Langit pagi di Sekte Awan Biru tampak pucat ketika seluruh murid dipanggil berkumpul di halaman utama. Udara masih dingin, embun pagi melekat di ujung rumput, namun suasana yang menyelimuti tempat itu jauh lebih beku daripada cuacanya. Barisan murid terbentuk rapi, wajah-wajah tegang dan penuh cemas menanti keputusan para tetua. Desas-desus tentang insiden ujian di hutan—hilangnya banyak murid, serangan iblis yang tak seharusnya ada, dan munculnya jebakan misterius—masih menjadi bisikan di mana-mana. Di barisan depan, Lin Yue berdiri tenang. Rambut hitamnya tergerai lembut tertiup angin. Di sampingnya, Qingyan dan murid kelompok mereka, namun wajah mereka menunjukkan jelas bahwa luka, baik fisik maupun batin, belum benar-benar pulih. Mereka telah keluar dari ruang perawatan beberapa hari lalu, tapi aura ancaman dari hutan itu seolah masih melekat. Pintu aula utama terbuka. Para tetua keluar satu per satu. Wibawa mereka memenuhi seluruh halaman, membuat banyak murid spontan menahan
Last Updated : 2025-11-23 Read more