"Nyonya, mau saya buatkan nasi goreng untuk nona Dinara?" Seorang pelayan keluarga Wirajaya menawarkan diri untuk membuatkan sarapan."Tidak usah, Bi. Dinara tidak suka makan yang berat," tolak Vero."Kalau nyonya mau makan, saya akan buatkan. Apapun yang nyonya alami, nyonya tetap sehat," ucap pelayan wanita itu seraya meninggalkan Vero yang tak menjawab.Sejak beberapa hari keadaan rumah ini begitu sepi. Tak ada lagi Vero yang selalu berbicara mengatur para pelayan di pagi hari. Wanita itu serasa enggan untuk melakukan apapun.Seperti pagi ini, Vero hanya duduk diam, memandangi piringnya tanpa menyentuh makanan. Dinara turun dari tangga dengan gaun santainya. Wajah yang ceria karena dia sudah mendapatkan keinginannya."Selamat pagi, Bu," sapa Dinara."Pagi, Sayang," balas Vero datar.“Bu, hari ini sarapannya roti? Biasanya ibu membuatkan omelet dan kentang kesukaanku.”"Maaf, Nara. Ibu tidak sempat membuatkannya untukmu," jawab Vero tidak menoleh. Dia menjawab singkat dan datar.Din
Last Updated : 2025-12-08 Read more