“Siapa yang dateng, Mas?” tanya Yessa penasaran, usai pelayan tadi meninggalkan kamar Isandro. Tatapannya lekat pada pria itu, menunggu jawaban. Isandro tersenyum tipis, penuh arti. “Kita turun saja ke bawah, dan memastikan sendiri siapa yang datang.” Yessa buru-buru menggeleng. “Itu pasti tamu kamu, Mas. Bukan tamu saya. Kamu kan tahu, gak ada yang tahu kalau saya kembali ke sini. Bahkan, Ana dan Laras sekalipun.” “Ini tamu untuk kamu. Ayo kita turun,” ajak Isandro sembari menarik lengan Yessa agar meninggalkan kamar dan menemui tamu tersebut. “Jadi kamu tahu, Mas, siapa tamunya?” tanya Yessa sambil berjalan di sisi Isandro. Pria itu hanya menjawab dengan gumaman pelan. Dan saat melintasi lorong kamarnya, ia bertemu dengan Mala—babysitter sang anak, Arby. “Jaga Arby, jangan sampai dia turun ke lantai satu, ya? Temani dia dan adiknya di kamar Yessa,” perintahnya dengan nada tegas. “Baik, Tuan,” sahut Mala dan bergegas menghampiri Arby di kamar Yessa. Begitu keduanya tiba di la
Last Updated : 2025-12-09 Read more