“Jelita?” “Jelita siapa, Om?” tanya si gadis muda, terdengar kesal. Dia pikir kekasihnya ini sedang teringat pada peliharaannya yang lain. Well, siapa yang tidak tahu sebejat apa Gunawan Wicaksana dalam hal bermain wanita."Siapa Jelita, Om?" tuntutnya seraya mengetatkan pelukan pada lengan Gunawan, enggan melepaskan. Meski usia mereka terpaut jauh, siapa yang bisa menolak pesona Gunawan yang matang dan mapan.“Bukan siapa-siapa. Kamu langsung pulang saja,” jawab Gunawan singkat.Walau enggan, gadis itu menurut, apalagi melihat wajah garang sang kekasih membuat nyalinya bertanya-tanya menciut.Begitu resepsionis dan gadis muda itu menghilang dari pandangan, Gunawan menghampiri Jelita yang masih berdiri di depan meja.“Ada yang mau saya bicarakan dengan Tuan,” ucap Jelita. Suaranya bergetar.Meski bertahun-tahun berlalu, rasa takutnya terhadap Gunawan masih terasa nyata.“Masuk ke dalam,” perintah Gunawan.Melihat Jelita tidak segera bergerak, Gunawan mendecih kesal.“Saya tidak segil
Last Updated : 2025-11-29 Read more