Pagi itu Ayara pergi sendiri. Raymond masih tidur ketika Ayara menyelinap keluar cottage, menarik coat tebal dan syal sampai menutup leher. Salju tipis menempel di pinggir jalan, sisa badai semalam. Udara dingin menggigit, tapi justru itu yang ia cari. Sesuatu yang membuat pikirannya terasa jernih, walau sebentar. Ayara meninggalkan catatan di meja kecil di pinggir kasur lalu bergegas mencari kunci mobil. Ia berkendara ke supermarket kecil di pinggir kota. Bangunannya sederhana, lampu neon hangat menyala kontras dengan putihnya dunia di luar. Pintu otomatis terbuka dengan bunyi ding pelan. Aroma roti hangat dan kopi instan menyambutnya. Sebuah aroma yang tampak biasa, aroma hidup yang berjalan seperti biasa. Ayara mendorong troli dengan santai. Daftar belanjaan pendek: susu oat, buah beri beku, cokelat hitam, pasta. Hal-hal kecil yang membuat rumah terasa rumah. Ia berhenti di lorong susu. Rak-rak tinggi berisi berbagai jenis susu: whole, skim, almond, oat, soy. Kemasan berwarna-
Terakhir Diperbarui : 2025-09-18 Baca selengkapnya