“SERIUS?” pekik Andra tertahankan.Sontak saja, respons itu mengundang lirikkan tajam dari karyawan dan staff dari arah meja ke arah Andra dan Alisa. Termasuk sosok Aldo yang mendongakkan wajahnya. Pria itu tampak membeku saat bertukar pandangan dengan Alisa.Cepat-cepat Andra menundukkan wajahnya berkali-kali. Secara tidak langsung, dia tengah meminta maaf karena suara pekikan kerasnya membuat pekerjaan karyawan dan staff itu terganggu.“Astaga. Maafkan aku, Al. Aku hanya tidak menyangka … dunia sesempit ini ternyata,” bisik Andra yang merasa malu sendiri menjadi pusat perhatian.Alisa ikut menundukkan pandangan demi bisa menghindari tatapan Aldo. “Ya sudah, ayo jalannya lebih cepat,” usulnya. Dia tampak mengintip ke depan, “Di ruangan mana Dirga berada sekarang?”“Di sana,” tunjuk Andra pada ruangan yang ada di depan. Keduanya sudah dekat.Kini, tampak Alisa melangkah dengan terburu. Semua itu tidak luput dari pandangan Andra yang justru memelankan langkah. Diam-diam Andra melirik k
Terakhir Diperbarui : 2025-11-21 Baca selengkapnya