“Apa?! Ini kediamanmu?!” Valerin terkejut bukan main. Oh, ternyata Valerin sudah membayangkan jika tugasnya begitu berat. Viscount Rovana menaikkan sebelah alisnya heran. "Iya, benar, apa kau benar-benar tak ingat?" "Bukan, hanya saja ... dilihat dari sisi mana pun, usangnya Manor ini seperti sudah lama ditinggalkan," jawab Valerin mengeles, sebenarnya dia tak tahu apapun soal Viscount Rovana. Sebenarnya kediaman ini memang tampak seperti sudah lama ditinggalkan, selain debu dan usang tak ada kelayakan lainnya."Haha, aku memang jarang ke sini karena misi rahasia lainnya, jadi selamat bergabung lagi Earl," sahut Viscount Rovana sambil menepuk pundak kecil Valerin."Ah benar, pekerjaan ini," ucap Valerin. Ternyata Viscount Rovana yang terlampau ramah itu cukup tak cocok bersama Friday. Mereka sejak tadi ribut bertengkar sejak kedatangan pelayan pangeran kedua dan Viscount wilayah desa utara itu.Disini Valerin mengamati mereka berempat dari bangku sofa yang didudukinya, Friday, Visc
Última atualização : 2025-12-14 Ler mais