"Lit… ada David di bawah, mau ajak kamu pergi," ucap Hadi sambil mengetuk pintu kamar putrinya.Lalita yang sedang rebahan itu mengerjapkan mata. Terkejut dengan apa yang baru saja ia dengar.“Siapa yang ajak aku pergi, pa?” tanya Lalita memastikan, masih dari dalam kamar.“Itu temen kamu, namanya David. Mukanya buleee…”David, muka bule. Hanya ada satu David yang ia kenal dengan ciri-ciri itu!Lalita langsung Ia buru-buru turun dari tempat tidur—dan sialnya lututnya membentur meja cukup keras."Lit, kamu nggak apa-apa?"Hadi masih berdiri di depan pintu, khawatir setelah mendengar benturan cukup keras dari kamar putrinya."Nggak apa-apa, pa… bentar lagi Lita keluar," jawabnya sambil mengusap lutut dan sedikit meringis.Ia mematut diri di cermin. Berantakan. Sangat berantakan.Akhirnya, ia hanya merapikan rambut sedikit dan keluar dari kamar."Dave? Kamu ngap
Terakhir Diperbarui : 2025-11-21 Baca selengkapnya