"Kakakmu nggak sempat datang, cuma aku dan Lambert," kata Jay.Di mata Raline terlintas harapan. Devina melihatnya, lalu berkata kepada Jay, "Jay, kamu bisa ajak Raline ikut makan malam? Di sini sudah ada asisten yang menjagaku."Raline menatap Devina dengan penuh rasa terima kasih. Sudah lama dia tidak punya kesempatan bertemu Lambert.Jay berpikir sejenak, lalu mengangguk. "Tentu saja. Raline, ayo!""Baiklah, Kak Devina. Nanti aku datang lagi buat jenguk ya," ucap Raline sambil mengambil tasnya dan mengikuti Jay keluar dari kamar rawat.Di restoran, Lambert sudah tiba lebih dulu. Di bawah cahaya lampu, dia memakai setelan jas biru tua, tampak lembut dan berwibawa, memancarkan aura bangsawan yang berpendidikan.Mendengar suara langkah kaki, dia mengangkat kepala. Saat melihat Raline di samping Jay, alisnya sedikit berkerut."Lambert, tadi aku bertemu Raline. Kamu nggak keberatan kalau kita makan malam bersama, 'kan?" Jay tersenyum.Bagaimanapun juga, Raline adalah putri Keluarga Pramu
더 보기