Plak! Plak! Plak!Tiga jarum beracun menancap di punggung Ewan. Sesaat kemudian, Ewan merasa pusing dan nyaris ambruk. Namun, dia tahu saat ini dia tidak boleh tumbang. Kalau tidak, Eko dan yang lain bisa saja dibantai oleh Hantu Tua Kota Serba."Aaah ...." Mini menjerit kesakitan.Ewan menenangkan diri, menoleh, lalu melihat satu jarum beracun juga menancap di bahu Mini. Dia menepuk bahu Mini beberapa kali dengan jari, lalu menempelkan telapak tangan pada jarum dan menyalurkan tenaga dalam.Syut! Jarum itu terisap keluar. Kemudian, Ewan memaksa racunnya keluar dari tubuh Mini."Eko, Betandi, jaga Mini dan Paman Gatra," kata Ewan, lalu berbalik menatap Hantu Tua Kota Serba.Hantu Tua Kota Serba menyeringai penuh kemenangan dan berkata, "Kamu kena jarum beracunku. Setengah jam lagi kamu akan mati.""Sebelum aku mati, aku akan menghabisimu," balas Ewan dengan dingin.Hantu Tua Kota Serba tak gentar sedikit pun, malah mengejek, "Aku sarankan kamu jangan melawanku. Begitu kamu pakai tenaga
Read more