Sedangkan pria itu, dengan cepat menoleh ke arah Naia. Mas Zei? "Mas, bayar," ucap Naia lagi, menggoyangkan pundak Kaze yang tiba-tiba saja diam sambil menatapnya. Aih, entah kenapa dengan pria ini?! Sejujurnya Naia malas berpura-pura manis pada Kaze, ini demi membayar jajan dan membungkam kedua cecurut itu. "Humm." Kaze berdehem singkat, segera mengeluarkan dompet lalu membawar jajan milik Naia. "Terima kasih sudah berbelanja di sini, Dek," ucap penjaga minimarket, menyerahkan belanjaan Naia. "Sama-sama, Pak," jawab Naia manis, meraih kantong belanjaannya. "Daaa … yang pacaran bertahun-tahun tapi nikahnya entah kapan," ledek Naia saat melewati Intan dan Ringgo. Wajah Ringgo menahan kesal, tak terima melihat Naia memiliki pasangan. Begitupun dengan Intan yang luar biasa kesal pada Naia. Sedangkan Naia, saat setelah di luar, dia buru-buru melepas tangannya tadi lengan Kaze. Dia melangkah cepat, berniat meninggalkan pria itu. Katakan saja, yang Naia butuhkan hanyalah uang
Last Updated : 2025-11-16 Read more