"Kakek Smith," kata Anya. Setelah itu, dia segera bersembunyi di belakang ayahnya, seolah agak takut.Smith segera menampilkan senyum paling ramah. "Tenang saja. Kakek Smith hanya ingin mengobrol sebentar dengan ibumu."Selesai berbicara, Smith menoleh ke arah Raka. "Pak Raka, dana penelitian sudah kami terima. Terima kasih banyak."Raka mengangguk tipis. "Kalau ada kendala, silakan hubungi saya kapan saja.""Baik," jawab Smith. Lalu dia menoleh ke arah Brielle. "Bu Brielle, aku membawa beberapa laporan pemeriksaan. Nanti mohon bantu dianalisis.""Anya, ayo kita ke bawah untuk buat manusia salju," kata Raka kepada putrinya.Anya menggenggam tangan ayahnya. "Mama, Papa sudah berjanji akan membuatkan manusia salju untukku.""Ya, pergilah bermain," jawab Brielle sambil tersenyum pada putrinya. Dia menyadari tidak punya banyak waktu untuk menemani Anya, sehingga di dalam hatinya muncul rasa bersalah. Karena itu, ketika Raka bisa menemani putrinya, Brielle tidak menghalanginya.Di bawah cah
続きを読む