Di dalam formasi besar, Ewan menunduk dan melihat Dewi Kembang yang masih pingsan dalam pelukannya, lalu berkata, "Tua bangka, di mana harapan yang kamu sebut itu?""Bocah, kamu bodoh ya? Kenapa menanyakan pertanyaan sebodoh itu?"Nazar berkata, "Kamu nggak dengar ucapan mereka? Tempat ini adalah makam seorang mahasuci. Sudah pasti harapan itu ada di dalam makam."Midori juga berkata, "Ada Dewa Pedang Mabuk dari Sekte Pedang Cakrawala, Tetua Keenam dari Aliran Hitam Putih, Dewi Santika dari Tanah Suci Kekacauan, serta para ahli tingkat semi mahasuci dari berbagai tanah suci lainnya.""Biasanya, satu saja dari mereka sangat sulit ditemui, tapi sekarang semuanya berkumpul di sini. Ini menunjukkan kalau Makam Mahasuci ini benar-benar luar biasa.""Dari ucapan mereka tadi, di dalam Makam Mahasuci ada warisan mahasuci. Mungkin ucapan Master Nazar benar. Harapan itu memang ada di dalam makam."Nazar kemudian berkata, "Dewa Pedang Mabuk tadi sudah bilang, tiga hari lagi, Formasi Mahasuci akan
Read more