“Kenapa kamu gak bilang, Luke?” “Kalau aku bilang, itu bukan kejutan namanya, Ra. Tapi kenapa sekarang aku bilang? Setidaknya kamu belum tahu seperti apa bentuk rumahnya, kan? Aku yakin, kamu pasti suka,” ucap Luke meyakinkan, matanya memancar ketulusan yang lembut. Aurora menelan ludahnya susah payah, mengalihkan tatapannya ke arah lain. “Tapi, sebagai apa aku tinggal di sana, Luke? Kita udah gak ada hubungan apa-apa. Aku bukan pacar apalagi istri kamu, kamu hanya ayah dari anak yang aku lahirin,” kata Aurora pelik. Rahang Luke mengeras, tatapannya yang tadi melembut kini berubah dingin. “Kamu ikut aku dulu malam ini pindah, Ra. Kita bicarakan itu nanti, yang terpenting—malam ini aku pergi kamu dan anak kita juga ikut.” Ucap Luke tegas. Aurora menghela napas panjang, pikirannya bercabang. Ia tak bisa memutuskan hal itu malam ini juga, ditambah sang ibu juga tidak akan pernah setuju dia ikut Luke. “Aku tidak yakin, setelah keluar dari rumah ini tanpa membawa Arsy—selanjut
Last Updated : 2025-12-01 Read more