Danis memekik, "Akkkhhh! Gadis sinting!" Karena pembatas mobil sudah diturunkan, Robi dan sopir tidak tahu apa yang terjadi di balik pembatas itu. Jambakan Zahira memang sakit dan pedih. Tapi kekuatan Danis jauh lebih besar. Dengan geram, Danis menarik kedua tangan Zahira yang penuh dengan rambutnya. Dan dengan satu gerakan, posisi dan keadaan mereka sudah berbalik. Danis menindih gadis itu, tubuhnya yang besar menutupi tubuh kecil Zahira. Zahira yang terhimpit di kursi langsung panik dan sesak nafas, "Akhhh! Berat sekali! Kakak mau apa?"Danis tersenyum miring, ekspresinya sangat mengerikan. "Apa lagi? Tentu saja mendidikmu!"Pria itu menarik dasinya dengan kuat, tatapannya terlihat lapar. Zahira menelan ludah sambil menggelengkan kepalanya, "Aku nggak mau di unboxing!"Danis mengabaikan ocehan gadis itu. Dia menarik kedua tangan gadis yang sedang histeris dan mulai mengikatnya dengan dasi. Danis menggunakan simpul khusus. Semakin Zahira bergerak, ikatannya semakin kuat.Zahira me
اقرأ المزيد