Jilly menundukkan kepala dengan rasa bersalah, lalu menggerutu tak puas, "Aku sih cukup puas dengan hidupku sekarang. Nggak terlalu terkenal tapi juga nggak tenggelam. Kadang ambil dua proyek, kalau lagi nggak kerja ya di rumah, kadang jalan-jalan sama keluarga. Bukannya itu sudah enak?""Jilly, kamu sudah bertahun-tahun di industri ini. Lihat Jossie yang baru masuk perusahaan, perkembangannya melejit cepat! Kalau kamu bisa bikin bos perusahaan senang seperti dia, terserah kamu mau makan atau main apa pun!"Angelis tidak mengenali Maggie. Melihat wajah yang asing, dia otomatis menganggap Maggie hanya teman biasa Jilly, jadi bicaranya tanpa filter sama sekali."Cih, aku 'kan bukan pacarnya Easton selama tujuh tahun. Aku juga ingin sih numpang tenar sama Easton, tapi apa boleh buat?"Jilly melirik-lirik tusukan sate panggang wangi dalam kantong kertas itu, otaknya berputar cepat mencari cara untuk mencuri satu gigitan lagi."Kalau kamu benar-benar bisa numpang, apakah kamu akan terpuruk
Read more