Arion berdiri di depan meja Kayla sambil memasukkan kedua tangannya ke kantong celana. Wajahnya terlihat santai, tapi matanya jelas memerhatikan Kayla dan Miko yang tadi tampak seperti sedang membicarakan sesuatu yang sangat serius.“Serius banget ngobrolnya?” tanya Arion dengan nada ringan, tapi ada ketegangan halus yang tidak bisa ia sembunyikan.Kayla sontak tersenyum hangat untuk meredakan suasana, “Gak kok, cuma ngobrol biasa.”Arion mengangguk pelan, namun tatapannya sempat melirik Miko, mencoba membaca apa yang sebenarnya sedang terjadi. Miko sendiri masih berdiri di dekat meja Kayla, raut wajahnya sulit ditebak antara jengkel, cemas, dan… posesif?Miko menghela napas panjang. “Kay,” panggilnya pelan, suaranya turun setengah oktaf, lebih lembut. “Gue cuma gak mau lo luka. Udah itu aja.”Kayla menatap Miko, kali ini lebih lembut. Ada sesuatu di mata Miko yang biasanya tidak ia tunjukkan. Bukan sekadar kepedulian biasa tapi juga rasa takut kehilang
Last Updated : 2025-12-12 Read more