Suara berisik di luar kamar, tak membuat Marco membuka matanya. Pria paruh baya itu masih terlelap di atas kasur empuk. Tok! Tok! Tok! "Bos gawat Bos! Gawat!"Intan mempercepat langkah kakinya mendekati pintu. Namun, langkah itu terhenti saat ia menyadari pakaiannya sangat seksi. Jika ia membuka pintu dan Marco melihat itu, sudah dapat dipastikan sang Bandar akan murka pada semua anak buahnya. Intan terdiam, menoleh ke arah ranjang, menatap Marco yang masih tertidur pulas seperti bayi. Ia menghela napas, ragu untuk membangunkan pria itu. Namun, ketukan di luar, dan suara heboh para anak buah Marco, menumbuhkan rasa penasaran yang tinggi.Ia menghela napas dalam-dalam, kembali menatap Kesayangan yang belum juga membuka mata.Jika dibangunkan, apa Tuan akan marah? pikirnya, ragu."Bos! Tolong bangun Bos!" teriak anak buah Marco sambil mengetuk pintu. "Bos, gawat Bos. Keadaan chaos. Tolong bangun Bos!
Last Updated : 2025-12-04 Read more