja Negeri ini berhasil membuat Valerin tegang. "Dia sejak awal bersikap aneh, hanya untuk seorang bangsawan sepertiku," ucap Valerin lagi sambil berpikir keras. Brakkkhhh!Valerin tak diberi waktu tenang sama sekali karena kini Alexander Caleum, Sang Pangeran kedua dari Dustbones menerobos masu ke kamar Valerin.“Hey, kalian berbincang apa? Kenapa lama sekali?” celetuk Pemuda itu kepada Valerin Grayii yang masih terdiam itu.“Val, kenapa?” tanya Alexander lagi.Valerin menggeleng. “Tidak, hanya saja Yang Mulia mendadak aneh saat kupanggil Al."Alexander mengangguk mengerti. “Dulu, saat di Akademi yang kudengar hanya kau yang berani memanggilnya Al, kalian berteman cukup akrab," ucap Alexander sambil membawa keranjang berisi roti madu. “Kau mau?” tawarnya.Valerin Grayii mengangguk. “Tentu saja Yang Mulia tapi akan lebih enak jika kita makan bersama, tunggulah diruang tamu, karena a
Última atualização : 2025-12-27 Ler mais