Dua orang itu tampak serasi, bak sepasang kekasih. Sepanjang jalan yang mereka lewati, banyak orang memperhatikan mereka."Ya ampun, Lara sudah punya pacar?""Apa yang aneh? Dia 'kan primadona kampus, secantik itu, justru aneh kalau nggak punya pacar.""Tapi pacarnya itu Ewan!""Ewan yang mana?""Dokter yang hari ini bertanding melawan Dokter Suci Korilia itu.""Apa? Lara pacarnya Ewan? Aaaah, iri banget ...."Lara diam-diam melirik Ewan, tampak ragu.Ewan menangkap ekspresinya, lalu tersenyum. "Kalau mau bilang sesuatu, bilang saja."Barulah Lara berkata, "Dokter Ewan, menurutku pertandingan medis ini bisa dianggap sebagai pertukaran budaya. Apa pun hasilnya, sebaiknya jangan sampai ada orang yang mati."Ewan sudah tahu bahwa Lara berasal dari Negara Korilia, jadi bertanya, "Kamu sedang memohon keringanan untuk Danta?"Lara terdiam. Memang itulah yang dia pikirkan."Kamu baik sekali," lanjut Ewan. "Tapi setiap orang harus bertanggung jawab atas perkataan dan perbuatannya sendiri. Bunu
Read More