Dika tampak sangat terkejut. Jarak mereka dengan Ewan jelas lebih dari 100 meter, tetapi Ega hanya melangkah satu kali dan langsung sampai."Sekarang Kakak Ega di tingkatan apa? Kok bisa sekuat ini?" Dika sangat terkejut.Ega berdiri di depan Ewan. Melihat tubuh Ewan penuh luka, sorot matanya langsung dipenuhi niat membunuh. Kemudian, dia melihat jubah putih yang dikenakan Ewan, tatapannya seketika berubah lembut.Ewan memanggil pelan, "Ayah ...."Ega segera berjongkok, langsung memeluk Ewan dan berkata, "Ewan, aku sudah kembali. Maaf sudah membuatmu menderita."Setelah itu, Ega menekan bahu Ewan dengan satu telapak tangannya. Seketika, Ewan merasakan kekuatan dahsyat mengalir dari telapak tangan Ega ke dalam tubuhnya. Lukanya pulih dengan cepat. Kurang dari dua menit, luka Ewan sudah pulih lebih dari setengahnya."Ayah, nggak perlu menyembuhkan lukaku. Aku sudah hampir sembuh," kata Ewan.Setelah itu, dia berdiri, menatap Ega dengan mata berkaca-kaca, lalu berlutut di tanah. "Hormat k
Read more