Memohon ampun? Begitu mendengar dua kata itu, Danta langsung murka.Plak! Dia menampar wajah Teja dengan keras sambil berteriak, "Kurang ajar! Aku adalah Dokter Suci Korilia, bagaimana mungkin aku memohon ampun kepadanya? Kalau aku melakukan itu, di mana aku harus menaruh harga diriku?"Teja buru-buru berkata, "Situasi sudah begini, Ayah masih memikirkan harga diri. Yang terpenting sekarang adalah menyelamatkan nyawa.""Hanya dengan memohon ampun, Ayah mungkin masih punya jalan hidup. Kalau nggak, Ewan nggak akan membiarkan Ayah pergi. Tentu saja, kita nggak memohon ampun secara terbuka.""Maksudku, kita menemui Ewan secara diam-diam. Asalkan dia mau memberi Ayah jalan hidup, kita bisa memberinya uang."Danta agak tergoda dan bertanya, "Bocah itu mau menerima uang kita?"Teja berkata, "Siapa yang nggak mau uang? Selama uangnya cukup, nggak ada urusan yang nggak bisa diselesaikan. Kita beri Ewan 10 miliar. Kalau dia merasa kurang, kita beri 20 miliar. Kalau masih kurang, kita beri 40 mi
Read More