Erlangga hampir lupa dengan janjinya, jika Mirna tidak mengingatkannya maka mereka pasti terlambat pergi ke kediaman kedua orang tuanya. Erlangga memberikan kecupan pada bagian intim Mirna, dia juga menyapukan lidahnya sampai Mirna menggelinjang karena tidak tahan dengan perlakuannya.“Aaaah, Er, kita bisa terlambat,”Erlangga langsung menarik diri dan berdiri di depannya lalu membantunya berdiri. “Ya, kita bisa terlambat!”Mirna berjalan di sampingnya sambil menggamit lengan Erlangga. Mohan di luar sudah menyiapkan mobil, tiba di luar mereka langsung masuk ke dalam mobil.***Ketika tiba di kediaman keluarga Erlangga, Mirna melihat Fardan dan Yustina duduk bersebelahan. Mereka berdua duduk mengobrol dan terlihat akrab, Mirna tanpa sadar mengukir senyum di bibirnya. Erlangga juga melihat senyum di bibir Mirna. Logikanya, jika Mirna memang jatuh cinta pada Fardan tidak mungkin Mirna tersenyum melihat pria yang disukai akrab dengan wanita lain.
閱讀更多