Setelah mengakhiri live yang mendebarkan itu, aku segera mandi. Guyuran air dingin tak mampu meredam gejolak di kepalaku. Siapa wanita itu? Kalimatnya di Tok-Tok tadi bukan sekadar gertakan; dia tahu aku akan mengikuti body kontes. Dia tahu semua hal-hal pribadiku, yang rasanya sangat mustahil.Aku berpakaian cepat, menyambar tas olahraga, dan berangkat menuju gym milik Mas Putra. Suasana di sana sangat berbeda dengan FitZone. Tempatnya lebih compact, namun alat-alatnya sangat modern dan terawat.Begitu masuk, beberapa member baru, terutama para wanita langsung menoleh. Mungkin karena mereka asing melihatku, baru pertama kali aku gym disini. Rasanya seperti orang asing, tapi aku tetap percaya diri."Selamat pagi, Bima! Semangat ya latihannya, jangan khawatir tentang biayanya, untukmu gratis." sapa Mas Putra sambil menepuk pundakku."Pagi Mas. Sebelumnya aku sangat berterima kasih, aku pasti akan semangat." kataku tersenyum, walaupun dalam hatiku merasa tidak bersemangat.Aku langsung
Last Updated : 2025-12-25 Read more