Di dalam, Bang Hadi sedang duduk di meja kasir, bertelanjang dada seperti baru selesai latihan.“Bim, tadi Mila nanyain. Dia mau aku latih, tapi nggak mau, pengennya sama kamu,” kata Bang Hadi.“Oh, lalu Abang jawab apa?” tanyaku.“Ya kamu masuk jam tiga sore, katanya dia akan datang lagi nanti,” katanya.“Iya, Bang, makasih. Hari ini ramai, Bang?” tanyaku.“Ya lumayan. Oh ya, kamu harus lebih rajin latihan, ya. Kalau lagi santai kamu gym aja. Mengenai suplemen, bilang aja kalau sudah habis,” kata Bang Hadi, perhatian.“Siap, Bang. Masih banyak. Mungkin nanti agak malam latihannya karena sekarang ada klien,” kataku.“Oke, yang penting usahakan latihan. Aku mau pergi sekarang, ya. Lagi ada janji nih,” katanya, tersenyum penuh rahasia.Aku yakin pasti dengan perempuan. Bang Hadi bersiap-siap lalu segera pergi, meninggalkan aroma parfum mahal khas pria yang ingin berkencan.Kini aku yang duduk di meja kasir. Aku mengecek laptop, mengecek jadwal. Hari ini Sabrina juga akan latihan. Aku be
Last Updated : 2025-12-12 Read more