“Enggak, Sayang. Kamu tenang aja,” ucap Rain lembut. “Biar Mama punya banyak teman lansia di sana, biar dia mikir… ternyata hidupnya selama ini enak. Ternyata dia seharusnya bisa bahagia.” Rain menghela napas pelan sebelum melanjutkan, “Di hari tuanya, Mama punya semuanya—nggak kayak banyak orang tua di luar sana. Saya bakal bayarin dua perawat khusus buat Mama selama di sana, jadi kamu nggak perlu khawatir.” Sambil bicara, Rain merangkul Gendis erat. Bima yang melihat kedua orang tuanya berpelukan mesra langsung berlari kencang, tertawa lepas, lalu menyusup masuk ke dalam pelukan itu, membuat Gendis tersenyum sambil mengusap kepala anaknya.“Oma malam ini tidur di sini, Bima,” ucap Gendis sambil memeluk tubuh kecil itu erat.“Tapi nanti Oma nggak tidur sama aku, kan?” tanya Bima polos, sambil mengusap pipinya sendiri lalu memanjat naik ke tubuh Rain.Rain berbaring santai di lantai, membiarkan putranya tengkurap di dadanya.“Nggak kok,” jawab Rain tenang. “Malam ini Oma di sini
最終更新日 : 2025-12-31 続きを読む