"Ayo naik ke dalam mobil!" Bramanto memanggil Sasa yang masih berdiri bersama Juan di depan rumah Dirga. Mendengar panggilan itu, Sasa dan Juan melangkah cepat ke mobil dan masuk. Keduanya duduk di jok belakang bersama salah satu anggota Polisi wanita. "Setelah kita sampai di sana, kamu harus berakting seperti tadi. Menangis dan memanggil Marco dengan sebutan Papa, paham?" Bramanto yang duduk di samping kemudi, berbicara dengan Sasa."Paham Komandan," angguk Sasa.Juan melirik kekasihnya, menggenggam jemari tangan wanita cantik itu, "Aku akan melindungimu."Sasa tersenyum, "Iya, aku percaya." Ia menghela napas panjang, berusaha yakin kalau semua akan baik-baik saja. Sebenarnya ada perasaan takut dan cemas yang memenuhi isi kepalanya. Apalagi ia tahu siapa yang akan dihadapi nanti, tetapi demi missi penyelamatan, ia akan melakukan semua dengan baik.Keberadaan Juan di sampingnya bukan hanya memberi kekuatan, tetapi jug
Last Updated : 2025-12-07 Read more