Jantungnya mendadak berdegub kencang, dan ada getaran aneh seolah ada ribuan kupu-kupu terbang di dalam dadanya. Ini pertama kalinya dia mendapat perlakuan semanis ini.“Kenapa malah diam? Cepat turun dan pastikan kepalamu baik-baik saja."Wanita itu masih diam, tak tahu harus bagaimana. Wajahnya jadi merona, tatapannya jadi tak fokus. Lidahnya pun kelu.Pelan dia mengangkat tangannya, menyentuh ujung jari Alan dan pelan menerima uluran tangan itu. Saat jari-jarinya saling bersentuhan, terasa ada gelenyar-gelenyar aneh merambat dalam dadanya.Lalu, dia membiarkan Alan membimbingnya keluar.“Kepalamu, hati-hati,” gumam Alan lagi sambil meletakkan telapak tangannya di bagian atas sekat pintu mobil, memastikan agar kepala Ellena tidak terbentur saat keluar. Gerakan sederhana, tapi membuat Ellena benar-benar kehilangan kata-kata. Dan merasa mendapat sesuatu yang istimewa.Rasanya jadi canggung dan kikuk bagi Ellena. Begitu kakinya menapak, dia langsung melepaskan tangan Alan dan berjalan
อ่านเพิ่มเติม